
Sugeng mengabulkan persyaratan paulin yang ingin masuk ke perusahaan alexsander .
"o o
"karena melihat dari kecerdasanku dan kecerdasanmu ,bila di satukan aku percaya ,alexsander akan semakin maju ."ucap paulin percaya diri .
"baik itu aku akan usahakan , apa afa lagi ."tanya sugeng .
"tidak , dua hal itu saja ." ucap paulin .
" kalau begitu ,aku ada masalah yang ingin ku katakan padamu ."ucap sugeng .
"kamu ada yang ingin kamu katakan padaku ."tanya paulin .
"paulin sifatku dan sifatmu sama keras . Kamu juga mudah bergaul . Dengan ibuku juga berjodoh . Tapi .
"tapi apa ..
"tapi ,pertamakali aku jatuh cinta kandas di tengah jalan
"tapi cinta itu sudah berlalu
"cinta ini aku tidak akan bisa melupakan nya dan padamu , takutnya aku tidak mampu .kalau begitu apa kamu bisa menerimaku ."paulin berpikir sebentar
"tidak apa apa , karena kamu dah bicara dengan jelas , aku bisa memahamimu ."paulin meraih tangan sugeng .
"apa lagi ,kasih sayang suami istri , bisa kita pupuk pelan pelan ,aku akan tulus padamu , agar kamu semakin mencintaiku .
Biar pernikahan kita ,di banding cinta di masa lalumu , akan lebih baik dan sempurna .
Lantas kamu tidak percaya padaku ."
Sugeng tak menjawab ia membalekkan badannya ."aku tidak percaya dengan diriku sendiri ,paulin aku hanya demi ibuku sehingga mau menikahimu ."gumam sugeng dalam hati .
"sugeng , sugengg ..
"haa "sugeng kaget dan membalek kan padan pada paulin .
"kamu mikirin apa ."tanya paulin .
"oh maksud aku .kamu begitu , apa tidak melelahkan kamu ."ucap sugeng .
"tidak ,apa yang lelah begitu saja ."ucap paulin tak berani menatap sugeng .
"baiklah kalau begitu aku pulang akan beritau ibuku , bagaimana ."tanya sugeng .
"semua silahkan kamu putuskan sendiri ." ucap paulin dan pergi tinggalkan sugeng .
"paulin , maaf ."gumam sugeng .
Ibu sifha memberi tau jini dan sigun .kalau uang pakde nya telah ia kembalikan .
" hari ini aku kembalikan uang pakde mu ,dia bahagia sekali .kelak kita tidak akan bertengkar lagi ."ucap ibu sifha .jini dan sigun juga ikut bahagia .
"aku kalau ingat masmu ke tiga , aku sakit lambung ."ucap ibu sifha .
"masku ke tiga kenapa ."tanya jini .
"aku mau ke kantor polisi untuk interogasi ,dia bilang padamu ,kelak agar tidak serakah ,cari keuntungan dengan jalan ini . Dia bilang di depan orang banyak . Muka tua ku ini mau taruh di mana . Gimana aku tidak marah ."ucap ibu sifha .
"ibu ,mas ketiga bilang tidak salah . Kamu yang serakah ."ucap sigun .
"hem kamu bilang apa , hoo bilang aku dah tua , mudah di tipu , orang bodoh ."ucap ibu sifha .
"bukan begitu ibu ....
"sigun ."jini menarik lengan suami nya agar diam . Jini tersenyum memuji ibunya agar tidak sedih .
"ibu ,kamu tidak bodoh , kamu lakukan ini untuk mencari uang , juga untuk kita .sekeluarga kerja keras .iya kan ."ucap jini merengkuh bahu ibu mertuanya sambil tersenyum .dan menyingul bahu jini .
__ADS_1
"hehe ya kamu pandai bicara , sigun lihat jini sekarang pinter bicara , begitu manja .tak seperti dirimu .kamu belajarlah sedikit dari jini .jangan seperti lihat ibu mertuamu menciut seperti udang . Sepatah kata tak berani bicara ."sigun hanya tersenyum dengar ucapan ibunya .
"ibu aku putramu lo ."ucap sigun .
