
Federick dan Megan nampak sedang berbincang di dalam ruangan kerja Megan di perusahaan nya, saat ini Megan memberi tahu Federick jika bayi yang dikandung oleh Kayla bukan lah anak nya.
"Mas, kamu itu sudah tidak bisa memiliki keturunan lagi dan bagaimana bisa gadis itu hamil? "
"Mungkin saja itu keajaiban Megan, sudah lah aku tidak ingin membicarakan hal itu sekarang. " Federick mengelak untuk mengetahui kebenarannya tentang kehamilan Kayla.
"Mas, kamu harus bahwa Kayla istri mu itu pasti berkhianat dibelakang mu hingga hamil dan kamu harus tau jika anak itu adalah.. "
"CUKUP.. Hentikan semua pembicaraan gila ini Megan, aku tidak ingin mendegar kamu menghina istri ku. " Bentak Federick bangun dari duduk nya hendak meninggalkan Megan yang tersenyum simpul.
"ISTRI MU MENGANDUNG BENIH DARI ANAKMU SENDIRI MAS, ANAK DEVAN. " Ucap Megan menghentikan langkah Federick membuka pintu ruangan kerja nya.
Federick mematung mendegar ucapan Megan dengan begitu jelas memberi taunya tentang hubungan terlarang istri dan anak nya itu, Federick berusaha untuk tidak mengidah kan ucapan Megan.
"JIKA KAMU RAGU DENGAN UCAPAN KU, TANYAKAN LANGSUNG PADA ANAK DAN ISTRI MU ITU MAS, KAMU JANGAN LUPA MEREKA PERNAH SALING MENCINTAI TAPI HARUS BERPISAH KARENA DIRIMU. " Ucap Megan dengan lantang.
Federick membuka pintu lalu pergi meninggalkan Megan yang tertawa melihat penderitaan yang sedang dirasakan oleh Federick saat ini, wanita itu tertawa menatap foto seorang wanita yang begitu dia sayangi.
"Lihat lah kak Sarah, aku akan membuat suami mu itu jauh lebih menderita dari apa yang aku rasakan. " Gumam Megan tertawa nyaring.
Federick memijit pelipisnya yang terasa berdenyut ucapan Megan terus saja berulang ulang di kepalanya.
"Tidak semua ini tidak benar. " Uca Federick melajukan mobil nya meninggalkan perusahaan Megan.
Waktu berlalu begitu cepat kini matahari bersinar begitu terik menyinari bumi yang semakin terang, Kayla termenung didalam kamarnya sendiri menikmati semilir angin yang menepa wajahnya.
Mobil hitam milik Devan terparkir di depan pintu rumah Federick membuka Kayla memicing matanya merasa Devan yang keluar dari dalam mobil dengan terburu-buru.
"Kenapa dia ada di sini, apa mas Frederick dan Devan sudah berdamai? " Gumam Kayla menatap Devan yang masuk kedalam rumah.
Kayla tidak begitu peduli dengan hal itu dirinya masih diam di balkon kamarnya menunggu Federick kembali untuk makan siang,Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka membuat Kayla berbalik menatap kearah pintu kamarnya.
"Devan.. " Ucap Kayla terkejut saat Devan masuk ke dalam kamarnya.
"Hallo sayang.. " Gumam Devan menutup pintu kamar Kayla dan mendekati Kayla dengan tubuh yang sempoyongan.
__ADS_1
"Devan untuk apa kamu masuk kedalam kamar ku? "
"Aku rindu Kayla.. " Devan langsung memeluk tubuh Kayla dengan begitu erat.
Aroma alkohol begitu tercium dari nafas dan tubuh Devan yang membuat Kayla sadar jika pemuda itu sedang mabuk,Kayla mendorong tubuh Devan dengan keras agar Devan menjauh darinya.
"Lepaskan aku Devan, jika ada yang melihat mereka akan Salah paham. " Gumam Kayla.
"Aku tidak peduli sekarang aku sangat merindukanmu, apa kamu tidak merindukan ku? "
Kayla hanya diam tubuh nya menolak dan ada sesuatu di dirinya yang menikmati sentuhan dan pelukan Devan ditubuh nya, Kayla diam saat tangan nakal Devan meremas kedua gunung kembar nya dengan sedikit keras.
