
Jonsen beri pelukan pada sifha .ia tau istrinya sangat lelah mengurus semua urusan keluarganya .dari yang kecil hingga besar sebagai menantu tertua di keluarganya .
"sifha lelahkan ."tanya jonsen .
"tidak , aku harus ganti baju dan temani paulin ."ucap sifha .
"sifha ,aku rasa tidak perlu , hari sudah larut ,lagian bibik sajiko sudah pergi menemani paulin ."ucap jonsen .
"mana ada mertua temani menantu ."ucap sifha .
"sifha , benar .kamu juga lelah , besok kamu juga masih banyak yang harus kamu lakukan .sekarang kamu istirahat dulu ya ."bujuk jonsen ...
"ya , besok aku masih banyak kerjaan .dan yang penting adalah pernikahan sugeng harus kita selesaikan .baru kita pergi temui joni ."ucap sifha .
"hemm ."ucap jonsen sambil memeluk sifha penuh kasih sayang .
sementara sajiko ia terpesona dengan kenyamanan hotel yang di pesan oleh paulin .
"ibu ,kamu kalau capek istirahat saja ."ucap paulin yang baru saja masuk ke kamar .
"tidak , duduk sini dulu ."ucap sajiko .paulin senyum malu malu ,sajiko menceritakan lagi awal mula pertemuan mereka .hingga tumbuh keinginan nya untuk menjadikan paulin sebagai menantunya .dan kini mereka benar benar akan menikah .
"ibu , aku tau kamu menyayangi dan mengasihiku .kalau aku dah menikah dengan sugeng , aku pasti bakk baik menjagamu ."ucap paulin . Sajiko tersenyum dan menyuruh paulin agar ceoat mandi dan istirahat .
"iya ,ibu besok aku mau merepotimu ,bantu aku memakai gaun pengantin ."ucap paulin .
"tidak usah kamu minta , tapi ibu tak pernah pakai gaun pengantin .kalau salah jangan kamu tertawakan ."ucap sajiko .
"ibu ngucapin terimakasih saja tidak sempat , mana mungkin aku tertawakan kamu ."ucap paulin .
"ya sudah kamu besok pagi pagi harus ke salon .cepat istirahat "ucap sajiko .paulin juga menyuruh ibunya untuk cepat tidur . Sajiko segera merebahkan tubuhnya .paulin menata selimut untuk sajiko .
"ibu selamat malam ."ucap paulin .
"selamat malam ."jawab sajiko .
Paulin sangat bahagia senyumnya terus mengembang , ia ambil gaun pengantin nya dan ia pas kan di deoan badan nya .
"bentar lagi aku jadi menantu alexsander , resepsi besok presdir pasti buat yang sangat meriah .Di depan sanak saudaranya dan teman teman nya . Aku pasti pengantin yang paling cantik .masa lalu yang tidak mengenak kan harus aku lupakan semua . Aku akan mulai dari awal dengan sugeng . Aku baru akan memulai drajat aku . Di banding dengan sifha satu kelas ."gumam paulin dalam hati .
Pagi tiba jonsen memasangkan bunga di dada tuan jonatan di ruang tamu .
"aku dah suruh bibikmu sajiko pulang pagi pagi .sampai sekarang kok belum pulang ."ucap tuan jonatan .
"pa , kamu jangan cemas ,bentar lagi pasti pulang ."jawab jonsen .
"sugeng mana ." tanya tuan jonatan .
"sugeng hari ini sebagai mempelai , biar dia dandan yang ganteng .dia di kamar di bantu jodi ."ucap jonsen .
"jodi mau membantunya ."tuan jonatan tak percaya .
"pa ,setelah kejadian yulia . Jodi berubah 100 % ."ucap jonsen .
"heh anak itu sudah dewasa ."jawab tuan jonatan .
Tak lama kemudian jodi keluar bersama sugeng .
"pa , mas jonsen pengantin pria datang ."ucap jodi .
"ehh sugeng ."ucap tuan jonatan .
"wah jadi pengantin kelihatan ganteng juga ."ucap jonsen .
__ADS_1
"mana ada , biasa aja , yang ku pakai semuanya jodi yang pilih ."ucap sugeng sambel menepuk bahu jodi .