"baik baik , jangan bicara itu . Sekarang jaga pabrik baik baik .aku ingin di rumah saja jaga cuxuku . Oh iya bicara cucu , mulai hari ini kalian harus kerja keras beri aku satu cucu lagi ." jini reflek memegang perutnya .
"ibu ,baik aku tau , Jangan cemas ,aku tidak hanya akan beri kamu satu , aku akan beri lebih untuk kamu gendong ."ucap sigun .
"he benarkah ."jawab ibu sifha .
"sigun ,tidak tau malu .kamu sendiri yang bilang ,tidak tanya aku mau lahirkan lagi tidak ."ucap jini .
"hee mana bisa tidak mau hamil .lebih banyak lebih baik .aku bisa menjaga .lihat sepasang tangan aku bisa merawat kalian berlima ."ucap ibu sifha .bertepatan dengan kedatangan sifha .
"ibu ...
"kak , kakak ipar ."ucap sigun dan jini yang langsung berdiri .
"hee .
"ibu aku dengar ibu angkat bilang , uangmu dah kembali ."ucap sifha .
"hee untung nya kali ini ibu angkatmu menolongku . Swbwnarnya aku ingin traktir dia , kamu juga tau aku tidak suka berhutang budi , aku sedih ."ucap ibu sifha .
"benar , kamu harus traktir ibu angkatku ,ibu aku kali ini pulang , mau tanya apakah kamu dah bisa memaafkan aku ."tanya sifha .ibu bisa mendongak menatap sifha .
"Memaafkanmu , kamu juga tau ibumu ini , marah tidak bisa lama , berlalu juga sudah biar berlalu . Tentu memaafkanmu , duduklah ." sifha tersenyum . Memandang jini dan sigun .
"ee tapi masalah sulan aku tidak tanggung jawab . Kalau dia pulang mau tidak maafin kamu , kamu sendiri putuskan ."sifha tersenyum merengkuh bahu ibunya .
"ibu aku tau .kalau kamu mau memaafkan aku ,aku jadi tenang ."ucap sifha tersenyum yang di ikuti oleh ibunya .
Sementara nining membawa teh untuk nyonya yuni yang sedang duduk di ruang tengah .
"bibik minum teh ."ucap nining .
"Terimakasih ....terimakasih ...sini duduk . Aku neri tau , Tadi bibik sudah telepon pamanmu . Sebenarnya rumah punya hutang berapa banyak .nanti paman jonatan yang akan bayar ."ucap nyonya yuni .
"tidak apa apa . Masalah di selesaikan sekalian . Biar kamu tidak cemas ,bibik juga tenang ."ucap nyonya yuni .
"bibik , kamu sungguh sangat baik padaku . Kelak gimana aku membayarnya .."ucap nining .
"kamu ingin membayarnya , boleh saja .."jawab nyonya yuni manggut mangut .
"bibik , aku pasti akan kerja keras cari uang ."ucap nining .
"kamu tidak usah pergi cari uang , kamu di sini saja temani bibik , jadi menantu bibik baik baik merawatku , begini saja itu sudah balasan yang baik ."ucap nyonya yuni
"bibik , niat baikmu aku tau , tapi shiren dan joni dia...
"ayaahhh ....shiren sudah pergi ...
"shiren pergi , kenapa dia pergi , bibik apa kamu pergi menemui shiren ...kamu bicara apa ."tanya nining .
"tidakk bibik mana mungkin bicara apa .aku juga tidak bertemu dengan nya . Dia yang telepon sendiri ...bilang apa ...dia tidak serasi ..yang pasti kamu tenang jalani hubunganmu dengan joni sudah ."ucap nyonya yuni .
"bibik..
"sudah , kamu dengarkan bibik ,tidak salah ya ." mereka menoleh dengar langkah kaki .
"sifha , kamu kemana saja ."tanya nyonya yuni .
"bude mencariku , mau mengatakan masalah paulin sama sugeng . Saya lihat lihat paulin ada niat sama sugeng ."jawab sifha .nyonya yuni menatap nining . Dan melangkah mendekati sifha .
"kalau memang ada niat , nanti kalau mereka dah menikah , pesan mama kamu masih ingat kan ."ucap nyonya yuni .
"baik aku tau . Kalau mereka dah menikah .pesan mama aku akan sampaikan ke paulin ."ucap sifha .
