ISTRI AYAHKU MANTANKU

ISTRI AYAHKU MANTANKU
Tersiksa


__ADS_3

Kayla mencium tangan Devan setelah mereka sudah sah menjadi sepasang suami-istri sekarang meski masih berstatus nikah siri karena Kayla masih ber setatus istri Federick.


Tidak ada yang istimewa dalam pernikahan mereka pagi itu Devan pun tidak mengucapkan sepatah kata pun setelah mereka menikah, Devan memasangkan kembali kalung berliontin merah muda itu pada leher jenjang Kayla.


"Ini adalah mas kawin ku untuk mu, suka atau tidak. " Bisik Devan di telinga Kayla.


Kayla hanya diam bukan masalah mas kawin yang Devan berikan padanya tapi perlakuan Devan yang menjadi masalah baginya sekarang.


"Pernikahan sudah selesai pak Devan, kalau begitu kami semua Mohon izin. " Ucap penghulu itu mengulurkan tangan nya.


"Terima kasih. " Gumam Devan datar.


Penghulu dan para saksi itu meninggalkan Kayla dan Devan yang saling diam tanpa berbicara apa pun, Devan melepaskan jas nya kemudian melemparkan nya pada Kayla yang terdiam.


"Ganti pakaian mu dengan yang ada di dalam lemari, cepat. " Seru Devan.


Kayla hanya diam meninggal kan Devan yang sibuk dengan ponselnya hatinya benar-benar sakit saat ini, apa ini karma yang harus dia tanggung setelah meninggalkan pemuda yang begitu mencintai diri nya.


Devan menghubungi Celline untuk bertanya bagaimana keadaan Aldo.


📞 Hallo Devan?


📞 Bagimana keadaan Aldo, apa dia sudah bisa pulang sekarang?


📞Iya hari ini Aldo sudah bisa pulang, ini gue lagi di jalan mau ke rumah sakit. Lo kesini kan?


📞Iyaa gue ke sana bentar lagi.


📞Terserah lo deh, gue mau fokus nyetir dulu bye.


Celline mematikan sambung telepon nya secara sepihak membuat Devan menghela nafas kesal.


"Dasar tidak sopan. " Seru Devan.


Devan menghubungi asisten nya untuk membeli beberapa barang barang perabotan rumah dan juga beberapa bahan makanan yang mereka tinggal.

__ADS_1


📞Iya, beli semua yang sudah saya sebutan kan tadi tanpa ada yang terlewat kan, satu lagi belikan stok makanan untuk 1 bulan kedepan.


📞Baik Pak, saya segera melaksanakan semua sesuai dengan printah bapak.


📞Nanti saya kirim alamat nya.


Devan langsung mematikan sambung telepon nya kemudian menatap Kayla yang sudah siap dengan dress berwarna pink sebatas lutut yang membuat nya terlihat cantik.


"Ayo cepat. " Seru Devan datar.


"Kita mau kemana Devan? " Gumam Kayla merasa bingung.


"Asisten ku akan datang untuk mengisi rumah ini dan juga mengisi beberapa bahan makanan untuk sebulan, jadi kau ikut dengan ku bertemu dengan sahabat ku. " Ucap Devan meninggal kan Kayla.


Kayla hanya mengganguk mengerti dengan ucapan Devan kemudian berjalan mengikuti nya masuk kedalam mobil.


"Rumah ini dan semua nya akan kamu urus sendiri tanpa asisten rumah tangga, karena aku menikah dengan mu bukan untuk membuat hidup mu bahagia. Apa kau paham? " Tagas Devan membuat Kayla begitu sedih.


"Aku paham Devan. " Seru nya lirih sembari menahan air mata.


Devan menjalankan mobilnya keluar dari rumah menuju rumah sakit di mana Aldo masih dirawat di sana, sepanjang jalan Kayla dan Devan saling diam tanpa mau membicarakan hal apa pun.


setelah perjalanan selama 40 menit mereka kini sudah sampai di perkarangan rumah sakit yang begitu ramai, Devan keluar dari mobil dan disusul Kayla yang mengikuti nya dengan tergesa-gesa.


