Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
KEGILAAN TANIA...²¹*


__ADS_3

Sudah seminggu Tania tinggal di apartemen yg disewakan Abra,seperti biasa Tania masih bekerja di perusahaan milik Abra di bagian pemasaran....


Pagi Tania tengah bersiap siap untuk berangkat kerja,dia tengah memikirkan rencana yg akan dijalankannya,jika sampai Abra masih menolak untuk menikahinya,senyum licik terbit di sudut bibirnya....bahkan ia tidak memikirkan resiko yg akan ia tanggung nanti.


setelah siap,kemudian Tania melangkah keluar dari apartemen nya menuju basment apartemen untuk mengambil mobil dan berangkat ke kantor.


Jalanan mulai di padati orang orang yg hendak memulai aktivitas nya,butuh waktu 50 menit untuk Sampe di kantor AG group.


Sementara itu,Abra yg sudah selesai sarapannya langsng pamit pada sang istri,


"Sayang,aku berangkat ya?kamu hati hati ya nanti saat mengantar key ke sekolahnya",???berpamitan mencium kening sang istri, dan Nana mencium punggung tangan Abra...


"Iya sayang,mas jg hati hati di jalan ya,dan kerjanya semangat ucapnya".


"Baiklah sayang,mas berangkat, assalamualaikum"...keluar rumah menuju mobilnya.


"Waalaikum salam." balasnya.

__ADS_1


Dikantor,Tania sudah menunggu Abra di ruangan nya,ia duduk di sofa sambil memainkan ponselnya.....


Abra sudah sampai di loby kantor,dan melihat Farhan yg sudah berada disana menunggunya.... seperti biasa mereka berjalan beriringan menuju lift untuk kelantai 15 di mana ruangannya berada .


"Han,gmn kabar anak istrimu"?,Abra memulai percakapan nya sambil berjalan menuju lift untuk ke ruangannya.


"Alhamdulillah baik,dia sangat merindukan sahabat nya,tersenyum... rencananya siang ini akan berkunjung ke rumahmu" jelas Farhan.


Ting,lift terbuka dan mereka berdua segera melangkah menuju ruangan Abra....


Kriet....suara pintu terbuka,Abra belum menyadari Tania berada di ruangan pribadinya,karena Tania tahu Farhan sang sekertaris sekaligus asisten pribadinya akan ikut untuk menjelaskan jadwal,karenanya dia sengaja menunggu di ruangan pribadi Abra.


"Han,! ...apa jadwalku pagi ini..!


Pagi ini,kita akan ada metting dengan perusahaan xx pukul 11,setelahnya kunjungan untuk memantau proyek kita yg ada di kota seperti kita akan sedikit pulang larut ".


"Baiklah,kamu urus berkasnya untuk mett nanti"

__ADS_1


Ok,jawabnya sambil melangkah keluar ruangan itu menuju ruangannya sendiri....setelah mendengar Farhan sudah keluar ruangan Tania tersenyum licik.


Abra sedang fokus pada laptopnya,kemudian ia meraih cangkir kopi yg sudah sekertaris nya sediakan setiap pagi....


Tiba tiba ia merasakan kepalanya sedikit pusing dan tubuhnya tiba tiba memanas dan pandangannya mulai kabur,saat ia hendak berjalan menuju ruangan pribadinya tiba tiba tubuhnya sudah tidak sanggup lagi akhirnya ia pun terjatuh tak sadarkan diri.


Tania yg mendengar itu langsng keluar dari kamar pribadi Abra,dan langsung memapah abra menuju kamarnya.


Abra yg sudah tergeletak di ranjangnya,dengan perlahan Tania membuka satu persatu kancing baju dan gesper celananya kemudian ia jg menanggalkan pakaian sendiri....


Tania merangkak naik ke atas ranjang dengan sudah tidak memakai sehelai benangpun yg menempel di tubuhnya dan jg tubuh Abra yg jg polos.....


Tania kemudian menyentuh wajah tampan Abra dan memberikan kecupan di bibir laki laki yg sedang tidak sadarkan diri itu....kemudian ia meraih ponselnya dan menyalakan mode record untuk merekam kegiatan panasnya sambil menunggu sang pujaan hati tersadar....,


tak berselang,tubuh Abra mulai bergerak merasakan hawa panas akan hasrat yg sudah memuncak...pandangan matanya tertuju pada sosok wanita yg berada di atasnya yg sedang mencumbunya,.....


"Sayang.....ucapnya membelai wajah wanita yg berada di atas tubuhnya yg ia pikir Nana istrinya...kemudian ia pun menarik tengguk dan Mel***t bibir itu lembut,dan lama dan lu****n yg awalnya lembut menjadi semakin panas dan terjadilah yg tidak seharusnya terjadi di kamar itu.

__ADS_1


__ADS_2