ISTRI AYAHKU MANTANKU

ISTRI AYAHKU MANTANKU
Bimbang Di antara Kejujuran


__ADS_3

Kini Devan sedang berdiri menatap perut rata Kayla yang sedang diperiksa oleh dokter kandungan, dadanya terasa semakin perih tak kalah tau jika gadis yang dia cintai menggandung anak dari ayahnya sendiri.


"Liat pak anak bapak sudah tumbuh sekarang, dia masih berbentuk kantung karena kehamilan ibu masih memasuki 4 minggu. Selamat untuk bapak dan ibu sebentar lagi kalian akan jadi orang tua. " Ucap dokter iru dengan ramah.


Kayla hanya tersenyum getir tak kalah melihat ekpresi Devan saat tau dirinya sedang mengandung calona adik nya sekarang, pemuda itu nampak bediri diam dengan wajahnya yang datar dan dingin.


"Mari buk saya akan tulis kan bebrapa vitamin dan juga obat untuk kesehatan ibu, untuk bapak saya harap bisa memaklumi saat istri bapak sedang hamil mungkin hormon hubungan nya akan berkurang dan bapak juga harus lebih hati hati dan juga sedikit mengurangi hubungan *** dulu. " Jelas dokter itu.


Devan hanya diam membuat Kayla jadi sedikit malu saat dokter wanita itu menatap mereka secara bergantian, merasa heran kenapa Devan hanya diam dengan tatapan datar.


"Kalau begitu ini resep nya bu Kayla, jika ada belum jelas nanti kita sambung lagi. " Ucap Dokter wanita itu menutup pembicaraan nya.


"Terima kasih dokter. " Kayla berdiri disusul oleh Devan yang mengikuti dirinya.


Devan mencengkram kuat lengan Kayla membawanya menjauh dari keramaian rumah sakit, Kayla menahan sakit di lengannya dengan terburu-buru mengikuti langkah Devan yang besar.


"Devan lepaskan sakit.. " Pekik Kayla membuat Devan menghentikan langkah nya.


Devan berbalik dan memojokkan Kayla di dinding rumah sakit yang dingin mengkukung wanita itu dengan kedua lengannya, kini mereka sedang berada di lift rumah sakit menuju lantai satu.


"Kenapa kamu diam saja saat dokter itu mengatakan jika aku suami mu, apa kamu malu mengakui suami tua mu itu ha.. " Ucap Devan tersenyum sinis.


"Maksud kamu apa Devan, dengar aku belum sempat mengatakan pada dokter itu tapi.. "


"Sttttt sudah lah jika memang kamu malu kamu bisa kembali padaku dan aku akan anggap anak itu anakku bagimana? "


"Kenapa mulut mu begitu tajam Devan? "


"Bukan kah itu benar, jika memang kamu malu jika mengakui ayahku adalah suami mu iya kan? "


Kayla mendorong dada Devan agar menjauh darinya hatinya begitu sesak saat laki laki itu berkata begitu kasar terhadap dirinya.


"Apa kamu lupa Devan, malam di mana kamu menyentuh ku? . Sejak saat itu ayahmu belum pernah menyentuh ku lagi, di berada jauh dari ku hampir satu pekan dan aku hanya berhubungan dengan mu apa kamu lupa? " Ucap Kayla mengingat kan kembali Devan dengan kejadian dimana mereka berhubungan intim.

__ADS_1


Devan menggeleng kan kepalanya tersenyum sinis menatap Kayla yang yang berkata dengan air mata yang menetes, Devan merasa tidak percaya dengan ucapan Kayla.


"Apa dengan begitu aku percaya jika bayi itu anakku? "


"Terserah Devan, lepaskan aku jika kamu tidak percaya itu urusan mu. " Kayla mendorong Devan dengan keras kemudian pergi meninggalkan lift dimana Devan masih diam membisu.


"Apa bener bayi itu anakku? " Gumam Devan menatap kepergian Kayla.


Wanita itu berlari cukup kencang meninggalkan rumah sakit dan masuk kedalam mobil dimana supit pribadi keluarga Wilson sudah menunggu, Kayla masih diam sembari menyeka air matanya.


