
Tiba tiba Altea menghadang jalan mereka, dia datang bersama Mark dan saudara saudaranya, kemudian dia meminta ketiganya kembali menuju istana.
“Ada apa Altea ?” Tanya Rose.
“Kita di serang.......Ria sama, Marvel sama dan Sylvia sama di tangkap oleh prajurit kerajaan Astarte. Aku bersama anak anak ini di minta oleh Ria sama untuk menyusul kalian.” Jawab Altea.
“Kita tolong mereka....” Ujar Leon.
“Tidak bisa Leon sama, kalian di dalam sudah 3 hari dan Ria sama di tangkap begitu kita mendirikan kemah 3 hari lalu, aku dan anak anak menunggu di hutan ini.” Ujar Altea.
“Ah benar juga di dalam dungeon waktu memang kacau...” Balas Rose.
Tiba tiba Altea berjalan mendekati ketiganya dan dia mengamati bayangan Cathy di tanah.
“Kuon, keluar, jangan sembunyi....” Ujar Altea.
Kuon langsung keluar dari bayangan Cathy dan berdiri di depan Altea, ke lima anak kembar yang ketakutan ketika melihat Kuon muncul, tapi Cathy dan Rose menenangkan mereka.
“Apa kabar Altea.....” Sapa Kuon.
“Baik, kalau Kuon ada di sini, berarti batu segel sudah hancur....” Balas Altea.
“Benar, batu segel sudah hancur dari 2 tahun lalu.” Balas Kuon lagi.
Akhirnya ketiga nya memutuskan untuk kembali ke istana bersama dengan Altea dan kelima anak kembar itu. Begitu sampai, mereka masuk ke dalam istana. Altea melihat sebuah nisan besar yang bertuliskan Kaname Hinako. Setelah di dalam, Altea menceritakan kronologisnya, ketika Leon, Cathy dan Rose masuk ke dalam hutan, dirinya bersama Ria dan Sylvia mendirikan kemah, sedangkan Marvel mencoba berburu bahan makanan, karena dia mengenal hutan di gunung yang sudah masuk bagian kerajaan Astarte. Marvel membawa hasil buruan nya kembali dan mereka mulai memasak, kemudian makan malam bersama. Setelah itu, mereka tidur di dalam tenda dan Altea berjaga di luar di atas pohon, sebab dia tidak perlu tidur. Tapi ketika mereka tidur, para prajurit datang, mereka membangunkan dan menangkap semuanya, Altea yang berada di atas pohon melihat semua nya dan ingin bertindak tapi Ria mencegah nya kemudian menyuruh lima anak kecil itu masuk ke dalam hutan sebelum di tangkap. Ria juga memberi kode pada Altea yang melihat dari atas pohon untuk mencari ketiganya dan menjaga anak anak yang lari ke hutan. Altea tidak mengerti kenapa Ria mencegah dirinya untuk melawan.
“Jadi begitu ceritanya, berarti kita harus membebaskan mereka....” Ujar Leon.
“Benar, kita berangkat sekarang, tahu tidak mereka di bawa kemana ?” Tanya Cathy.
“Aku sempat melemparkan alat pelacak ke pakaian Ria sama, aku bisa melacak nya.” Ujar Altea.
“Maaf Altea, tapi siapa Ria sama ?” Tanya Kuon.
Altea langsung memberi penjelasan singkat kepada Kuon tentang siapa Ria dan apa hubungan Ria dengan ketiganya. Leon, Cathy dan Rose juga membantu menjelaskan nya.
“Altea, aku minta kamu di sini saja menjaga anak anak bersama Kuon, kamu beritahu aku bagaimana melacak nya...” Ujar Rose sambil memberikan smartphone nya pada Altea.
Altea menempelkan smartphone milik Rose di dada persis di bawah lehernya yang terbuka. Matanya menyala dan dia diam sebentar. Setelah selesai, dia mencabut smartphone itu dari dada nya dan menutup kembali dada nya, kemudian memberikan nya pada Rose. Altea memberitahu supaya Rose membuka peta dan terlihat sebuah titik kuning yang berada di sebuah bangunan di kota yang berada di kaki pegunungan. Leon, Cathy dan Rose berdiri, mereka mengelus kepala kelima anak anak yang masih ketakutan itu dan berjalan keluar dari istana. Setelah pintu istana di tutup,
“Kuon, gimana menurut mu tentang ketiganya ?” Tanya Altea.
