
Badan shiren telah tak bertenanga ,mata juga sudah tertutup .
"mama...
"shirennn ...."joni merengkuh kepala shiren di bahunya .tangisan joni dan zaskia memenuhi ruangan .nining tak mampu mengeluarkan suaranya .ia hanya menenangkan zaskia .
Sementara sajiko kepikiran .paulin tidak punya orang tua .sifha mengusulkan untuk tinggal di rumah nya .biar ibunya yang merayakan pernikahan paulin .tapi di tolak karena ayah sifha meninggal belum ada satu tahun .sajiko menatap paulin .
"bude , aku tidak punya maksud lain .begini saja sehari sebelum menikah aku tinggal di hotel .yang penting ada sifha yang membantuku pakikan gaun pengantin . Dan mempelai laki laki jemput aku ke sana ."ucap paulin .
"iya benar ,maaf tadi aku tidak kepikiran .."ucap sifha .
"sifha terimakasih ."ucap paulin .kebahagiaan paulin sedikit sirna setelah dengar nyonya yuni akan kembali merayakan pernikahan mereka .yang membuat sedih sajiko hanyalah joni .
"joni selama ini sibuk di rumah sakit menjaga shiren . Suasana hatinya juga tidak bagus ,maksudku..
"eh sifha ,kalau suasana hatinya tidak bagus tidak usah datang dia di rumah sakit keluar masuk tidak nyambung ...
"paulin ."sajiko mendorong paulin menjauhi sifha .sifha sedikit sedih dengar jawaban paulin .
Sajiko menyuruh sifha untuk duduk . Dan menjelaskan pada paulin .joni di rumah sakit bukan karena sakit hanya menjaga orang sakit
"kalau joni tiga bersaudara menghadiri pernikahan sugeng .pasti akan bahagia ."ucap sajiko .
"bude kalau memang begitu aku tidak ada masalah , silahkan putuskan ."ucap paulin , sajiko tersenyum mengangguk .
"paulin ,beberapa hari lagi kamu dan sugeng dah menikah .kok kamu masih panggil aku bude , rubahlah panggilan kamu ."paulin senyum malu malu .
"aku ingin dengar kamu panggil aku ibu ."ucap sajiko .
"iya paulin , belajarlah untuk memanggil , panggil sekarang ."tambah sifha .
"ibu , hahahaha..."paulin dan sajiko tertawa bersama .sajiko ingin pergi ke rumah lama merubah emas emsan nya untuk di jadikan cincin baru untuk paulin .
"bude ..tidak usah repot repot aku tidak suka emas ."ucap paulin .tapi ia bahagia saat sajiko ingin pesan cincin yang besar untuk nya .
" benarkah ."tanya paulin.
"ya sugeng pesan padaku , harus belikan kamu cincin lebih besar lebih bagus ."ucap sajiko..
"tidak perlu , kecil saja sudah bagus ."tolak paulin .
☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️ KRIIIIIIIIIING ....
"Biar aku terima ."ucap sifha dan berdiri ke arah telepon.
"hallo..
"...."
"haa shiren ."ucap sifha membuat sajiko berdiri mendekat .
"shiren kenapa ."tanya sajiko .
"hahhhh......"sifha mendesah dan melwtakkan gagang telepon nya .
"apakah shiren ..."sifha mengangguk .paulin panik .
" sugeng kamu dengarkan jonsen tidak salah ."ucap tuan jonatan masuk ke rumah bersama sugeng dan jonsen .
"benar jonsen sudah pengalaman ."ucap sugeng .
"kamu menyindir ku ."ucap jonsen .
"tidak maksud aku ..."mereka bertiga diam melihat ketiga wanita yang diam membeku di ruang tengah dengan sifha yang menyanga dahinya .
__ADS_1
"kalian kenapa ."tanya tuan jonatan yang melihat sajiko dan sifha menahan tangisnya .
"ibu ,kenapa kamu kok nangis ."sugeng mendekati sajiko yang terduduk di sofa .
"shiren ....shiren ...sudah...."ucap sajiko yang bisa di pahami oleh mereka .tuan jonatan dan jonsen terperanjat .
