
Hujan rintik rintik di pagi hari,membuat seseorang yg tengah tertidur pulas mengerjapkan mata tatkala mendengar panggilan adzan berkumandang.... meskipun cuaca terasa dingin,Ega melangkahkan kaki untuk membersihkan diri dan mengambil air wudhu.
Setelah menjalankan kewajibannya sebagai muslim serta membaca beberapa ayat Alqur'an,Ega kembali merebahkan diri dengan posisi bersandar di ranjang.
Ega kembali teringat pada mimpinya setelah mengerjakan sholat di sepertiga malam tadi,ia bermimpi bertemu seorang anak perempuan yg imut dan cantik serta anak laki laki yg memanggil manggil nya ayah,dan memintanya ikut bersama ya.
Siapa mereka,gumamnya Mash memikirkan 2 anak tersebut...tiba tiba...akhhhhhhh Ega memegangi kepalanya yg terasa sakit dan tiba tiba ia pingsan di ranjangnya.
tok tok tok
"bang....bang Ega,"??panggil Aira di balik pintu namun tidak terdengar sahutan dari dalam.
Ia mencoba beberapa kali namun tetap tidak ad sahutan, akhirnya ia memberanikan diri masuk pinta yg memang tidak terkunci.
Pandangannya tertuju pada sosok Ega yg tertidur dengan posisi kaki yg mengandung di pinggir ranjang,tanpa pikir Aira langsng menghampiri ranjang dimana tubuh Ega berapa di sana.
__ADS_1
"Bang...bang Ega,"Aira menguncang bahu ega , namun tidak ada reaksi, Aira pun mencoba menepuk nepuk pipi Ega dan perlahan pemuda itu mengerjapkan matanya dan melihat Aira yg berada di hadapannya.
"Alhamdulillah, akhirnya Abang sadar"!,...Aira membantu Ega membenarkan posisi tubuhnya dan menyelimutinya..,
Ega bergeming,namun pandangannya tetap pada wajah ayu gadis itu...ia ingin memastikan sesuatu sebelum akhirnya memutuskan apa yg memang harus di berikan jawabannya.
Dengan posisi Ega yg duduk bersandar dan Aira yg duduk di sampingnya sambil menyeka buliran keringat nya keduanya saling memandang dan mengunci hingga jarak wajah keduanya yg semakin dekat,dan tiba tiba Ega memberikan ke**pan di bibir Aira,lembut sementara Aira memejamkan matanya menerima dan membalas ke***an yg awalnya lembut berubah menjadi Lum**an yg semakin saling menuntut,baik Ega dan Aira sama sama saling menikmati C**man itu hingga pada saat keduanya membutuhkan oksigen baru lah terlepas dengan nafas tersengal segal.
Ega menyatukan keningnya dengan kening Aira...
"Abang akan menikahi mu,tapi apakah Aira siap jika suatu saat nanti ingatan Abang kembali dan ternyata Abang memiliki keluarga"?,tanya Ega masih dengan memandang wajah Aira.
"Aira siap bang,dan akan menerima konsekuensi nya jika memang harus menjadi istri ke 2,yg terpenting Abang mencintai Aira dan jg bisa adil pada kami"??,jawabnya sambil tertunduk malu, walaupun dalam hatinya tidak rela untuk berbagi nantinya tapi saat ini yg terpenting ega milikny seutuhnya.
******
__ADS_1
Nana terbangun dari tidurnya dengan buliran air mata,ia bermimpi Suaminya kembali namun ada seseorang yg berada di sampingnya dengan tangan saling menggenggam....
"Astaghfirullah,ya Allah pertanda apakah ini hiks hiks hiks,kuatkan aku ya Allah jika ini memang pertanda suami hamba yg akan kembali hamba berharap suami hamba datang tanpa wanita yg ada di dlam mimpi hamba,doanya.".
Seperti biasa rutinitas paginya,memandikan Refan dan mengecek putrinya serta membantu menyiapkan keperluan sekolahnya.
"Bunda hari ini bolehkah key menjenguk mama,"??pinta key karena dia mendapat TLP dari sang papa jika mama Nisa nya smlm sudah melahirkan adik baby....
"Tentu key sayang,emang mama Nisa sudah lahiran nak,ko bunda belum di kabarin papa Hasan,jelas sang bunda."
"Kata papa,td pagi pagi jam 3 papa TLP bunda cm gak ada jawaban makanya papa TLP key td jam 5"!,terang key yg memang terbangun pukul 5 untuk mengerjakan sholat subuh dan kebetulan papa nya menelponnya.
"Baiklah,nanti setelah pulang sekolah kita tengok mama Nisa,nanti bunda jemput key yach."?
Oteh"!
__ADS_1
"mba nanti tolong bawakan baju ganti untuk Keyla ya kita langsng aja nanti pulang sekolah ya ke rumah sakit jadi gak perlu balik ke rumah lagi!,jelas Nana pada baby sisternya."