ISTRI DARI AYAH

ISTRI DARI AYAH
IDA 372


__ADS_3

Sifha berada di rumah sakit untuk mengambilkan obat sajiko ia menayakan tentang obat kanker hati .


"siapa yang punya kanker hati , ibu sajiko tidak punya penyakit kanker hati kamu sendiri yang telah menukar hasil cek kesehatan dengan orang lain . Lihat ini hasil cek kesehatan ibu sajiko . Gula darahnya terkontrol dengan bagus ." ucap suster pada sifha .


"maaf ," ucap sifha dan mencari alasan sehingga salah ambil hasil cek kesehatan . Sifha pergi meninggalkan rumah sakit setelah menerima obat dan surat cek kesehatan sajiko .sifha mengingat ingat apa yang di katakan paulin .


"ini semua ulah paulin . Bagaimana bisa dia lakukan ini semua .aku harus cari paulin tanya dengan jelas ."ucap sifha .


Sementara sajiko sedang merawat nining yang masih pingsan di temani joni dan tuan jonatan . Sajiko mengeringkan rambut nining yang terbaring di tempat tidur .


"joni kamu lihat mau di panggilkan dokter tidak ."tanya tuan jonatan .


"pa tidak usah kamu jangan cemas . Bibik kamu istirahat saja nining biar aku yang jaga ."ucap jini .


"kamu juga basah semua ganti dulu bajumu ., nanti kamu juga ikut sakit ya."ucap tuan jonatan .


"ya sudah ayo kita keluar ." ajak sajiko pada tuan jonatan . Tuan jonatan dan sajiko telah pergi . Joni pergi melepas bajunya .tiba tiba nining mengigau kalau takut . Joni membangunkan nining agar tidak takut ada dia di sana . Nining membuka matanya dalam pelukan joni .ia terkejut saat melihat bahu joni tanpa selembar kain .


"heh.."joni segera melepaskan pelukan nining dan berdiri mendesis mengambil baju nya lagi dan ia kibas kibaskan biar kering .


"baju ku ...bajuku ..."ucap nining tak berani bicara jujur . Joni mengatakan kalau bibik sajiko yang menggantinya .nining menghembuskan nafas lega .


"Aku kok ada di kamarmu , aku mau kembali kekamarku sendiri ."ucap nining berdiri dan berjalan dua langkah kepala masih ousing . Joni segera meraih bahu nining .


"kamu masih lemah ,di kamarku saja ."ucap joni.


"kenapa ."tanya nining .


"karena kamu bisa anggap kamar aku kamar kamu sendiri ."ucap joni ,nining mengerutkan alisnya . Joni mengatakan setelah di ceramahi oleh jodi baru ia sadar kalau ia tidak mencintai shiren tapi orang yang benar benar ia cintai bukan shiren .


"Aku mencintaimu ."ucap joni .


"tidak mungkin , kamu bohongi aku , kamu takut aku bunuh diri , setelah aku pergi kamu takut..


" apapun aku tidak takut ." joni memotong ucapan nining dan memeluknya dari belakang .


"Aku hanya takut kamu pergi , aku takut kehilanganmu , aku takut kamu meninggalkan aku ."tambah joni .


"aku tidak percaya , aku pasti mimpi kamu bohongi aku , aku tidak percaya , aku tidak percaya ..


"nining ." joni meraih bahu nining agar menghadap kepadanya . nining terus mengatakan kalau dirinya sedang mimpi .joni tidak ada pilihan lain selain mencium bibir nining .


Jidi yang akan mengantar kan teh hangat menghentikan langkahnya di depan pintu dan kembali pergi melihat keduanya larut dalam ciuman mesara .


Jodi mengatakan apa yang terjadi kepada papanya dan sajiko yang berada di ruang tamu .


"Benarkah ."tanya tuan jonatan .jodi mengangguk .

__ADS_1


"sajiko kita tak perlu cari yuni , dia pasti akan pulang sendiri ."ucap tuan jonatan .