“Sama persis dengan Yuuta sama, Hinako sama dan Fumie sama.....tapi mereka jauh lebih kuat dari tuan tuan kita dulu dan jauh lebih menyedihkan melihat mereka.” Jawab Kuon.
“Pendapat ku juga sama....tapi aku bingung, Haomaru kenapa diam saja, padahal dia bersama Leon sama dari Leon sama kecil.” Balas Altea.
“Itu yang aku juga bingung, dia sepertinya tidur, aku sempat menegurnya tadi di bawah, tapi dia diam saja.” Tambah Kuon.
“Kita tunggu saja sampai dia bangun...” Balas Altea.
“Kamu benar...mungkin belum waktu nya.” Balas Kuon.
Keduanya terdiam dan melihat pintu istana yang sudah menutup, sementara Mark dan saudara saudaranya tertidur pulas di depan mereka. Kuon juga menceritakan apa yang terjadi 2 tahun lalu dan hancurnya batu segel kepada Altea.
***
Leon, Cathy dan Rose terbang menggunakan naga tulang yang di panggil Rose supaya bisa cepat sampai menuju kota tempat Ria, Marvel dan Sylvia di tahan. Mereka terbang melintasi gunung dan melihat sebuah kota yang tidak terlalu besar di tepi hutan.
“Di sana onii chan, onee chan....” Ujar Rose sambil menunjuk kota di bawah nya.
“Ok, ayo Rose, nee san....” Ajak Leon.
“Sip....siap beraksi...” Balas Cathy.
__ADS_1
Rose membuat naga tulang itu langsung melesat ke tengah kota, ketiganya mengenakan topeng supaya tidak di kenali, karena mereka sudah siap merusuh kalau perlu menghancurkan kota. Naga langsung mendarat di alun alun kota,
“Groooar..... “
Raungan naga itu langsung membubarkan keramaian di alun alun. Para prajurit langsung menghampiri naga tulang dan mengepung nya. Leon mencabut pedang nya dan melompat turun, di susul Cathy yang menggunakan palu besar berwarna emas. Leon dan Cathy berjalan menuju kepungan prajurit dan bersiap menyerang, di ikuti Rose yang masih menunggangi naga tulang. Prajurit elf mundur melihat mereka dan wajah mereka menyiratkan mau tidak mau harus mau, jadi mereka sudah siap mati hari ini. Ketika Leon mengangkat nodachi nya,
“Tungguuuuuu.......” Teriak seorang pria yang menerobos kerumunan prajurit.
Ternyata yang menerobos adalah Marvel dan langsung berdiri di depan Leon. Ria dan Sylvia menyusul di belakang nya.
“Eh...bukan nya kalian di tangkap ?” Tanya Leon.
“Siapa bilang....” Jawab Ria yang terengah engah.
“Altea bilang kalian di tangkap.....” Tambah Cathy.
“Awalnya iya, tapi setelah menjelaskan kepada prajurit kita di lepaskan, jadi sekarang tidak ada masalah lagi....” Sylvia menjelaskan.
“Oh....begitu....” Ujar Leon dan Cathy bersamaan.
“Oiii...onii chan...onee chan....tidak jadi ya ?” Tanya Rose yang berteriak dari punggung naga.
“Tidak jadi....” Jawab Leon dan Cathy.
Rose turun dari naga dan menyimpan kembali naga nya. Setelah Marvel menjelaskan kepada para prajurit dan meminta mereka mundur, barulah Ria menceritakan apa yang terjadi, mereka memang benar di tangkap, tapi karena di anggap mencurigakan alasan nya karena masuk ke kerajaan tidak melewati perbatasan. Tapi begitu menjelaskan nya dan menunjukkan kartu guild mereka, mereka langsung di lepaskan, kemudian mereka sedang mencari cara untuk menghubungi Leon, Cathy dan Rose.
“Oh jadi begitu....” Balas Leon, Cathy dan Rose bersamaan.
“Ampun deh, hampir saja....” Ujar Ria.
“Jadi sekarang bagaimana ?” Tanya Leon.
“Kita kembali ke istana saja...” Jawab Cathy.
“Hah...istana ? Kuon ?” Tanya Ria.
