
sifha di kantor sugeng masih memohon pada sugeng untuk mengatakan alasan yang sebenarnya .
"sugeng katakan padaku ."ucap sifha.
"sifha .aku hanya bisa bilang selamanya aku mencintaimu .kembalilah ke sampingku .semuanya aku tidak mau ."ucap sugeng .
"sugeng aku juga sudah katakan .ini tidak mungkin "ucap sifha.
"baik kalau tidak mungkin .jangan memohon padaku untuk berhenti."ucap sugeng.
"sugeng ...
"sudahlah sifha .jangan karena masalah ini kita bertengkar .berbinis memang mengandalkan kemampuan .siapa yang mampu dia yang menang benarkan ."ucap sifha.
"baik. kalau kau bersikeras lakukan itu aku tak kan tanya .tapi yang ingin ku katakan .aku pasti akan membantu jonsen ."ucap sifha .
"tunggu dulu ."ucap sifha.
"masih ada masalah apa ."tanya sifha .
"aku lihat dirimu begini aku tidak tega .aku antar kamu pulang ."ucap sugeng.
"tidak perlu aku bisa naik taksi pulang ."ucap sifha.
"sufha.
"jangan pegang aku ."ucap sifha.
"bagaimanapun kita masih sahabat .anggap ini yang terakhir aku antar kamu pulang .biar aku tenang .sifha sekali ini saja ku mohon ."ucap sugeng .
"terimakasih."ucap sifha.
"sementara jonsen masih bimbang dengan hatinya .dia mondar mandir di luar menunggu sifha dengan cemas.
"tidak mungkin.dia istri yang baik .ibu yang baik .semua masalah dia lakukan untuk ku .dia tidak mungkin mengkhianatiku ......aku tak percaya ."ucap jonsen .saat jonsen membalik kan badan .jonsen melihat sebuah mobil berhenti .jonsen kembali sembunyi .
"sifha belum sampai kenapa berhenti di sini ."tanya sugeng.
"rumahku di depan itu .kamu parkir terlalu dekat tidak baik .."ucap sifha.
"sifha...
__ADS_1
"apa pun tak perlu bicara .pertimbangkan apa yang baru ku katakan tadi ."ucap sifha dan keluar dari mobil.
"sifha "teriak sugeng .sugeng ikut turun dari mobil .
"ada masalah apa ."tanya sifha.sugeng jalan mendekati sifha.
"aku juga ingin katakan satu kata .sifha selamanya aku mencintaimu ."ucap sugeng dan pergi meninggalkan sifha .jonsen yang mendengarnya hanya melenggong.
keluarga jonsen sedang berkumpul di ruang tamu .
"kakak ipar ."sapa yulia .
"eh pa ma .kalian semua berkumpul.."ucap sifha.
"kakak ipar kamu pasti belum makan aku ada sisihkan nasi dan lauk .kamu mau sekarang makan apa tunggu mas ipar makan bareng ."u"ap yulia.
"jonsen belum pulang ."ucap sifha.
"kamu istri orang .suami sendiri pulang atau belum tidak mengerti .lantas kamu tidak melihat jonsen ."ucap nyonya yuni.
"tidak melihat ntmya ."ucap sifha.
"dia di luar menunggumu ."ucap nyonya yuni.
"ma mas jonsen bilang ke luar jalan jalan .tidak ngomong nunggu kakak ipar ."ucap joni.
"luar berapa luas atau terbang ke langit ."ucap nyonya yuni
"jonsen di luar .kalau gitu melihat sugeng antar aku tidak ya ."gumam sifha dan hati.
"mas ipar ."ucap yulia sifha menatap jonsen yang berdiri di pintu .
"jonsen kamu ke mana saja .apa tidak bertemu dengan sifha ."ucap nyonya yuni.jonsen menatap sifha dengan wajah datar.
"tidak melihat ."ucap jonsen dan melangkah pergi naik ke lantai atas.
"yulia menyisihkan nasi dan sayur .kalian suami istri makan berdua ."ucap tuan jonatan .
"aku tidak lapar ."jawab sifha
"pa aku tidak lapar ."ucap jonsen sambil menatap sifha.
__ADS_1
"ha kalian tidak lapar sayur dan nasi bagaimana ."ucap yulia
"eh yulia tidak apa apa sayur dan nasi biar aku simpan .nanti kalau jonsen lapar biar aku panasi ."ucap sifha.
"aku bantu ."ucap yulia .sifha berjalan di belakang jonsen dan berhenti sebentar di samping jonsen .jonsen membuang wajahnya .sifha melangkah ke dapur jonsen menatap kepergian sifha.tuan jonatan menyaksikan keduanya.
"jonsen ."pangil tuan jonatan .
"eh pa ."jawab jonsen dan duduk di samping tuan jonatan.
"apa kamu mencemaskan masalah kantor ."tanya tuan jonatan .
"he .
"sekarang mumpung kalian bertiga kumpul di sini .papa ingin katakan sesuatu ."ucap tuan jonatan.
"pa ,ada masalah apa."tanya jonsen .
"pa ,setelah kejadian masalah ini papa tau kesehatan badan sudah tidak seperti dulu lagi .pa sudah tua .tidak sekuat dulu .papa pikir kantor papa serahkan pada kalian tiga bersaudara untuk mengelolanya ."ucap tuan jonatan .jonsen menatap jodi dan joni .
sifha datang membawakan teh untuk jonsen .
"jonsen ini teh kamu ."ucap sifha.
"sifha kamu juga duduk dengarkan papa bicara."ucap tuan jonatan .
"oh ."jawab sifha dan duduk di samping jonsen .
"jonsen apa kamu sudah melacak siapa yang bertanggung jawab perusahaan brenda."tanya tuan jonatan .
"pa ,aku sudah melacak nya .dia bernama sugeng ."ucap jonsen sambil menatap sifha .
"sugeng ."ucap tuan jonatan .ia menatap istrinya dan sifha.
"pa ,siapa sugeng .kenapa kalian punya aura seperti ini ."tanya joni.
"ahh sugeng .dulu juga karyawan di perusahaan kita .dia seseorang yang berbakat .dulu perusahaan juga berniat membimbingnya ."ucap tuan jonatan .
"perusahaan ingin membimbingnya tapi malah merebut bisnis perusahaan .di dunia ini masih ada orang yang tak berperasaan ."ucap nyonya yuni.
"ahh persaingan dalam bisnis memabg begitu .udah sewajarnya .tapi aku curiga hampir semua bisnis perusahaan .pasti ada masalah dengan orang kantor ..."ucap tuan jonatan .jodi dan yulia saling lirik .
__ADS_1
"