ISTRI AYAHKU MANTANKU

ISTRI AYAHKU MANTANKU
Menikah


__ADS_3

Celline langsung masuk kedalam kamarnya mengganti pakaian nya dengan baju tidur yang menutupi semua tubuh nya, gadis itu nampak diam memikirkan apa yang baru saja terjadi.


"Kenapa gue sampek mendesah sih.. " Rutuk nya merasa bodoh.


Celline mengelamkan kepalanya dibawa selimut tebal kesayangannya, merutuki kebodohan dan juga kecerobohan nya sendiri yang membuat Nando sampai menyentuh nya.


"Gue malu.. " Pekik Celline pelan.


Gadis itu nampak tidak tenang bergerak kesana kemari mengingat betapa bodoh nya dirinya menerima setiap sentuhan Nando, dia juga sempat memuji ketampanan nya.


"Gak gak boleh, gue cuman suka sama Aldo dan gak ada orang lain yang boleh masuk kedalam hati gue ngegantiin Aldo. " Gumam Celline mengeleng kan kepalanya dengan keras.


Malam kian larut mata gadis cantik itu kian sayu menahan kantuk yang semakin berat, tak terasa matanya terpejam dengan sempurna dan terlelap kedalam mimpi.


***


Devan menatap Kayla yang terlelap di kamarnya dengan diam kemudian mendekati gadis itu lalu duduk disamping nya.


"Kamu tau Kayla apa yang sudah kamu lakukan padaku, akan kau bayar dengan jauh lebih menyakitkan. " Ucap Devan menyingkirkan anak rambut di pipi Kayla.


"Lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu setelah ini, saat nya aku berbahagia di atas penderitaan mu. " Gumam Devan lagi sebelum meninggalkan Kayla yang masih tidur terlelap.


Devan meninggalkan Kayla masuk kedalam kamarnya yang bersebelahan kemudian kembali mengisap sebatang rokok yang dia tinggalkan, menatap layar ponsel nya yang nampak berbunyi.


"Tasya? " Seru Devan mengernyit kan kening nya.


📞 Devan, aku merindukan mu sayang.


seorang gadis bernama Tasya nampak menghubungi Devan dan menyapa nya dengan suara yang dibuat sensual.


📞Ada apa Tasya?


📞Aku merindukan mu tentu nya, kenapa kamu meninggalku di Singapura tanpa memberi tahu ku?


📞Datang lah, aku menunggu kedatangan mu di Indonesia jika kau merindukan ku.


Devan terus menghisap rokok nya sembari mengobrol dengan Tasya, dia punya rencana buruk dengan menyuruh Tasya datang menemui dirinya.


Tasya adalah gadis yang dia temui disalah satu bar ternama di Singapura dan selama disana Devan sering mengubungi Tasya untuk menemani nya dan juga melepaskan hasrat nya yang tertunda.

__ADS_1


Tasya sendiri bukan lah gadis biasa dia seorang anak dari pengusaha cukup terkenal di Singapura, hidup bebas membuat nya tidak peduli dengan pandangan orang orang tentang keluarga nya.


📞Baik lah jika itu keinginan mu, besok aku akan datang ke indonesia menemui mu.


📞Baik besok aku akan menjemput mu, aku juga merindukan kehangatan tubuh mu.


📞Kau memang tidak bisa melupakan servis ku yang begitu nikmat, kalau begitu sampai jumpa besok di bandara sayang.


📞Sampai jumpa Tasya.


Devan mematikan sambungan telepon nya kemudian mematikan puntung rokok yang tinggal sedikit itu, Devan tersenyum devil mengingat ide balas dendam nya pada Kayla.


Devan bahkan melupakan jika Kayla sedang mengandung anak nya kebencian teramat besar kini, hanya ada ide buruk yang akan dia lakukan pada Kayla.


Sinar mentari menyambut indah menyilaukan pandang Kayla yang masih tertidur lelap, Devan masuk ke dalam kamar Kayla lalu membuat tirai besar agar cahaya mentari bersinar terang.


Kayla mengerjabkan matanya perlahan kemudian membuka matanya menatap Devan yang menatapnya dengan tajam, seketika Kayla bangun dari tidur nya.


"Bagun lah, cepat pakaian baju ini. " Ucap Devan melemparkan paperback kepada Kayla.


"Apa ini? " Gumam Kayla membuka paperback dari Devan.


