
Sajiko berjalan ke ruang tamu merambat sambil bungkuk .tangan kiri menekan pinggangnya .
"ibu ,kamu mau ngapain ."tanya sugeng cemas yang baru saja keluar dari kamar .
"kamu cemas apa ,ibumu bukan sakit segera mati
."amit amit , ibu jangan ngomong sembarangan . Kamu pasti sehat hidup seratus tahun .."ucap sugeng .
"anak bodoh , orang hidup pasti akan mati .tinggal nunggu waktu yang tentukan oleh yang kuasa ."ucap sajiko .
"ibu kamu kok bilang begitu ."ucap sugeng .
"baik baik ibu tidak akan bicara ,ibu akan bicara ,ibu akan hidup seratus tahun lagi sampai tua reyot tak bisa jalan ."ucap sajiko .sugeng pun tertawa .
"ibu ,kamu pasti berumur panjang dari pada aku ....
Plakkk
"ngomong apa kamu ..."ucap sajiko .
"bercanda . O iya ibu ,bukan nya kamu tadi di kamar istirahat .keluar mau ngapain ."tanya sugeng .
"ohh berbaring terus ,badan ibu malah keju linu . Ibu ingin keluar jalan jalan sekalian minum ...
"biar aku tuang ."ucap sugeng melihat ibunya akan tuang air .
"ini ,ibu ."sugeng menyerahkan cangkir kepada ibunya .
"secangkir teh ini ,bila menantuku yang menuangkan nya ,tentu aku sangat bahagia ."ucap sajiko sambil tersenuum menatap cangkirnya .
"ibu ,lihat kamu .ngomong begitu ."ucap sugeng .
"terus kamu suruh ibu ngomong apa .kamu tau ibumu sakit butuh orang untuk merawat ibu . Kamu cepat cari istri ,untuk merawat dan temani ibu ."ucap sajiko .
"ibu ,tadi istrinya dia ajak kamu tinggal di rumahnya ,aku sangat terharu ."ucap sugeng .
"kamu terharu .dia itu ayahmu kamu panggil dia .juga panggil istri dia . Anak ini kenapa di ajari pun tidak bisa .punya sopan santun sedikit saja .kamu tidak mau panggil ayah, aku tidak maksa .kepada istrinya setidaknya kamu panggil bibik atau bude ."ucap sajiko.
"aku mau panggil suara tidak bisa keluar ....ibu jangan bahas ini . Kini dia ingin kamu tinggal di sana .tinggalah beberapa waktu ."ucap.sugeng .
"aku tidak mau merepotkan orang .aku tak mau jadi beban orang .kamu juga jangan berharap orang lain merawat aku .kalau memang kamu punya hati ,ingin berbakti .dengarkan kata ibu cepat cari istri untuk membahagiaan ibu ."ucap sajiko .
"ibu ..
"sudah ..sudah ...aku tidak akan memaksamu ...ehh hari ini kamu tidak pergi kerja ..memang boleh ."tanya sajiko .
"perusahaan ada jonsen dan jodi .kamu jangan cemas ."ucap sugeng .
"ibu rasa badan ibu sudah mendingan .pergilah kalau mau kerja .."ucap sajiko .
"ibu ,tapi kamu .
"aku bilang tidak apa apa ..
"tapi aku tidak tenang ...( TING TONG )
"pergilah buka pintu ."ucap sajiko dan meeingis menekan perutnya .dan duduk di sofa.
"paulin ..
"bude .."sapa paulin dengan sekeranjang buah di tangan .
"paulin ."jawab sajiko .
"ini buat kamu ,"paulin menaruh buah di meja dan duduk di samping sajiko .
"ayoh ,napa repot repot ."ucap sajiko .
"kamu kenapa..aku dengar badan kamu tidak sehat .ada ke dokter tidak ."tanya paulin .
"tidak apa apa .penyakit bawakan ."ucap sajiko .
"ibuku terlalu banyak pikiran .ginjalnya tidak sehat punya penyakit kencing manis lagi .kalau badan sakit hanya pergi ke apotik beli obat .tidak mau ke dokter ."ucap sugeng .
"sudah ,tidak ada penyakit .dengar kamu cerewet tidak sakit pun bisa jatuh sakit ."ucap sajiko .
"ibu ...
__ADS_1
"paulin datang pergi buat teh hangat ."sugeng berdiri untuk bawa nampan teko .