"Ah.. " ******* keluar begitu saja dari bibir Kayla.
"Mendesah lah Kayla aku bisa gila jika tidak bisa bersama mu. " Ucap Devan yang kembali mencium leher jenjang Kayla membuat nya semakin meracu.
"Ah.. Devan henti semua ini.. " Ucap Kayla di sela ******* nya.
"Kamu menikmati sayang untuk apa dihentikan.. "
Mereka menatap Federick yang kini sudah begitu marah dengan tingkat anak nya yang masih saja menyentuh istrinya, Federick kembali menarik Devan menjauh dari tubuh Kayla lalu memukul wajah tampan nya.
"Kurang ajar.. " Pekik Federick marah memukuli Devan yang diam.
"Mas hentikan mas.. " Ucap Kayla menahan tangan Federick.
Federick mendorong keras tubuh Kayla ke kasur dan membuat nya langsung tergeletak disana.
"Apa sebenarnya yang kamu inginkan Devan, berhenti mengganggu istri ayah mu sendiri. "
"Kenapa aku harus berhenti, sedangkan istri mu saja menikmati setiap sentuhan ku? " Ucap Devan menantang.
"Tutup mulut mu Devan, apa ini didikan yang daddy berikan padaku selama ini ini? "
"Apa ini cara mu menghargai anakmu, dengan menikah dengan kekasih nya sendiri. "
__ADS_1
Federick diam berdiri menghentikan pukulannya di wajah Devan yang kini sudah berdarah-darah dan babak belur, Kayla berdiri menatap kemarahan Federick yang begitu menyeramkan.
"Mas, aku bisa jelaskan semua ini.. " Ucap Kayla menatap mata Federick yang memerah.
"Hentikan semua ini Kayla,aku tidak mengira jika kamu bisa melakukan semua itu padaku? "
"Mas.. "
"Kayla tidak pernah mencintai daddy kenapa semua itu masih belum bisa menyadarkan daddy, sekarang Kayla mengandung anak ku. " Ucap Devan dengan lantang.
Federick seketika menatap Devan yang menatap nya dengan datar kemudian beralih ke Kayla yang terkejut saat Devan mengakui anaknya.
"Apa benar yang dikatakan Devan, jika itu anak nya? " Ucap Federick mencari kejujuran di mata Kayla.
"Tentu saja itu bayiku, aku dan Kayla melepaskan rindu saat daddy berada di surabaya kami menikmati malam yang sudah lama tidak kami nikmat. "
"Kayla pun memberi tahu ku jika dia sedang mengandung, tapi aku juga bingung bagaimana bisa dia juga memberi tahu mu kehamilan nya. "
Devan tersenyum menikmati drama kehidupan yang begitu kejam menatap kemarahan di mata ayah nya dan juga ketakutan dan penyesalan di mata Kayla.
"Dia mencintaiku, bukan dirimu. "
Federick yang marah kemudian menarik tangan Kayla dan mendorong nya dengan keras ke tubuh Devan yang dengan cepat menangkap nya.
" KAYLA OSEAN AKU TALAK DIRIMU DENGAN TALAK 3,PERGI LAH DARI SINI DAN HIDUP LAH DENGAN ORANG YANG KAMU CINTAI AKU MELEPASKAN KAMU JANJI MU. "ucap Federick membuat Kayla begitu terkejut.
" Mas... "Pekik Kayla dengan deraian air mata.
" Bawa lah pergi wanita yang tidak bisa menjaga kehormatan nya sendiri untuk suaminya, tapi malah berbagai kehangatan dengan laki-laki lain hingga mengandung. "Ucap Federick dingin.
" Mas, aku gak mau kita pisah.. "Ucap Kayla yang ingin mendekati Federick namun ditahan oleh Devan dengan mencengkram erat tangan nya.
" Lapas Devan.. "Pekik Kayla berusaha melepaskan genggaman tangan Devan yang terasa begitu erat.
" Ayo pergi. "Ajak Devan menyeret tangan Kayla dengan erat tanpa peduli pada nya yang memberontak.
__ADS_1
Semua pelayanan menatap mereka dengan tatapan yang sulit diartikan menatap kehancuran keluarga yang dulu nya begitu harmoni,Devan membawa Kayla masuk kedalam mobilnya meninggalkan rumah megah Federick.