ISTRI AYAHKU MANTANKU

ISTRI AYAHKU MANTANKU
Kepergok Di Kamar Kayla


__ADS_3

Mentari bersinar begitu cerah setelah malam hujan turun begitu deras Devan mengerjapkan mata nya perlahan sembari menatap Kayla yang masih terlelap disamping nya, Devan tersenyum dan mengecup bahu gadis itu dengan lembut.


Mengingat malam panas mereka yang begitu penuh kenikmatan dan juga melepaskan kerinduan selama 2 tahun tidak bertemu,Devan meninggalkan Kayla yang terlelap perlahan menuju kamar mandi.


Membersihkan diri dari sisa sisa kenikmatan mereka yang tidak dapat di gambar kan dengan kata kata, meski Devan sadar jika wanita yang dia tiduri tidak lain dan tidak bukan istri dari ayahnya sendiri.


Devan menatap pancaran wajahnya dicermin setelah mandi menatap tetesan air yang mengalir diwajah tampan nya, mengingat dengan jelas jika setelah ini hubungan mereka tidak mungkin bisa sedekat ini lagi.


"Kayal... " Gumam Devan mengusap wajahnya frustasi.


Devan keluar dari kamarnya dan menatap Kayla yang sudah terbangun dari tidurnya menatap Devan yang hanya mengenakan selembar handuk menutupi pinggang nya, Kayla diam mengingat malam dingin yang berubah hangat bersama dengan Devan.


"Ada apa, apa kamu menginginkan nya lagi? " Gumam Devan mengoda Kayla.


"Laki-laki memang tidak pernah bisa menjaga ucapan nya. " Sungut Kayla berdiri dengan selimut yang melilit didadanya.


"Kenapa ditutup lagi pula aku sudah merasakan semua nya dari pertama dan sampai sekarang. " Devan menarik tangan Kayla dan memeluk nya.


"Devan.. apa yang kita lakukan sekarang ini, aku rasa tidak seharusnya seperti ini. Aku sudah menghianati ayahmu aku.. aku.. "


"Sttt kamu tidak pernah menghianati siapa pun Kayla, aku atau ayahku itu sama saja bukan lagi pula apa bedanya kamu meninggalkan ku demi ayahku? "


"Devan.. "


"Kayla, aku akan tetap mencintai mu meski kamu tetap memilih bersama dengan ayahku dan semua itu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun sayang. "


"Aku harus kembali, Andin pasti mencari ku dan dia akan menghubungi ayahmu jika sampai aku tidak kembali. "


"Mandi lah pakaian mu masih ada di dalam lemari ku, aku akan menghantar mu kembali ke rumah dady. "


"Bersama mu? bagaimana mungkin? "


"Itu rumah ku juga Kayla, aku anaknya dari pria yang kamu nikahi."


Kayla hanya diam kemudian masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya kemudian bergegas kembali ke rumah Federick sebelum hal buruk datang.


***


📞Kamu ini bagaimana Andin, saya menyuruh kamu menjaga Kayla dan hal seperti itu saja kamu tidak becus.


Federick begitu marah saat tau Kayla hujan hujanan dan kini entah sedang berada di mana.


📞Maafkan saya Tuan, saya akan mencari nyonya kembali sampai ketemu.


📞Cari Kayla dimana saja jangan sampai saya kembali tapi Kayla belum ditemukan kalian semua akan kehilangan pekerjaan, mengerti.


📞Ba.. baik tuan.


Federick mematikan panggilan dari Andin dengan begitu marah membuat gadis itu begitu takut, semua pelayanan dan satpam dirumah itu sudah mencari keberadaan Kayla tapi mereka tidak juga menemukan nya.

__ADS_1


"Bisa mati kita kalau nyonya belum ditemukan sampai nanti sore tuan sampai ke rumah, kamu ini Andin kamu yang salah kita semua kena imbasnya. " Ucap Pak Eko menyalahkan Andin.


"Maaf, aku juga tidak tau jika nyonya akan kembali pergi setelah masuk kedalam rumah. " Gadis itu bahkan sudah menangis saat ini karena takut.


Tak lama sebuah motor ninja merah berhenti di depan pintu rumah utama dengan membuat semua pelayanan merasa lega saat tau jika itu adalah majikan baru mereka yang sudah dicari semalaman.


"Nyonya Kayla... kami begitu takut saat nyonya belum juga ditemukan tuan marah besar pada kami nyonya, tuan akan kembali sore nanti bagaimana jika kami dipecah. " Cerca Andin tanpa henti.


Devan yang belum membuka helm nya nampak diam melihat ketakutan Andin pelayanan lama dirumah nya yang begitu takut karena kemarah Federick, setahu Devan Federick tidak pernah marah pada siapa pun.


"Kamu kenapa sih apa apa harus menghubungi mas Federick lagi pula aku gak kenapa kenapa kok.. " Ucap Kayla.


"Tapi nyon.. nya.. " Mulut pak Eko nampak terbuka lebar saat melihat Devan ulyang sudah membuka halm nya.