"Devan ayahmu, baru saja menalak ku kemarin bahkan ayahmu belum mengurus surat cerai dan kau ingin aku memakai kebaya dan menikah dengan mu. Apa kau gila? "


"Aku tidak peduli dengan setatus mu, lagi pula aku akan menikah dengan mu secara sirih sampai semua surat dari pengadilan selesai, lagi pula aku sudah meminta pengacara ku untuk mengurus nya. "Ucap Devan meninggalkan Kayla yang tertegun dengan ucapan Devan yang begitu mudah.


"Devan... "


Devan menghentikan langkah nya berbalik menatap Kayla yang masih duduk memandang dirinya.


"Apa ini salah satu rencana mu balas dendam dengan ku, apa kamu benar-benar sudah membenci ku Devan? " Gumam Kayla lirih.


Devan hanya diam mendengar ucapan Kayla yang hampir tak terdengar itu, hatinya bergetar setiap menatap Kayla meski dirinya membenci gadis yang dulu amat dia cintai.


"Cepat pakai itu, sebenar lagi penghulu akan datang." Ucap Devan benar-benar meninggalkan Kayla.


Air mata Kayla jatuh begitu saja dadanya begitu sesak setiap mengingat perbuatan Devan yang begitu kasar dan sesuka nya.


"Kamu benar-benar sudah berubah Devan. " Gumam Kayla lirih.

__ADS_1


Devan masuk kedalam kamarnya yang berada di samping kamar Kayla di lantai dua,rumah besar itu masih kosong karena Devan memang belum mengisinya.


Devan memakai jas hitamnya sembari menatap pantulan dirinya di cermin, tidak ada senyuman yang terlukis diwajah tampan nya itu hanya ada opsesi dan luka yang terlihat.


"Harusnya ini menjadi pernikahan yang membuat kita begitu bahagia Kayla, seperti janji kita 3 tahun lalu. " Gumam Devan.


Devan sudah siap kemudian keluar dari kamarnya untuk menemui penghulu yang sudah dia siapkan untuk menikah kan dirinya dengan Kayla, hanya sebuah pernikahan sederhana yang hanya akan mengikat mereka berdua.


Devan menuruni anak tangga perlahan melihat seorang penghulu yang sudah berusia lanjut itu dengan beberapa saksi yang dia sewa untuk menemani pernikahan ini, tidak ada yang istimewa dalam pernikahan mereka.


Devan juga hanya memberi sebuah kalung yang dikembalikan oleh Kayla beberapa waktu lalu, kalung yang begitu diinginkan oleh Kayla yang hanya ada satu di dunia.


"Selamat pagi pak Devan.." Sapa mereka berjabat tangan dengan Devan.


"Selamat pagi Terima kasih atas kehadiran kalian semua, silakan duduk kita tunggu membelai wanita nya dulu. " Ucap Devan mempersilahkan mereka duduk.


"Pak Devan, bisa saya bertanya sesuatu? "


"Tentu."


"Setatus ibu Kayla masih sah istri dari pak Federick apa kah tidak lebih baik jika menunggu sidang perceraian mereka dulu. "


"Tidak, pernikahan harus terjadi hari ini juga. "


"Tapi... "


"Saya menyuruh anda datang kemari untuk menikahkan saya dengan Kayla,bukan malah bertanya tentang hal yang tidak penting. " Ucap Devan dengan datar hingga membuat penghulu itu terdiam.


"Baik lah, pak Devan. "


Tak lama Kayla menuruni tangga dengan baju kebaya yang begitu pas melekat di tubuh nya poles natural pun sudah membuat nya terlihat begitu cantik, Devan terpanah menatap Kayla yang berjalan pelan menatap nya.


"Cantik sekali pengantin itu, pantas saja pak Devan ingin cepat menikah dengan nya. " Bisik seorang pria dengan teman-temannya.


Devan seketika mengalihkan pandangannya dari Kayla sembari berdehem sedikit keras membuat mereka yang berisik tentang dirinya menjadi terdiam dan takut melihat sorot mata Devan yang begitu tajam.


"Harusnya aku bahagia bisa menikah dengan mu Devan, tapi kenapa rasanya kini berbeda karena kamu menikah dengan ku bukan karena dasar cinta lagi tapi kebencian mu padaku. " Batin Kayla yang melihat Devan mengalihkan pandangannya.


"Baik semua sudah siap, mari kita mulai. " Ucap pak penghulu.

__ADS_1


__ADS_2