"kenapa pada saat seperti ini ,terjadi hal ini .sajiko benerapa hari lagi sugeng akan menikah jangan kamu menangis ."ucap tuan jonatan .yang membuat wajah paulin tidak bahagia ..
"shiren ini anak yang baik dan jujur , meninggal di usia yang masih begitu muda .ngak tega sekali "ucap sajiko .
"ibu jangan sedih ."ucap sugeng dan memeluk sajiko .sugeng menatap keluarganya , karena adanya kejadian ini ,sugeng mengusulkan , untuk mengundur pernikahan . Muka paulin semakin di tekuk .
"tidak bisa , sugeng . Restoran udah di pesan , undangan juga sudah di sebar apa kau ingin menanggung malu yang kedua kalinya ."ucap tuan jonatan .
sajiko membenarkan ucapan tuan jonatan .kejadian jodi telah membuat malu .akan dia ulangi kembali .
"apa kau ingin membuat papamu malu lagi ." sugeng tak bisa apa apa semua orang mendukung untuk tetap.melaksanakan pernikahan .begitu juga sifha .
"semua orang mendukung mu , sugeng jangan bicara begitu paulin juga ada di sini . Dia akan sedih ."ucap sajiko ,sugeng menatap paulin sepintas .
"kalau sugeng ingin begitu , aku ngikut aja ."ucap paulin .
"tidak boleh ."ucap jonsen .hari baik telah di cari .walaupun shiren telah pergi .pernikahan harus tetap di laksanakan .akhirnya sugengpun menurut .
sigun dan jini menyerahkan kartu undangan kepada ibunya .
"siapa yang mau nikah ."tanya ibu sifha .
"kang sugeng ."ucap sigun .
"sugeng dapat mana ."tanya ibu sifha .
"teman sekolah kakak ipar , namanya paulin ."jawab jini .
ibu sifha berpikir dan ia pun ingat .ia kenal dan tau siapa paulin ibu sifha bilang , bagus sugeng dapatkan gadis itu .karena cantik dan pinter .
"ibu boleh aku datang menjenguk mamaku ."tanya jini .
"eh rumahmu mau adakan pernikahan ngapain ibumu tinggal di panti ."tanya ibunya sifha .
"aku tidak begitu jelas bu ada masalah apa ."ucap jini .ibu mertua jini mengira besan nya pasti tidak suka karena sugeng bukan anak kandungnya .sehingga tidak mau urus ,lari sembunyi ke panti .
"ibu ,kamu pasti begitu sembarang nuduh orang ."ucap sigun .
"hemm . Pernikahan ini sifha yang jodohkan ."tanya ibu sifha .
"iya , ibu bisa minta tolong jaga iwan , aku mau pergi lihat mama aku ."jini sangat bahagia ibu mertua mengakui dirinya menantunya dan putranya adalah cucunya..
Sifha segera pergi ke rumah sakit menemui nining .tapi nining telah mengurus segala administrasi rumah sakit .joni diam bagaikan mayat hidup ,mata melotot tak mau bicara .
Sementara jini dan sigun tiba di panti tepat saat nyonya yuni hampir jatuh .jini dan sigun segera menolongnya .
"ma kenapa mau tinggal di sini tidak beri tau aku ,"ucap jini .
"benar ma , kita kan bisa temani kamu ."ucap sigun .
"lihat mama bilang anak perempuan kalau dah menikah punya orang lain . Lihat sekarang tidak kan , mama saja yang pilih kasih hanya sayang pada mereka tiga saudara laki laki . Tidak tau kalau mama punya anak dan menantu yang baik ."ucap jini .
"iya kalian memang baik ."ucap nyonya yuni .
"maa ...ma .."jonsen datang dengan kalang kabut .
"ma aa ..
"jonsen ..kenapa kamu datang mau mengabari besok pernikahan sugeng kan .jangan cemas aku akan pulang besok malam .."ucap nyonya yuni .
__ADS_1
"selain masalah sugeng .ada masalah yang lain ...shiren ...
"shiren ..dia ..." nyonya yuni hampir limbung .ia menyalah kan dirinya sendiri .atas kejadian yang menimpa shiren .
