Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
PENYESALAN HASAN


__ADS_3

Nana mengercapkan matanya, pandangan nya melihat sekeliling,,,di liatnya ayah dari calon anaknya tertidur di samping bangkarnya dengan menggengam tangannya....Tiba tiba ia teringat akan kandungannya,di rabanya perut yg masih rata...ia berharap kandungan nya tidak terjadi apa apa....di sentuhnya kepala Hasan......


"sayang.....,?? kamu sudah sadar, Hasan membuka matanya dan berucap pada Nana,...


Nana hanya tersenyum menatap wajah kekasihnya.........


" Sayang,,,,,,,,???? maaf kan aku,maafkan Karena aku hampir mencelakai anak kita,karena keegoisan ku,kita hampir kehilangan buah hati kita.....ucapnya sambil mencium punggung tangan Nana....


"aku tau mas,kamu tidak bermaksud seperti itu,aku pun menginginkan nya....hanya saja kamu kelewat agresif dan sedikit kasar....ucapnya memanyunkan bibirnya.....


Hasan terkekeh melihat tingkah calon istri ke 2nya...."sayang kamu mau menggodaku,pagi pagi begini hmmmm,????? godanya.....,ini rumah sakit loh sayang ucapnya lagi


"Siapa yg mau menggodamu,kamu aja yg kelewat mesum mas...jawab Nana cemberut.....


Cup...


Cup..


Cup...


Cup...


Hasan menghujani kening,pipi kanan dan kiri,serta bibir Nana....." aku mencintaimu sayang.,,,????setelah mengecup wajah Nana.


""aku jg mencintai mu mas...."balas Nana dengan tersenyum....


Hasan memeluk Nana,menyalurkan rasa bahagia nya karena dia memiliki wanita yg sangat ia cintai jg mau berkorban menjadi yg kedua....tiba tiba


tok ....tok...tok...

__ADS_1


Permisi tuan,nyonya ...tanya dokter yg akan melakukan pemeriksaan pagi itu.


"Pagi dok ucap keduanya"?


"Bagaimana perasaan anda sekarang nyonya,saya periksa sebentar ya...jika dilihat sudah baik maka anda bisa pulang hari ini....jelas dokter.


"Saya merasa lebih baik dok,jawab Nana...."Oh iya dok bagaimana kandungan saya...tanya Nana???


"Syukurlah kandungan anda tidak apa apa smlm Memeng sempat terjadi pendarahan kecil,mungkin dedek bayinya protes karena ayahnya bermain kasar canda dokter tampan itu...membuat Nana menunduk malu....


"iya dokter saya akan lebih hati hati lagi nanti ucap Hasan sambil menggenggam tangan Nana, karena melihat dokter muda itu mengoda calon istrinya....


"baik tuan melihat kondisi istri anak,sepertinya siang ini sudah boleh pulang,jaga kandungan anda nyonya,dan minum resep vit yang saya berikan....jelas dokter.


"Baik dokter,terima kasih sekali lagi....ucap nana tersenyum manis.


Setelah dokter dan perawat keluar dari ruangan itu...Hasan langsng saja memeluk perut Nana...."sayang lihat lah bunda kamu sama dokter genit itu senyum senyum gitu....adu Hasan yg seolah bayi di dlm perut Nana mendengar...


"Sayang aku tinggal sebentar ya,mau TLP Doni dl....sambil berjalan menuju sofa.


"hallo Don,tolong kamu ambilkan pakaian ku dan Nana ya di apartemen dan bawakan ke rumah sakit.perintahnya


"Baik bos,tapi kenapa bos ada dirmh sakit,memang siapa yg sakit"tanya Doni.


"Sudah kamu bawakan saja dl,nanti aku ceritakan...ucapnya dan langsng mematikan sambungan telpnya...


drettt...dtetttt bunyi getar ponsel Hasan lagi,tanpa melihat siapa yg menelpon nya ia langsng mengangkat....


" Hallo Don...apa lagi,"!!!! jawabnya kesal...sudah cepat kamu bawakan bajuku dan Nana ke rumah sakit sekarang jg....sebelum kembali menutup telpnya,, terdengar suara wanita di seberang sana.

__ADS_1


"sayang kamu kenapa,sakit apa,kenapa kamu di rumah sakit,tanya Gina beruntun......? ya yg menelpon Hasan adalah Gina.


"Aku tidak apa apa...kau tidak perlu mengkhawatirkan ku,semua ini jg karena kesalahan mu,ucap Hasan kesal....


"Massssss ...knp kamu menyalahkan ku,terdengar Gina yg kesal mendengar jawaban Hasan...."aku akan ke rumah sakit sekarang...kamu beritahu dmn tempatnya.ucapnya lagi kemudian mematikan sambungan tlpnya...


Shitttt


Hasan merasa selalu kesal jika sudah menyangkut Gina...."Mas,,,,???? kamu kenapa...tanya Nana.


"Gak apa apa sayang...tadi itu Gina TLP... menanyakan keberadaan ku...ucap Hasan malas


"Mas....maafkan aku ya,...seandainya kita gak bertemu kamu pasti tidak dalam keadaan rumit seperti ini,jelas Nana sedih.


"Sayang.... kamu ini ngomong apa sie,justru aku menyesal karena awal perjodohan aku dl aku langsung menyetujui permintaan kedua orang tuaku... seandainya kita yg bertemu lebih dulu.....


"Sudahlah mas, semua sudah menjadi takdir kita ..ini sudah jalan hidup ku,menjadi yg ke 2....


"Tapi mas,aku harap kamu jg bisa adil pada mba Gina,aku gak mau dia membenci aku karena seolah olah sudah merebut mu darinya...jelas Nana lagi.


"Iya sayang...maafkan aku kmrn aku memang cuek padanya....sehingga ia mencampur minuman kopi ku dengan obat sialan itu....


Tak lama ketika mereka ngobrol,tampak Doni yg membawa 2 paper bag,menuju ke arah mereka....


"Pagi bos,,,,hai na... bagaimana keadaan mu,tanya Doni,sambil menyerahkan paper bag pada bosnya...


"aku baik ka Doni,jawab Nana....


"Sayang aku mandi dulu ya,baru setelah itu kamu siap siap,sebelum melangkah ke kamar mandi ia mengecup singkat kening dan bibir Nana terlebih dahulu...

__ADS_1


"Dasar bos, bucin seenaknya saja kau bos,gak liat disini aja jomblo....kesal Doni yg melihat bosnya sangat bucin pada Nana ...tapi ia merasa bahagia melihat Hasan sekarang lebh ceria setelah bertemu Nana,tidak seperti ketika Mash bersama Gina....Dingin,cuek,pemarah,dan selalu datar....


__ADS_2