"ya aku kan dah pengalaman waktu..
"jodi ."tuan jonatan memotong ucapan jodi , agar tidak meneruskan ucapan nya . Jodi minta maaf pada papanya . Sugeng bilang tidak apa apa .ia sangat berterimakasih jodi sudah mau membantunya .jodi merasa tidak enak .
"sugeng , masalah sudah berlalu . Jangan ungkit lagi . Aku ucapkan selamat padamu ."ucap jodi mengulurkan tangan pada sugeng .sugeng menyambutnya dengan senyum bahagia .
"terimakasih banyak ."ucap sugeng .jonsen ikut tersenyum dan mengucapkan selamat juga . Sifha melihat mereka dari tangga ke tiga saudara bersatu .
"jonsen , pa , aku mau ke hotel dulu . Bantu pengantin perempuan pakai baju pengantin .dan jemput bude pulang . Mempelai pria ingat tiba waktunya cepat jemput mempelai nya ya ."pesan sifha .sugeng mengangguk dan sifha pun pergi .
"sugeng , bentar lagi aku temani kamu jemput mempelai , jodi kamu mau ikut tidak ." tanya jonsen .
jodi tersenyum dan minta maaf .dia pernah gagal dalam pernikahan di tambah masalah yulia ia takut ,akan mempengaruhi mood sugeng .
"maaf kan aku , Tidak bisa temani kamu pergi , biar mas jonsen saja yang temani ."ucap joni yang membuat jonsen dan sugeng bingung .tapi tuan jonatan membenarkan ucapan jodi . Sugeng tetap mengucapkan terimakasih.yang iya sesalkan hanya joni .tidak bisa hadir di penikahan nya .
"maafkan dia , kalau dia dah kembali aku akan suruh dia menjamumu ."ucap tuan jonatan .
"jangan , kalau dia pulang biar aku aja yang menjamu ."ucap sugeng . Jonsen menengahi mereka berdua dan mengajak nya untuk menjemput mempelai perempuan .
Sementara paulin sudah memakai gaun pengantin nya .ia duduk di depan meja rias sajiko berdiri di belakang nya memuji kecantikan dia ..
"biasa ibu , karena tiap kerja tidak dandan seperti ini ."ucap paulin .
"baiklah sekarang kamu pakai tudung kepalamu ."ucap sajiko tapi tiba tiba bel pintu berbunyi .sajiko membuka pintu .
"bude ."sapa sifha paulin sedikit marah mendengar suara sifha .
"sifha ."sapa sajiko .sifha mendekat pada paulin mengutarakan niatnya .
"aaa...."teriak paulin lihat sifha meraih kudung nya .sifha terkejut dan kudungnya jatuh .
"sifha ," sifha menghentikan gerakan nya yang ingin memasang kudung di kepala paulin .
"Apa sugeng tidak mengatakan sesuatu padamu ." tanya paulin .
"tidak ada , aku tadi juga ketemu dengan nya , dia tidak bilang apa apa ."ucap sifha paulin berdiri dari duduknya .
"sifha biar bude saja yang pasang kudungku ." ucap paulin . Sifha salah paham ia mengira paulin sungkan pada dirinya untuk memasangkan kudung nya . Sifha tidak punya pikiran lain .
"benar paulin biar sifha yang pasang , ibu tidak bisa ."ucap sajiko .paulinpun menurut dengan wajah tidak suka .
"sudah ini kamu pakai dulu gelang kalung dan cincinnya ."ucap sajiko.
"ibu tidak usah aku tidak suka perhiasan ucap paulin ."sajiko .
"tidak boleh pengantin harus pakai ."ucap sajiko . Sajiko memakaikan gelangnya .
"paulin ini tanda kasih sayang ibu mertuamu ."ucap sifha sambil memasangkan kalung di leher paulin .
"lihat ini cincin yang aku pesan sendiri , bagus tidak ."paulin tersenyum kecut melihat cincin pemberian sajiko .
Ting tong .....sifha pergi membuka pintu .sugeng telah berdiri di depan pintu .
"hai ...selamat ya selamat ..."ucap sifha .
"sifha .."sapa sugeng .