Malam tiba setelah semua kerjaan selesai , nining menemui sifha ke kamar nya sifha .
__ADS_1
"nining ,...
"kakak ipar ...
"sini masuk ."ucap sifha . Mereka duduk di sofa .
"mencariku ada masalah apa ."tanya sifha .
"tidak , beberapa hari ini kamu menjaga ku ,terimakasih banyak ."ucap nining .
"hemm ,keluarga sendiri ngomong gitu , ngak terlalu hambar ya , kenapa ada masalah apa . Katakan."tanya sifha lagi .
"kakak ipar , sudah jam segini joni belum juga pulang , tidak tau ada masalah apa sehingga lambat pulang . Aku tidak tenang ."ucap jini malu malu .Sifha mencerna ucapan nining .
"cemas kan joni , ada masalah apa ."tanya sifha .
"itu joni bilang janjian ketemu dengan shiren , aku takut di usir oleh shiren atau shiren tidak mau menemui joni ."ucap nining .
"oh begitu to...
"kakak ipar , begitu malam aku mau keluar bibik pasti tidak mengijinkan . Kakak ipar apa kamu bisa te.ani aku mencari joni ."ucap nining .
"aku juga tidak tau joni dimana , kemana kita mencarinya ."ucap sifha .
"aku tau dia di rumah shiren .aku juga tau shiren tinggal di mana ."ucap nining .
"kalau seumpama joni ada di rumah shiren .dan kita ke sana ,tidak tau , joni marah tidak ."ucap sifha .
"aku pikir joni tidak akan marah .karena dia tau pemikiran ku .sekarang tinggal shiren yang tidak tau ,jadi aku ingin menjelaskan padanya . Sebenarnya aku tidak punya maksud untuk menghancurkan hubungan mereka . Kakak ipar apa aku boleh merepotkanmu ."tanya nining .
"kalau begitu baiklah aku temani pergi ."ucap sifha .
"terimakasih kakak ipar ."jawab nining .
Sementara joni berada di depan pintu kontrakkan shiren .menunggu shiren kalau kalau dia kembali lagi .
"joni .."panggil nining
"ternyata kamu benar benar ada di sini ."ucap sifha . Joni menatap datar kepada mereka berdua .
"kamu di sini berapa lama ."tanya sifha .
"setelah mengurus majalah ibu besan ,aku ke kantor polisi sebentar dan datang kemari .antara jam empat atau jam lima ."jelas joni .
"ha jam empat atau lima sampai sekarang lima atau enam jam ."ucap sifha sambil melihat jam di tangan nya . Joni hanya mengangguk dengan tatapan kosong .
"kok kamu tidak masuk , apa shiren tidak ijinkan kamu masuk ."tanya nining , joni menoleh ke pintu .
"pindah tempat ."jawab joni .
"pindah tempat ."ucap sifha .
"semua barang barang nya dah dia pindahkan .aku juga pergi ke tempat penitipan anak ,zaskia juga dia bawa pergi ."ucap joni .
"kok begini ."tanya nining .
"sebenarnya hari ini aku janjian bertemu di taman .aku pergi beli cincin untuk tunangan . Karena ada masalah hingga terlambat ."joni mengaruk kepalanya .
"mungkin dia marah , dan pergi .."tambah joni .
"tunangan , kamu ,pasti karena aku ..."ucap nining .
"nining bukan ...karena kamu .."ucap joni.
"joni jangan bicara lagi . Aku tidak tau karena masalah aku , jadi runyam seperti ini . Aku minta maaf , seharusnya kamu biarkan aku di bawa pergi orang saja ..."ucap nining .
"nining ..jangan bicara begit . bukan hanya aku , mungkin orang lain yang melihat juga akan menolongmu . Aku tidak habis pikir , pemikiran shiren tidak sedangkal ini . Kenapa tidak dengarkan penjelasan aku , pergi begitu saja ."sifha hanya bisa menelan salivanya pelan.
" Kalau memang begini aku juga tidak bisa terima , aku bersamanya begitu lama , dia lakukan ini berati tidak percaya padaku ."ucap joni .
__ADS_1
"joni , ada satu hal , aku harus beri tau kamu ."ucap sifha .
"masalah apa ...