
sugeng bertepuk tangan sambil tertawa mendengar kata kata sifha .
"bagus bagus .kamu bilang bagus sekali .karena kamu bicara begitu .kalau begitu aku juga bisa bilang .aku tidak bisa untuk mundur."ucap sugeng .Suara halilintar di luar bersautan hujan turun belum juga berhenti .
"kamu tidak punya malu .baik anggap aku tidak pernah datang ."sifha pergi meninggalkan sugeng .
"sifha ."pangil sugeng dengan menarik tangan sifha.
"lepas kan ."sifha menepis tangan sugeng
"luar hujan begitu deras .kamu pergi akan basah kuyup ."ucap sugeng.
"itu urusan ku .jangan ikut campur ."sifha lari menerjang hujan .sifha mencari taxsi tak dapat dapat .mual di perutnya terasa kembali .sugeng datang membawa payung .
"kamu begini bisa demam ."ucap sugeng sambil memayungi sifha .
"minggir lah ."ucap sifha mendorong sugeng .dan lari meninggalkan sugeng .
"sifha sifha ."sugeng kembali mendekat .
"lepas kan lepaskan ."teriak sifha.
"sifha dengarkan aku ."pinta sugeng.
"aku tidak mau dengar .semenjak aku dengar kata katamu aku sangat membencimu .aku tak ingin melihatmu .tidak ada urusan nya denganmu pergilah ."ucap sifha dan lari pergi lagi.
"sifha kamu jadi membenciku .kamu sudah tidak ingat semuanya .waktu aku menemanimu .kamu sudah tidak ingat kita berdua pernah bersama hidup bahagia ."ucap sugeng.sifha menghentikan langkahnya .
"aku tidak lupa tapi itu semua sebelum aku menikah. begitu pula yang terjadi pada ayah mertuaku dan ibumu terjadi sebelum ayah mertuaku menikah .kalau kamu ingin aku ingat masa yang lalu .kamu juga harus bisa memahami kedua orang tua itu .kamu menghina ayah mertuaku .kamu sama saja menyakiti hati ibumu ."ucap sifha.
"aku tidak perduli .karena dia menyakitiku merebutmu dariku .sifha aku tidak bisa tanpamu ."ucap sugeng meraih kedua bahu sifha dari depan .
"kamu lepaskan .dulu mataku buta mengenal dan menyukaimu .aku tak mengira kamu orang yang tidak punya malu ."sugeng meraih sifha dari belakang ia tak perduli teriakan sifha .tiba tiba sifha jatuh pingsan .sugeng membopong sifha pulang .
yulia yang masih menunggu telepon dari ayahnya .tetap duduk di temani jonsen .telpon rumah pun berdering .
__ADS_1
"hallo pa .kamu dapatkan alamatnya .oh sebentar aku tulis dulu ."jonsen menunggu dengan gugup .
"oh ok pa terimakasih .mas ipar ini no telepon dan alamat sugeng ."ucap yulia dengan senyum penuh misterius .
sajiko di rumah juga cemas hujan semakin deras .
"kenapa sugeng belum pulang ."ucap sajiko .saat ia akan ke belakang sajiko dengar suara pintu di buka .dan melihat sugeng membopong sifha
"eh sugeng ayo kenapa basah kuyup."tanya sajiko .
"kita berdua bertengkar .di luar keguyur hujan tak tahan pingsan ."ucap sugeng .
"cepat bawa ke kamar tamu ..cepat slimuti ."(sajiko pergi mengambil handuk ,) "sudah sana pergi bajumu juga basah cepat ganti bajumu .cepat tutup pintunya ."ucap sajiko sugeng tidak tega untuk keluar .sajiko menganti baju sifha.di ruang tamu sugeng mengeringkan rambutnya dengan telanjang dada .sajiko keluar dari kamar sifha.
"ibu gimana."tanya sugeng.
"udah tak ganti bajunya .sebenarnya apa yang terjadi ."tanya sajiko.
"ibu ,kenapa kamu suruh sifha untuk membujuk ku .bagaimana dia memarahiku kamu tau tidak ."ucap sugeng.
"dia bukan ayah kandungku."ucap sugeng.
"sugeng ....
Di dalam kamar sifha telah siuman ia terkejut tak mengenali tempat itu .
"ini tempat apa .kenapa aku di sini .(sifha mengaruk kepalanya ) aku seperti di pukul dan pingsan .
"ibu .aku tak mau banyak bicara .aku mau masuk dulu bicara sama sifha ."ucap sugeng.
"kamu istirahat dulu ."ucap sajiko.
"tidak bisa ibu .aku harus bertanya dengan jelas ."ucap sugeng tidak dengar pangilan ibunya .sugeng segera masuk kamar sifha .sifha terkejut melihat sugeng telanjang dada .
"eh jangan kau kemari ."ucap sifha.
__ADS_1
"sifha .
"jangan kemari ."sifha menarik selimutnya.
"sifha dengarkan aku bicara ."ucap sugeng.
"aku tidak mau dengar .aku tidak mau dengar .eh mana bajuku ."(sifha menatap bajunya di atas kursi di depan kipas angin .)..."siapa yang menganti bajuku ."tanya sifha.
"kamu jangan cemas .ibuku yang mengantinya .."ucap sugeng .
"sugeng kenapa kamu pukul aku pingsan ."tanya sifha..
"sifha tadi di jalan hujan deras kamu tak mau dengar penjelasan ku .hujan begitu deras aku takut kamu demam .jadi aku .....
"biarkan .masalah ku jangan kamu urus ."sifha mundur saat sugeng duduk di samping ranjang .
"sifha ,aku bisa tidak urusi .tapi kamu tidak boleh tidak perduli dengan anak dalam kandungan mu ."ucap sugeng sifha terkejut menatap sugeng .
"dari mana kamu tau aku hamil ."ucap sifha.
"semua aku tau ."ucap sifha.
"kamu tau semuanya .kalau begitu kenapa kau katakan kata kata itu ."tanya sifha.
"aaakuu ...
"sugeng .jangan kau membenci ayah mertuaku .jangan karena benci kamu lupa diri ."ucap sifha.
"aku mencintaimu ."ucap sugeng lirih .
"kamu bicara apa ."tanya sifha.
"aku mencintaimu ."ucap sugeng sifha hanya geleng kepala .sajiko masih duduk di ruang tamu .bel rumah berbunyi .
"siapa malam malam datang ."ucap sajiko sambilberdiri membuka pintu ....
__ADS_1