"mempelai dah berdandan cantik menantimu menjemputnya ."ucap sifha di balas senyuman oleh sugeng dan jonsen .sugeng terseyum menatap paulin .yang tersenyum malu .
" sugeng kenapa melongo , ayo cepat berikan bungamu ."ucap sajiko .
__ADS_1
"baiklah bude kita pulang tunggu mereka di rumah ."ucap sajiko . Sajiko pulang bersama sifha , jonsen masih menemani sugeng .ia mengucapkan selamat dan memberinya amplop .
"jonsen kenapa kamu memberiku amplop ."ucap sugeng .
"harus , tapi kamu harus kasihkan itu ke mempelai perempuan ."ucap jonsen .
"jonsen....
"eee panggil mas ."ucap jonsen pada paulin .
"mas jonsen ...
"aku dan sugeng saudara , kamu dan sifha sahabat karib . Baiklah waktunya sudah hampir tiba .kita harus berangkat ."ucap jonsen.
Sementara nining menatap tempat shiren bersemayam . Dalam hati ia berucap , walaupun dia telah meninggal ia tak mungkin menikah dengan joni .tapi ia berjanji akan tetap merawat zaskia .
"joni ."sapa nining melihat joni keluar bersama zaskia .
"sudah bulatkah keputusan kamu ."tanya nining .
"ya lebih cepat lebih baik , biar shiren juga baik baik istirahat . "ucap joni .nining menuntun zaskia untuk pergi .
"aku mau mama , aku mau mama ."ucap zaskia .
"zaskia ,anak yang penurut , dengarkan aunty , mamamu telah pergi ke tempat yang jauh . mulai sekarang aunty dan uncel yang akan merawat dan menjagamu ya ." ucap nining ,joni juga menatap sedih pada zaskia .
Ibu sifha datang ke rumah alexsander bersama sigun .karena jini menemani nyonya yuni .
"pak besan selamat selamat ."ucap ibu sifha .
"terimakasih , kok jini tidak ikut ."ucap tuan jonatan .
"oh jini menemani mamanya , apa dia tidak pulang ." tanya ibu sifha .
"oh yuni tidak bilang padaku ,kakinya yuni keseleo ,di tambah masalah shiren jadi dia tidak bisa pulang ."ucap tuan jonatan .Ibu sifha menatap jodi .
"jodi ...
" ibu besan ."sapa jodi canggung . Ibu sifha dahbmelupakan jodi tidak mau nikahi sulan .tapi ia berharap membantunya mencari sulan .jodipun berjanji akan mencari sulan .sesuai pesan nya .
"jodi hari ini hari pernikahan sugeng .kalau tid...
"ibu ,hari ini hari bahagia jangan bahas itu .bahas lain kali ."ucap sigun .
"baiklah , eh pak besan pengantinnya dah hampir sampaikan ."ucap ibu sifha .
"iya ." tuan jonatan menatap jam di tangan nya . Silahkan duduk dulu ."ucap tuan jonatan .merekapun pergi duduk tak lama kemudian datang sajiko dan sifha .
"bu besan kamu dah datang ."sapa sajiko .
"selamat selamat ."ucap ibu sifha pada sajiko .
"ya mempelai akan segera datang ."ucap sajiko dan duduk di samping tuan jonatan .
"sifha kenapa kamu pakai baju seperti ini ." tanya ibu sifha .
"aku pakai begini saja , aku jadi mak jomblang ."ucap sifha .
"ya bagus sih .tapi lihat tanganmu kosong .pakailah cincin pemberian jonsen yang besar itu ." ibu sifha memaksa tak paham dengan kode raut wajah sifha .akhirnya sifha mengalah dan pergi untuk ambil .
Mereka berbincang bahagia tak lama kemudian terdengar suara mempelai telah sampai . Paulin duduk di pelaminan .
"sugeng pasangkan cincin pernikahannya ."ucap sajiko .sifha datang membawakan kotak cincin .mata paulin melotot saat melihat cincin permata putih di jari manis sifha . sementara cincin paulin mas kuning permata merah . Sajiko membanggakan diri pada ibu sifha bila cincin itu ia yang memilihnya . Sekali lagi paulin memandang cincin yang melingkar di jari manis sifha .yang sedang menyisihkan rambutnya . Muka pauli benar benar masam
__ADS_1