"Nyonya ada apa? " Gumam satpam itu.


"Antar saya pulang pak. " Hanya itu yang terdengar dari mulut Kayla.


Supir itu mengerti kemudian melanjutkan perjalanan mereka menuju rumah, sepanjang perjalanan Kayla hanya diam menatap keluar jendela mobil dan sesekali menatap perutnya.


Dia tidak berkata bohong jika bayi yang sedang dia kandung itu adalah anak dari Devan bukan anak Federick, karena suaminya itu tidak menyentuh nya sama sekali selama sepekan jadi tidak mungkin dia hamil anak Federick.


"Aku merasa bersalah sama kamu mas, anak ini harusnya menjadi kado terindah pernikahan kita. Tapi anak ini bukan hadiah tapi suatu kebohongan dimana aku telah berhianat. " Batin Kayla begitu menyesal.


DRDRDR


Ponsel Kayla bergetar kemudian menatap nama yang tertera disana.


"Mas Federick? " Gumam Kayla.


📞Hallo sayang?


📞Hallo mas, ada apa?


📞Kamu dimana sekarang?


📞Aku sedang dalam perjalanan pulang, ada apa?

__ADS_1


📞Dari mana kamu, kenapa tidak memberi tahu mas jika ingin pergi keluar?


📞Aku dari rumah sakit mas.


📞Kamu sakit sayang?


📞Tidak mas, nanti aku akan jelaskan semua dirumah.


📞Baik lah, mas akan pulang lebih cepat jaga dirimu baik baik.


📞Baik mas.


Kayla menyimpan kembali ponselnya di dalam tas selmpeng miliknya hatinya ragu saat harus berkata jika dia sedang mengandung anak Federick, tapi tidak mungkin dia memberi tahu Federick jika ini adalah anak Devan.


"Nyonya tau suatu kejujuran akan lebih membuat mu tenang dari pada sebuah kebohongan. " Ucap supir yang sudah berusia lanjut itu.


"Maksut pak Dimas apa? "


"Saya hanya memberi saran nyonya, jika memang ada sesuatu yang mengganjal dihati sebaik nya nyonya berkata jujur di mana sebuah kejujuran itu akan membuat mu lebih baik. Ketika kita menyembunyikan sesuatu mulut bisa berbohong tapi mata dan hati tidak akan pernah bisa. " Ucap supir itu yang bernama Dimas.


"Jadi apa aku harus memberi tahu sesuatu yang nantinya akan menghancurkan dua orang sekaligus pak? "


"Kebohongan juga akan menghancurkan segala nya nyonya. "


Kayla diam meresapi setiap saran dan ucapan pak Dimas yang seperti nya tahu jika dia sedang bimbingan dan menyembunyikan sesuatu, Kayla menarik nafasnya dengan berat sebelum pak Dimas membuka pintu mobil agar dirinya bisa keluar.


"Terima kasih pak Dimas. " Ucap Kayla sebelum meninggal pria paru baya itu.


Pak Dimas menatap Kayla sedih bukan tanpa sebab pria itu tau hubungan terlarang anak majikan nya itu dengan ibu sambung nya, pak Dimas juga tau jika kehamilan Kayla bukan dengan Federick suaminya.


Federick dinyalakan tidak bisa memiliki seorang anak sejak sejak sebuah kanker menyerang tubuh nya 5 tahun lalu dan hanya pak Dimas yang tau akan maslah itu jadi tidak mungkin jika sekarang Federick bisa membuat Kayla hamil.


"Bagaimana nanti jika Federick tau jika anaknya memiliki hubungan spesial dengan I

__ADS_1


istri nya itu, entah kehancuran macam apa yang Tuhan takdir kan untuk mereka. " Gumam pak Dimas dalam diam.


Kayla masuk kedalam rumah yang nampak begitu sepi karena pelayan masih sibuk dengan pekerjaan mereka sendiri, sedang kan Andin sendiri sedang izin karena ada urusan keluarga di rumah nya membuat Kayla merasa seorang diri dirumah yang begitu besar dan megah itu.


__ADS_2