"ma kamu jangan salah kan dirimu sendiri .kita juga berharap adanya keajaiban .tapi nyatanya takdir dia cukup sampai di sini ."ucap jonsen .
"kalau seumpana aku tidak kekeh inginkan nining .ini semua tidak akan terjadi ."ucap nyonya yuni .
"ma papa suruh aku ke sini memberi taumu .sekarang sifha sedang mengurus jenasah shiren . Nanti kalau pernikahan sugeng selesai kita baru kita sama sama bujuk dia ."ucap jonsen .
"jonsen joni adikmu .kamu harus bisa bujuk dia ."ucap nyonya yuni .
Sementara paulin pergi menemui sugeng ke kantor setelah pergi mencoba gaun pengantin .
"sugeng .".
"paulin kamu kok datang ke sini ."tanya sugeng .
"aku habis mencoba gaun pengantin .terus mampir ke sini , kamu sendirian di kantor . Apa ada yang prlu aku bantu ."ucap paulin .
"tidak ada .kita mau menikah apa ada yang perlu aku bantu ."tanya sugeng sambil membawa paulin ke sofa .
"tidak ada , sugeng apa kamu tidak merasa rumah itu sekarang jadi sepi . Sifha sibuk mengurus pemakaman shiren , bibikmu karena masalah shiren tinggal di panti .sehingga rumah tak ada orang jadi aku ke sini untuk membantumu ."ucap paulin .
Sugeng minta pada paulin untuk tidak mengurusi karir . Tapi paulin bilang tak seberapa bila di banding dengan sugeng .ia bilang dengan manja ingin jadi istri yang baik .sugeng tersenyum .
"paulin nanti malam kamu mau tinggal di hotel .sampai besok aku menjemputmu ya,."tanya sugeng .
"iya ..
"biar aku suruh sifha temani kamu ."ucap sugeng .paulin berdiri membelakangi sugeng .
"dia tidak pantas ."jawab paulin membuat sugeng terkejut .
"kenapa ,apa kamu tidak ingin sifha membantumu memaksi gaun pengantin ."tanya sugeng .
"sifha sekarang sedang mengurusi pemakaman shiren . Seluruh badan ada aura jelek dari kematian ."ucap paulan .
"memangnya kenapa ."tanya sugeng .
"kita mau menikah ,apa kah baik ..."tanya paulin .
"baik saja , sifha lakukan kebaikan .shiren sebatang kara . Joni sangat terpuruk dengan keadaan shiren kalau bukan sifha yang urus siapa lagi . aku dengar shiren di urus oleh pihak rumah sakit , jadi dia bersih ."ucap sugeng .
Paulin tersenyum dan meraih lengan sugeng ia dekap di dadanya .ia membenarkan ucapan sugeng tapi hati dia tetap tidak tenang ,
Cbaiklah kalau itu keputusanmu .biar aku bicara pada sifha ."ucap sugeng .
"terimakasih kamu tau , aku dan sifha sahabat baik .aku tidak tau bagaimana mau katakan ini ." paulin masih bergelayut minta pada sugeng agar menyampaikan itu pada sifha .
"nanti malam biar aku dan bude saja tinggal di hotel ."ucap paulin .
"baiklah ,besok aku akan datang tepat waktu ."ucap sugeng .
"hemm ."jawab paulin .
Sifha pulang ke rumah saat masuk kamar jonsen segera bangun ambilkan air untuk sifha .
"sifha ,kzmu pulang , capek ya , sini minum air dulu ." sifha menerima cangkir dari jonsen . Jonsen tahu sifha capek dan memijit bahu sifha .
"hari ini Ku benar benar capek .membantu joni mengurus shiren .aku kasihan melihat kisah kedua anak muda itu ."ucap sifha .
"sudah jangan sedih .o iya joni dan nining imut pulang tidak ."tanya jonsen .
"tidak mau dia masih ingin di rumah sakit ."temani shiren.
__ADS_1
"o iya apa kamu juga beri tau joni kalau besok sugeng menikah."tanya jonsen kembali .
"lihat joni seperti itu mana dia dengar apa kata kita .dia seperti robot ,mata terbuka seperti tak bernyawa ."ucap sifha sedih .