"kok bisa ."tanya sajiko tidak paham.


"dia kalau tau masalah joni dan nining dia pasti pulang sendiri ." jawab tuan jonatan .


"kalau mbak yuni mau pulang , tentu saja aku juga tenang ."ucap sajiko .tuan jonatan langsung mengajak jodi ke kantor ajak jonsen untuk menjemput mamanya sekalian mengabari berita tentang joni dan nining .


Tak lama kemudian paulin keluar minta maaf pada sajiko dengan masalah yang terjadi .


"tidak usah minta maaf , asal kalian suami istri baik baik saja . Sebagai wanita kita pura pura tidak melihat dan dengar perlakukan seorang suami ."pesan sajiko .


"hemm , tapi ibu kamu tidak mau menikah dengan pakde , aleksander begitu kaya , apa mereka tidak memberimu sesuatu sebagai ganti rugi ." tanya paulin .


"paulin ,orang lahir dengan tangan kosong . Dan ibu juga dah tua suatu saat juga harus pergi , kita lahir bawa apa kita pergi harus bawa apa , ibu begitu banyak uang apa akan ibu bawa mati ." ucap sajiko


"eh ,ibu kamu lapar tidak, aku masakan ."tanya paulin yang mengalihkan pertanyaan ,karena sugeng dan ibu tidak menginginkan harta alexsander .


"tidak , ibu mau minum saja ." sajiko pun berdiri dan pergi . Paulin berdiri hanya menatap kepergian sajiko dengan sinis .


"hehh orang hidup tidak mau harta , terus kamu hidup buat apa ." gerutu paulin sambil membalikan badan , ia terkejut karena sifha telah berdiri di belakangnya .


"houhh , sifha sejak kapan kamu di sini , kenapa tidak bersuara ."tanya paulin .


"paulin , ada sesuatu yang inhin aku bicarakan ."ucap sifha .


"aku ingin bicara di luar ."ucap sifha .


"ada apa kita harus bicara di luar ."tanya paulin heran .


Sifha mengatakan masalah ini mengenai sajiko ,bila lain orang tau , takut ia tidak ada muka untuk berdiri kembali di keluarga alexsander .sajiko yang mendengar ucapan sifha segera mundur selangkah dan menguping .


Sifha merasa kecewa dengan sikap paulin , sebenarnya apa yang telah di lakukan paulin akan dia anggap tidak terjadi mengingat mereka sahabat .


Tapi paulin tak sadar diri , malah membalik kan semua ucapan sifha kepada sifha .


"apa kamu tidak merasa bersalah padaku ."tanya sifha .


"seharusnya kamu yang bersalah padaku ."ucap paulin .


"kalau aku tidak menginggat kita sahabat lama , aku dak bongkar semuanya ." ucap sifha .


"bongkar apa ,"tanya paulin .Sifha mengeluarkan surat cek kesehatan sajiko .


"lihat ini , kamu sengaja menukar nya dengan surat kesehatan orang lain , bude tidak menderita sakit kanker hati bagaimana kamu jelaskan ini ."tanya sifha .


"kamu sudah tau , untuk apa menjelaskan ." jawab paulin .

__ADS_1


"kenapa kamu lakukan ini ."tanya sifha .


"kalau tidak aku harus bagaimana . Sifha apa kamu anggap saudaramu , dari awal kamu tau kan siapa pacar sugeng ," sifha membuang wajahnya .


"kamu taukan , katakannnn ..


"paulin , aku dah pernah katakan itu masa lalu ya kenapa kamu ungkit . Sekarang kita bahas masalah bude jangan sangkut pautkan dengan masalah lain ."ucap sifha


"sifha kamu menantu tua alexsander , tinggal di apartemen mewah , perusahaan besar , banyak warisan ." ucap paulin .


"ini apa hubungan nya dengan bude ."tanya sifha .