"biar aku saja ."ucap paulin juga berdiri untuk ambil nampan .
"tidak usah biar aku saja ,kamu duduk saja ."ucap sugeng .
"paulin ,duduklah ."sajiko menarik paulin untuk dusuk kembali .
"kamu kok tau bude sedang sakit , dan datang menjenguk ku ."tanya sajiko .
"aku dengar sifha bilang padaku ."ucap paulin .
"sifha yang beri tau kamu ."ucap sajiko .menoleh kebelakang melihat sugeng .
"sifha bilang apa lagi ."tanya sajiko penasaran .
"sifha bilang itu padaku .."paulin tak jadi bicara karena sugeng telah berdiri di belakang sajiko .sajiko mengikuti tatapan paulin .sugeng tersenyum dan mendekat .
"sini ..
"awas panas ..sugeng aku ada masalah ingin ku katakan dengan paulin .kamu ke kamar dulu .."ucap sajiko .
"ke kamar ,tidak ada apa apa aku ke kamar ngapain ."tanya sugeng .
"kalau tidak kamu ke perusahaan ."ucap sajiko .
"tapi ,ibu ..
"sugeng kamu jangan cemaskan bude .aku di sini akan temani bude ,kalau kamu sibuk silahkan pergi ."ucap paulin .
"iya iya ,ada paulin kamu jangan cemas ."ucap sajiko.
"baiklah ,merepot kan kamu ."ucap sugeng dan melangkah pergi .
"hati hati di jalan ."ucap sajiko.
"baiklah ."jawab sugeng .sajiko menatap paulin yang terus menatap kepergian sugeng .
"paulin..
"hee
"oo
"sifha bicara apa dengan mu ."tanya sajiko.
"sifha ,tidak ,tidak ada bilang apa apa ,"ucap paulin .
"ha a ,dia tidak bicara apa apa ."ucap sajiko .paulin menatap kekecewaan di wajah sajiko akhirnya dia ingat sesuatu .
"haa bude ternyata kamu yang menyuruh sifha ...aaaa .....bude ."paulin membuang wajahnya ke samping sambil menutup bibirnya .sajiko tersenyum .
"paulin sebenarnya ,bude tau kamu menyukai sugeng ,iya kan ."tanya sajiko .
"tapi..
"tapi kenapa ,kamu punya pacara ya ."tanya sajiko .
"bukan ,cinta urusan dua orang . Tapi aku dan sugeng tidak pernah pacaran .dari mana tau baik atau tidak ."ucap paulin .
"kalau begitu kalian pacaran .bude berharap sugeng cepat menikah .paulin ,bude pertama kali melihatmu langsung menyukaimu . Aku tadi juga baru saja bilang ,agar dia cepat nikah biar ada yang menemaniku .dan merawatku ,maksud bude temani bukan menjagaku aku sebagai ratu.kamu paham kan ."ucap sajiko .
"aku tau ,bude ."keduanya tersenyum .
"kalau aku butuh orang untuk menjagaku ,ayah sugeng menyuruhku ikut pulang ke rumahnya . Akunya tidak mau ."ucap sajiko.
"ayahnya sugeng ."sajiko salah tingkah paulin tanya ayah sugeng .
"oh maaf ,aku kira sugeng tidak punya papa .tak ku sangka..
"paulin ,sebenarnya masalah ini suatu saat kamu juga harus tau .ayahnya sugeng presdir alexsander group jonatan alexsander ."ucap sajiko .
"kalau begitu sugeng dan suami sifha ..
"saudara laki laki . Akhirnya jonatan menikahi wanita yang di jadikan istri yaitu ibu mertua sifha ,namanya yuni .ahh masalahnini kalau di ceritakan sangat panjang .lain kali bude ceritakan padamu ."ucap sajiko .
"ternyata sugeng ahli waris alexsander group ."gumam paulin dalam hati .paulin berselancar dengan pikiran sendiri tidak dengar panggilan sajiko .
__ADS_1
"paulin ....paulin....
"oh bude ..
"kamu lagi mikir apa ,minum teh dulu ."ucap sajiko .
"oh terimakasih terimakasih...
Joni telah membawa nining pulang ke kota .
"nining masuk ,duduk di dalam ."ucap joni .nyonya yuni yang duduk pun bangun nining melongo menatap nyonya yuni.
"nining ..