Ketiganya menjelaskan apa yang mereka temukan di dalam hutan di pegunungan kepada Ria, Marvel dan Sylvia. Mereka juga bercerita kalau batu segel yang di kurung di dungeon berbentuk istana itu sudah di hancurkan 2 tahun lalu. Mereka juga menjelaskan siapa Kuon kepada Ria secara pribadi.
“Hmm....tepat di saat aku pergi dari sini.....berarti istana di tengah gunung yang di katakan dalam legenda benar benar nyata.” Gumam Marvel berpikir.
“Berarti yang kita tahu sudah dua batu segel yang sudah hancur, sisa tiga lagi. Untuk yang di Ingresia kita anggap sudah hancur.” Gumam Ria.
“Baiklah, semua naik naga saja ya.....aku panggil lagi.” Ajak Rose.
“Um...ga mau belanja dulu atau apa gitu ?” Tanya Sylvia.
“Tidak usah, langsung saja....” Jawab Cathy.
Akhirnya Rose mengeluarkan lagi naga tulang nya dan langsung terbang menuju istana, meninggalkan kota yang penduduk, prajurit dan semua yang ada di kota bingung melihat mereka. Setelah sampai di istana, Leon, Cathy dan Rose membuka gerbang nya, sedangkan Ria, Marvel dan Sylvia sedang berdoa di makam saint Hinako yang berada di depan istana. Sampai di dalam, mereka langsung bertemu lagi dengan Altea, Kuon dan kelima anak kembar itu. Ketiga nya memperkenalkan Ria, Marvel dan Sylvia kepada Kuon yang sedang takjub melihat tubuh Kuon yang besar itu.
“Um...dia ini fenrir dalam legenda kan ?” Tanya Ria sambil menunjuk Kuon kepada Leon, Cathy dan Rose.
“Dia Kuon....” Jawab ketiganya serempak.
“Bukan namanya, aku tanya jenis nya.” Balas Ria.
“Kami tidak tahu.....” Ujar ketiganya kompak.
“Ah maaf Ria sama, benar, aku adalah sacred beast Fenrir yang tertulis dalam legenda, sama seperti golem tempur Altea yang juga ada dalam legenda, kita bertiga adalah pelindung para pahlawan 2000 tahun yang lalu.” Jawab Kuon.
“Bertiga ?” Tanya Leon.
“Ah....aduh.” Jawab Kuon.
__ADS_1
“Kuon keceplosan....benar, ada satu lagi, namanya Haomaru, sebuah pedang intelegence, Leon sama boleh pinjam pedang nya ?” Tanya Altea.
Leon langsung mencabut pedang yang ada di punggung nya dan memberikan nya pada Altea. Kemudian Altea menancapkan pedang Leon di tanah. Tiba tiba saja dia menendang pedang itu.
“Hei, mau sampai kapan kamu tidur.....” Ujar Altea.
Semua yang ada di dalam ruangan langsung kaget karena melihat Altea menendang pedang sampai terlepas dan jatuh. Tapi keajaiban terjadi, sebelum pedang itu menyentuh tanah, pedang itu mengeluarkan aura merah yang menyelimuti nya dan langsung melayang di udara.
“Huuuaaaah.....nyenyak tidur ku, apa kabar Altea, Kuon....loh kenapa aku ada di istana Hinako sama ?” Tanya Haomaru.
“Jangan pura pura Haomaru, selama ini kamu tidak tidur kan.” Tegur Kuon.
“Ah hahahaha...ketahuan ya...aku sudah terbangun semenjak Leon sama berhasil mengeluarkan aku dari sarung ku. Maaf yang selama ini diam saja.” Ujar Haomaru.
Leon, Cathy dan Rose tertegun, mereka tidak menyangka kalau Haomaru sudah bersama mereka sejak mereka kecil. Awalnya Haomaru ingin menegur ketiganya, tapi karena dia khawatir ketiganya malah takut dan membuang nya, dia diam saja, ketika melihat Altea ikut dengan mereka, dia tidak dapat kesempatan untuk bicara karena di simpan di tas dimensi, sebenarnya dia bisa saja keluar sendiri tapi nanti malah mengejutkan Leon, jadi alasan dia untuk tidak bicara banyak dan dia menunggu saat yang tepat untuk membuka jati dirinya, akhirnya dia malah di tendang oleh Altea.
“Berarti kamu sudah kenal sama aku sudah lama dong ?” Tanya Leon.