"tentu saja ada , aku sudah menikah dengan sugeng , tapi sugeng tidak bermarga alexsander kita tinggal di langit dan bumi orang lain . Ibu ku ada awal tiada akhir aku tidak terima ."ucap paulin .


"oh karena ini kamu kamu paksa bude menikah dengan papa mertuaku ."tebak sifha .


"sifha ." paulin mengelak tuduhan sifha , ia bilang ibu mertua sifha sendiri yang ingin menyetahkan suami sendiri , kenapa ayah mertuamu tak menikahi mantan nya . Seperti juga sugeng kenapa tidak menikahi mantan nya yang bernama sifha agraini . Sifha mengakui hubungan dia dan sugeng di masa lalu ,tapi semua sudah berlalu ,tak perlu ia jelaskan begitu banyak . Karena dirinya sekarang kakak iparnya .


"sifha kamu bilang tidak perlu . Kamu tidak punya malu ,kamu tau sugeng masih mencintaimu . Kamu jadikan aku tumbal . Kamu bohongi aku , kamu jebak aku . Setelah aku nikah baru aku tau . Kalau sugeng mencintai orang adalah kamu ." ucap paulin .


"Aku tidak menyuruhmu mengantikan aku .lagian itu sugeng sendiri dengan sadar ingin menikahimu . Juga kamu sendiri yang dengan rela menikah dengan nya bukan ...


"aku tidak dengan suka rela , itu kamu yang menjebak ku , kamu bilang sugeng orangnya baik , jujur setelah menikah baru aku tau , sugeng tidak mencintaiku , selamanya ia hanya mencintaimu ."ucap paulin .


Sifha terkejut paulin pernah berdadan seperti dirinya untuk mengetes cinta sugeng .dan yang ada di ingatan adalah wanita lain .


"kalau ini terjadi padamu bagaimana oerasaan mu , sifha kenapa kamu menyakitiku ."tanya paulin .


"kamu sendiri yang bilang tidak punya pacar . Jadi aku cuma mengenalkan kamu ."ucap sifha .


"Aku lebih baik jadi perawan tua , aku tidak ingin jadi pengantimu . Aku juga tidak ingin menikahi orang yang tidak mencintai aku , sifha katakan siapa yang kejam , siapa yang licik , siapa jahat ."tanya paulin .


"itu semua menurut mu .aku tak mau bertengkar dwngan mu , dan tidak seharusnya kamu membohongi semua orang , bohongi bude , tujuanmu apa ."tanya sifha .


"tentu aku lakukan ada tujuan ku . Aku sudah menikah dengan sugeng , ibuku seperpun tak dapatkan warisan . Kamu yang serakah hidup mewah , apa memang sudah takdir kita hidup menderita terus . Sugeng juga anak jonatan kenapa harus menjalani kehidupan seperti ini ."ucap paulin .


"paulin , kamu berubah , kamu bukan paulin yang ku kenal dulu ."ucap paulin .


Paulin juga tidak mau kalah membalik kan ucapan sifha . Menuduh sifha telah menghancurkan masa depan nya , menghancurkan rumah tangga nya , kebahagiaan nya , ia membenci sifha .


"tak ku sangka salah paham mu padaku begitu dalam . Aku tidak dapat biarkan kamu seperti ini , ini bisa menghancurkan dirimu sendiri , menghancurkan sugeng , juga membuat bude malu . Aku akan beri tau semua orang , aku tidak akan biarkan kamu seperti ini terus ."ucap sifha dan melangkah pergi .


"tunggu ." paulin meraih lengan sifha .


"kamu pikir pikir baik baik , kalau tidak akibatnya terima sendiri . Karena aku dah siapkan semua yang tidak pernah kau pikirkan ."ucap paulin dan melangkah pergi .sifha membalikan badan dan di kagetkan oleh sajiko yang telah berdiri di belakang nya .


"bude ."pekik sifha

__ADS_1


"aku sudah dengar semuanya ." jawab sajiko .


__ADS_2