"bibik ."nining lari ke dalam pelukan nyonya yuni .
"anak pinter ,jangan nangis ya .bibik sayang kamu liat kamu gini bibik tidak tega ,ayo duduk ."ucap nyonya yuni .nyonya yuni melihat kesedihan di wajah nining .
"joni apa yang terjadi ."tanya nyonya yuni .
"ma saat kamu suruh aku jemput nining ."joni menceritakan semua yang telah terjadi pada mamanya.
"aku juga tidak tau ,mereka bilang saat ayahku masih hidup ,di luar banyak hutang dan kredit .semua aku tidak tau karena paman aku yang mengurusnya .tidak aku sangka ,mereka mau menangkapku ,menukar aku untuk bayar hutang .sampai sekarang aku masih cemas ."ucap nining .
Nyonya yuni menghela napas .dan berdiri mengelus bahu nining .
"nining ,ini semua telah berlalu .sekarang kamu tinggal sama bibik ,sudah tidak ada apa apa ."ucap nyonya yuni
"Bibik ,apa tidak akan merepotkanmu ."tanya nining .
"Mana bisa ,kamu sudah seperti anak perempuan bibik ,ya ."ucap nyonya yuni.
"benar nining,anggap ini seperti rumahmu sendiri .jangan sungkan ."ucap joni .nyonya yuni membawa nining masuk ke kamarnya .dan joni membawakan koper nining .
"nining ,ini kamarmu ."ucap nyonya yuni .
"ee kamar ini ,sepertinya aku pernah aku tinggali."ucap nining.
"bibik sengaja pilih ini .mungkin kamu akan nyaman ."ucap nyonya yuni.
"terimakasih ,bibik ."ucap nining .
"jangan sungkan sama bibik ."ucap nyonya yuni.
"nining aku ingat kecilmu dulu .kamu tempati kamar ini .saat malam mau tidur kamu tidak mau mematikan lampu .pernah sekali aku jahili kamu ,aku matikan lampunya ,akhirnya kamu menangis ketakutan dan mamaku menemani kamu tidur ."ucap joni.
"iya benar ,bibik yang temani aku tidur ."ucap nining .
"ini semua gara gara kamu ,masih berani bilang ."semuanya jadi ketawa .joni mengaruk kepalanya yang tidak gatal .
"o ya joni .beberapa hari ke depan kamu sibuk tidak ."tanya nyonya yuni .
"tidak ,sedikit sengang ."jawab joni.
"kalau begitu ,mama kasih kamu satu tugas ."ucap nyonya yuni .
"o o ."joni berdiri tegap dengan tangan hormat di kening .
"ma tugas apa ."ucap joni sambil meletakkan tangan nya .
"ayooh ,putraku sebelumnya tidak pernah begitu tegas .kenapa hari ini ."tanya nyonya yuni .
"aku lihat hari ini ,nining sangat sedih .buat dia tersenyum dulu ."ucap joni.
"kamu lihat putra ku ini .hatinya lembut kalau memang begitu .nining aku pasrahkan padamu ."ucap nyonya yuni.
"pasrahkan padaku ."tanya joni tidak mengerti.
"sekarang nining tinggal di rumah kita .kamu atur dengan baik .bawa dia jalan jalan apakah hatinya bisa sedikit bahagia ."ucap nyonya yuni .nining ingin bicara tapi di dahului oleh joni.
"baik ma ,kamu jangan cemas .masalah ini serahkan ke padaku ."ucap joni.
"bibik ,mana bisa merepotkan joni .aku dengar sekarang dia jadi jaksa agung .dia pasti sangat repot . janganlah ."ucap nining .
"tidak apa apa ."ucap nyonya yuni menepuk tangan nining .
"nining .tidak begitu repot .ini tugas dari mamaku aku juga akan manfaatkan beberapa hari ini .untuk jalan jalan mencari udara segar ."ucap joni.
__ADS_1
"ak ...aku tidak ingin keluar ."ucap nining .
"nining ,kamu seorang gadis .aku takut kamu selalu di dalam rumah , akan berpikiran macam macam .begitu tidak baik untuk wawasan kamu .perasaan kamu juga semakin buruk .aku juga mengajakmu ke kota buru buru ,banyak barang yang tidak kebawa . Sebentar lagi aku ajak kamu jalan jalan .sekalian pergi beli barang barang yang kamu butuhkan ."ucap joni .