
"iya ayah" kata aisyah pada pak danang.
Setelah diperbolehkan aisyah langsung masuk kedalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi aisyah tidak melakukan apa apa dia hanya berharap pria yang akan menikahinya tidak datang dan pernikahan batal.
Semoga saja anak pak danang tidak datang dan pernikahan ini batal. ( kata aisyah dalam hati )
Tidak lama di kamar mandi,aisyah keluar dengan tersenyum karna anak pak danang belum datang. Saat aisyah baru saja duduk di samping bu ening dan bu iqa tiba tiba pintu rumah sakit terbuka.
" permisi" kata pria itu saat membuka pintu.
"masuk" kata pak danang.
" pernikahan bukan main main ayah, ini terlalu cepat, Aku tidak mengenal calonku dan begitupun dia" kata pria itu yang tidak lain adalah arya.
" lihatlah gadis yang ada di sana" kata pak danang sambil menunjuk ke arah aisyah.
" Apa dia calon ku?" kata arya.
" ya, segeralah menikah dengannya sekarang atau aku tidak akan mau melihat wajahmu walaupun aku mati sekalipun" kata pak danang menatap tajam arya.
__ADS_1
" baiklah" kata arya lalu duduk di bangku depan penghulu di samping ranjang pak danang.
Aisyah yang melihat itu merasa hatinya kacau, dia sudah bahagia karna aisyah pikir arya tidak akan datang. Sedangkan sekarang aisyah melihat arya sudah duduk di depan penghulu yang sudah siap menikahkan mereka.
"kemarilah nak,pernikahan akan di mulai" kata pak danang.
Tanpa menjawab aisyah bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju bangku yang ada di samping ranjang pak danang.
Setelah aisyah sampai di samping ranjang pak danang aisyah langsung duduk di samping bangku yang arya duduki. Setelah aisyah duduk pak penghulu menanyakan mas kawin kepada arya.
"Mas kawin apa yang di berikan dari pihak pria untuk pihak wanita?" tanya pak penghulu.
" baik lah mari kita mulai, silahkan wali dari pihak wanita duduk di sini untuk menikahkan calon pengantin" kata penghulu.
"baik pak" kata pak hermawan lalu duduk di samping penghulu.
" silahkan mempelai pria dan wali dari pihak wanita saling menjabat tangan.
Setelah mendengar apa yang di ucapkan penghulu arya langsung menjabat tangan pak hermawan lalu menarik nafasnya dalam dalam. Saat aisyah melihat pak hermawan dan arya berjabatan tangan, hatinya benar benar merasa sangat sedih karna sebentar lagi akad nikah akan di mulai.
__ADS_1
"silahkan pak,mulai ijab kabulnya" kata penghulu kepada pak hermawan, lalu pak hermawan menganggukan kepalanya.
" Ananda arya baihaq bin danang baihaq saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan putri saya yang bernama aisyah rahmawati binti hermawan suprapto dengan maskawin berupa emas dibayar tunai" ijab kabul dari pak hermawan.
"saya terima nikah dan kawinnya aisyah rahmawati binti hermawan suprapto dengan maskawin yang tersebut dibayar tunai" kata arya.
" bagaimana para saksi? sah?" ucap pak penghulu.
" sah" jawaban semua orang yang ada di dalam ruangan itu secara bersamaan.
setelah kata sah terucap pak penghulu membacakan doa untuk kedua mempelai.
Setelah doa selesai tiba tiba aisyah pingsan di bahu arya, semua orang panik kecuali arya.
" aisyah bangun nak,kamu kenapa?" kata bu ening panik dengan mengelus kepala aisyah.
" tenang,bu ening jangan panik"kata bu iqa menenangkan bu ening.
" semua nya jangan panik, arya angkat istrimu ke UGD!" kata pak danang dengan nada tinggi.
__ADS_1
" baiklah ayah akan ku bawa dia ke UGD" kata arya dengan muka masam.