"Apa kau tidak bisa bejalan dengan sedikit cepat. " Ucap Devan menarik keras pergelangan tangan Kayla agar mendekat dengan nya.


"Aww.. Devan sakit.. " Seru Kayla pelan saat mereka ada di Koridor rumah sakit yang banyak orang yang berhalu lalang.


"Makanya jalan tuh bener,lelet baget jari orang. " Ucap Devan bejalan dengan menyeret tangan Kayla.


Mereka masuk kedalam sebuah lift menuju lantai 3 rumah sakit itu di mana ruangan Aldo berada, Devan melepaskan tangan Kayla dengan begitu saja membuat gadis itu bisa bernafas lega.


Kayla menatap pergelangan tangan nya yang begitu merah karena Devan menarik nya bener bener keras, Kayla sebisa mungkin menahan air mata nya agar tidak luruh membasahi pipi mulus nya.


Ting

__ADS_1


Pintu lift terbuka membuat mereka segera keluar dari sana Kayla masih diam mengikuti kemana langkah lebar Devan bejalan, kemudian seorang gadis cantik menyapa Devan dengan sedikit keras.


"Woy.. Devan.. " Pekik Celline membuat Kayla mendongak.


"Celline? " Batin Kayla.


"Ini bukan hutan Celline. " Ucap Devan.


"Bodoh amaa... t.., Kayla? " Ucap Celline terhenti saat melihat Kayla muncul dari belakang tubuh besar Devan.


"Bagaimana kalian bisa bersama? " Timpa Celline lagi.


"Dah lah banyak nanya lo, minggir gue mau masuk. " Devan mendorong tubuh Celline agar sedikit menjauh kemudian masuk kedalam ruangan Aldo.


Celline menahan lengan Kayla kemudian menarik nya menjauh dari ruangan Aldo.


"Lo kok bisa sama Devan? " Cerca Celline menatap Kayla.


Kayla menatap luar jendela besar rumah sakit itu yang tidak jauh dari ruangan Aldo berada.


"Mas Federick menceraikan aku karena aku hamil anak Devan, sekarang Devan sudah menikahi aku meski secara siri." Gumam Kayla pelan.


Celline mengganga lebar mendegar ucapan Kayla yang menurut nya bener bener tidak masuk di akal, bagaimana bisa dia bercerai dengan suaminya lalu menikah dengan anak mantan suami nya.


"Apa kalian gila, bagaimana bisa lo hamil anak Devan? " Ucap Celline masih tak percaya.


"Celline, berhenti menekan ku aku saat ini benar bener sedang tidak baik. Lagi pula Devan hanya ingin membalas dendam padaku bukan karena dia masih mencintai ku, dari hanya ingin aku merasakan betapa sakitnya dirinya waktu aku mencampakkan nya begitu saja. " Seru Kayla dengan deraian air mata.


"Kayla, gue minta maaf karena sudah menekan lo buat bilang ke gue. Tapi kay, loh Harus percaya kalau Devan itu masih begitu mencintai lo sampai sekarang. "


Kayla menggeleng kepalanya dengan keras mendegar ucapan Celline yang menurut nya hanya sebuah opinim biasa.


"Gak Celline, cinta Devan sudah mati sejak aku mencampakkan dirinya. Sekarang aku sudah melukai dia orang pria yang memiliki hubungan baik tapi karena aku mereka kini berselisih paham. " Kayla mengusap wajahnya dengan gusar.


"Lo harus jelasin ke Devan apa yang terjadi saat lo menerima lamaran om Federick agar dia tahu, apa alasan lo ninggalin dia. Gue juga gak percaya kalau lo ninggalin Devan cuma karena harta? "

__ADS_1


"Tidak sekarang Celline, aku akan membiarkan Devan membalas dendam nya lebih dulu agar dia merasa puas dan juga bisa mengobati luka nya. Setelah itu aku akan memberi taunya apa alasan ku mencampakkan dirinya. "


"Yaaa, terserah dirimu Kayla aku juga tidak bisa memaksa mu melakukan apa yang aku inginkan, tapi jika kamu membutuhkan teman bebicara hubungi aku. " Celline menyentuh pundak bergetar Kayla yang menahan isak tangis nya.


__ADS_2