"Den Devan.. "


"Den Devan ini benar-benar den Devan? "


"Iya, Kayla bersama ku semalam, emmz maksud ku Momy bersama ku aku. Aku lelah jangan ganggu aku. " Devan berlalu meninggalkan mereka yang masih terkejut menatap anak majikan mereka yang bisa bersama dengan majikan nya.


"Aku juga lelah. " Gumam Kayla meninggalkan mereka.


"Emz nyonya mau saya pijit? " Ucap Andin mengikuti Kayla.


"Tidak aku hanya ingin sendiri, buatkan sarapan saja aku lapar Devan juga belum sarapan. "


Kayla berjalan menaiki anak tangga menuju kamarnya untuk beristirahat.


"Huft aku harus bagaimana sekarang, Devan aku bingung diantara dua pria yang memiliki hubungan sangat baik. " Gumam Kayla menjatuhkan dirinya di atas kasur.


Mengingat apa yang dia dan Devan lakukan semalam membuat nya begitu bersalah kepada Federick, karena dirinya sudah menghianati pernikahan mereka yang baik baik saja.


TOK TOK TOK


"Masuk Din.. " Ucap Kayla tanpa melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya.


Devan tersenyum menatap Kayla yang berbaring terpejam tanpa tahu jika dirinya lah yang berada di kamar nya dan Federick saat ini, Devan langsung menindih tubuh Kayla membuat nya hampir saja berteriak.


"A... mfffmf.. " Devan seketika membekap mulut Kayla yang hendak berteriak.


"Ini aku Kayla? "


"Ah.. Devan kamu sudah amat kelewatan sekarang, ini kamar orang tua mu ayahmu pergi lah Devan, lupakan semua tentang kita semalam. " Ucap Kayla mendorong dada bidang Devan.


"Aku masih merindukan mu Kayla, sebentar saja. " Mata sayu Devan membuat Kayla paham apa yang pemuda itu inginkan.


"Gak Devan cukup 1 malam saja aku menghianati ayahmu, itu tidak bisa terulang lagi menjauh lah dari ku Devan. "


"Ayo lah Kayla jika dengan ayahku saja kamu siap menyerah kan semua nya kenapa tidak dengan anaknya? " Devan memaksa mencium Kayla.

__ADS_1


"Nyonya Kayla.. Tuan besar sudah ada dirumah beliau ingin bertemu di meja makan sekarang. " Ucap Andin di balik pintu kamar Kayla.


"Iya aku segera turun. "


Devan menatap Kayla kecewa kenapa disaat dirinya sudah mencapai ubun ubun namun gadis itu tidak bisa bersama dengan nya, Kayla mendorong tubuh Devan dengan cepat dan membenarkan pakaiannya.


"Devan ayahmu datang, jaga sikap mu dengan ku aku minta maff. " Ucpa Kayla menatap mata sayu Devan dan kekecewaan di mata nya.


Clek


Kayla terkejut saat Andin masih berada di depan pintu kamar nya dengan diam menatap Devan yang duduk di atas ranjang nya.


"Andin apa yang kamu lakukan? "


"Haa.. ah maaf nyonya saya menunggu anda keluar, tapi kenapa den Devan ada di sana? "


"Sudah ayo turun ini rumah nya dia berhak berada dimana saja yang dia inginkan. " Ucap Kayla menutup pintu.


Selepas Kayla pergi Devan mengacak rambut nya dengan frustasi dan kesal kemudian keluar dari kamar Kayla menuju kamarnya sendiri untuk menuntaskan hasrat nya yang sudah memucak.


Kayla tersenyum menyambut Federick yang lansung memeluk nya dengan erat sudah lebih dari 2 pekan mereka tidak bersama dan tidak saling berkabar, Federick begitu merindukan Kayla.


"Tunggu.. bau parfum ini sama seperti milik Same? " Gumam Federick menghirup dalam aroma tubuh Kayla.


"Emz mas, kamu apa kabar? Kenapa pulang dengan buru buru ini pasti karena Andin kan? " Kayla melirik kearah Andin yang diam menatap mereka.


"Iya, aku begitu khawatir jadi langsung memutuskan kembali ke rumah. "


"Besok lagi kalau Andin menghubungi kamu karena hal tidak penting jangan terlalu dipikir kan mas, dia ini lebay tau gak aku suka. "


"Nyonya jangan begitu, tuan akan memecat ku langsung jika seperti itu. "


"Makanya jangan comel. "


"Stttt sudah lah sayang, aku yang meminta nya bukan Andin yang comel jangan menyalahkan dirinya. Andin bonus untuk mu sudah saya tranfer pergi lah bersenang-senang dengan yang lain. "


"Ah... Terima kasih tuan, saya permisi. "


Andin langsung berteriak bahagia saat mendengar kata bonus dari Federick tanpa memerhatikan ekpresi Kayla yang nampak manyun.


"Hey kenapa? "


"Mas tuh terlalu memanjakan Andin, makanya dia seperti itu. "


"Seperti apa sih? "


"Entah lah aku lapar. "


Federick hanya tertawa melihat tingkah lucu Kayla yang begitu dia rindu kan beberapa waktu belakangan ini sejak dirinya sibuk mengurus pekerjaan.

__ADS_1


__ADS_2