“Yah begitulah, aku bisa merasakan hawa yang sama dengan Yuuta sama, itulah kenapa ketika Leon sama membersihkan aku dulu, aku kembali ke wujud asli ku. Lagipula aku senang melihat kalian bertiga hehe.” Jawab Haomaru.
“Golem tempur, Fenrir dan pedang intelegence dalam legenda semua nyata, aku tidak percaya ini....” Ujar Sylvia.
“Sekarang kamu sudah tahu siapa kami sebenarnya, tolong rahasiakan ya.” Ujar Leon.
“Iya Leon sama, tenang saja, mulut ku rapat.” Balas Sylvia sambil tertawa ceria.
“Ngomong ngomong mana Marvel san ?” Tanya Cathy.
“Oh dia keliling melihat lihat istana....dia ga percaya katanya, sebab istana ini hanya cerita turun temurun di keluarga kerajaan.” Ujar Ria.
“Hmm kalian bertiga adalah pelindung para pahlawan ya, berarti kalian yang menjaga para pahlawan dulu.” Ujar Cathy.
“Benar sekali, tapi....sepertinya kalian tidak perlu kami sebab kalian jauh jauh lebih kuat dari pahlawan yang dulu.” Jawab Haomaru.
“Aku sudah merasakan nya dari semenjak bertemu di Skytower.” Tambah Altea.
“Sama, walau aku baru bertemu hari ini. Aku sudah bisa merasakan nya.” Tambah Kuon.
“Hooo begitu...” Balas Leon, Cathy dan Rose bersamaan, ketiganya memberi isyarat kepada Altea, Kuon dan Haomaru untuk tidak bicara lebih jauh.
“Sebentar, kalau Kuon bisa masuk ke bayangan onee chan dan Haomaru adalah pedang yang di gunakan onii chan, lalu Altea gimana ? mengikuti aku terus gitu ?” Tanya Rose.
Tiba tiba tubuh Altea terbuka dan terlipat lipat menjadi sebuah tas punggung yang langsug menempel di punggung Rose. Tentu saja Rose menjadi kaget bukan kepalang,
“Aku bisa jadi seperti ini. Jadi Rose sama bisa membawa ku kemana saja.” Ujar nya.
“Ok ok...maafkan aku bertanya, tolong kembali jadi manusia....” Ujar Rose.
“Baik Rose sama...” Altea kembali ke bentuk semula nya.
“Lalu kalau Haomaru wujud aslinya gimana ?” Tanya Leon.
“Loh aku kan pedang...oh maksudnya yang di dalam pedang ?” Tanya Haomaru yang langsung mengeluarkan cahaya di atas pedang yang berwujud seperti oni besar berwarna merah.
“Loh......kenapa....dia jadi begitu.......Leon.....aku takut....yokai....kenapa bisa ada yokai di sini.” Teriak Cathy sambil memeluk Leon.
“Sudah Haomaru, masuk dan jangan pernah keluar lagi.....maafkan aku yang bertanya.” Ujar Leon.
“Haaah sudah kuduga, Cathy sama takut kalau aku perlihatkan....tapi tidak masalah, lagipula kalau keluar aku tidak bisa apa apa.” Ujar Haomaru sambil masuk kembali ke nodachi nya.
“Yokai ? apa itu ?” Tanya Ria.
“Yokai adalah sejenis hantu atau siluman yang ada di kepercayaan rakyat jep....”
__ADS_1
Mulut Altea langsung ditutup oleh Rose yang berada di sebelah nya. Ria yang mengerti mengurungkan niatnya untuk bertanya, sebab dia sudah menduga kalau adik adik nya adalah reinkarnator, alasan nya karena mereka menciptakan benda benda aneh yang tidak seharusnya ada di dunia dan mengerti buku yang di perlihatkan Jared waktu itu. dia menunggu sampai ketiganya memberitahu nya tanpa mempertanyakan nya, kalau tidak mau memberitahu pun tidak masalah baginya. Sedangkan bagi Leon, Cathy dan Rose tidak ingin mengingat kehidupan mereka yang dulu. Buat mereka semua itu menyakitkan dan tidak penting. Setelah itu, mereka bersiap untuk meninggalkan istana dan meneruskan perjalanan mereka menuju kerajaan sihir Xifonus, melalui kekaisaran Lenox.