Insafnya Sang Pendosa

Insafnya Sang Pendosa
MENGUNJUNGI KAKEK DAN NENEK


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan yg cukup panjang akhirnya abra dan keluarga sampai di kota kelahirannya di kota P.


Udara yg sejuk begitu terasa,dengan pemandangan hamparan sawah hijau yg luas membentang.


Tidak henti hentinya sky berceloteh menanyakan banyak hal pada sang ayah ataupun kakak kesayangannya.


Ua abra akhirnya memutuskan mengajak seluruh keluarga kecilnya termasuk key karena ia tidak ingin key merasa di bedakan walaupn akibatnya key akan tertinggal pelajaran tp key tetaplah key anak yg pintar,dan sanagt rajin belajar jadi dia selalu membawa serta buku belajarnya jadi dia bisa memanfaatkan waktu berlibur dan bwlajar di kampung halaman sang kakek.


abra juga membawa nany sang pengasuh untuk membantu nana karena abra tidak ingin nana kerwpotan nantinya.


Setelah perjalanan di udara kini keluarga kecil itu melanjutkan perjalanan darat yg cukup lama karena memang kediaman sang abi terletak di pedesaan.


Setelah menempuh kurang lebih 2jam perjalanan akhirnya mereka sampai di depan gerbang padepokan tempat tinggal sang ayah.


Mereka sudah di sambut oleh umi serta adik abra di depan rumah.Setelah berhenti abra menurunkan koper di bantu sang adik ibra membawa koper koper itu sambil mengendong sang putra di salah satu tangannya.

__ADS_1


"Assalamualaikum umi,abra menyalami tangan umi dengan takzim...di ikuti nana,keisya dan yg terakhir sky".


"Waalaikum salam nak,kalian sehat kan",tanya umi.....wah cucu cucu nenek yg cantik dan ganteng ternyata sudah besar besar ya???.


umi menciumi wajah key dan sky bergantian kemudian mengendong sky membawanya masuk sambil mengandeng tangan key.


"Umi....dimana abi???,tanya abra lamgsng saat mereka sudah berada di ruamg keluarga".


"Masuklah nak,abi mu ada di kamar???.wajah umi langsng berubah sendu.


"Sayang ayo kita liat abi"?ajak abra mengengam tangam nana.


"Asaalamualaikum abi,ucap abra dan yasna bersamaan seraya masuk ke dalam kamar abi....."


Tampak sang ayah menenggok melihat siapa yg tengah mengucapkan salam dan di jawab dengan suara yg sangat pelan.

__ADS_1


Sang ayah terawnyum melihat kedatangan sang putra beserta menantunya,kemudian memintaa abra dan nana untuk mendekat dan duduk di samping ranjang.


"Abra....kapan kamu datang nak ,???tanya sang abi dengan suara melemah.


"Abi,abra tiba pagi tadi,bagaimana kondisi abi...apa yg abi rasakan"??tanya abra menggengam tangan sang ayah.


"Abi tidak apa apa nak,hanya kelelahan saja,nanti juga di bawa istirahat sembuh".


"Gak abi...abi harus di periksa,abra akan bawa abi ke rumah sakit sekarang,tolong abi jangan menolak ya ,abra mohon pintanya dengan mata yg sudah berkaca kaca melihat ketidakberdayaan yg sang ayah yg berbaring lemah.


Abra langsng mennoleh pada nana dan meminta nana menyampaikan pada supir untuk menyiapkan mobil, dan memanggilkan ibra...sementara abra masih terus merayu sang ayah agar mau di bawa ke rumah sakit.


Setibanya ibra di kamar,abra langsung memberi kode pada sang adik untuk mendekat dan membantu menganggakt sang ayah untuk di bawa ke mobil.


Sang ayah hanya pasrah karena tubuhnya sudah di angkat oleh kwdua putra kebanggaannya untuk di bawa ke rumah sakit.

__ADS_1


Sementara yasna serta anak anak tetap dirumah hanya ibra,dan abra serta supir yg membawa sang ayah untuk di bawa ke rumah sakit.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


__ADS_2