
Tuan jonatan tidak tahan dengan omelan istrinya buat sifha.
"yuni sekarang bicara ini tidak ada gunanya .aku lihat biar semua tenang dulu .anak punya kita jodi kalau memang tidak mau pulang .ya biarkan tinggal di sana ."ucap tuan jonatan melangkah pergi.
"jonatann .jonatann ..masalah kenapa jadi begini .sifha sekali lagi aku beri tau .kelak masalah di rumah jangan beri tau orang tuamu .biar masalah tak semakin besar ."ucap nyonya yuni dan pergi menyusul suaminya .sifha menangis tanpa suara .jonsen berdiri memeluknya.
"mama cuma emosi .jangan masukan ke hati ."ucap jonsen.
"jonsen ,maaf ."ucap sifha.
"aku tau, jangan terlalu di pikirkan .waktu berlalu semua akan baik baik saja ."ucap jonsen sifha sesengukan dalam pelukan jonsen.
"kakak ipar .kamu jangan terlalu sedih sekarang semua berantakan .butuh ketenangan ....hahhhh......"joni duduk gelisah .
"joni ..kamu kenapa ."tanya jonsen.
"sekarang keadaan rumah seperti ini aku tidak tau bagaimana mengatakan nya .jinii..
"ada apa lagi dengan jini ...."ucap jonsen
sementara jini sedang berjalan di taman bersama sigun .mereka duduk di kazebo taman.
" kukira untuk apa kamu ajak aku bertemu.ternyata tanyakan tentang kakakmu ."ucap jini .
"dia kakak ku peduli kan dia wajarkan ."ucap sigun .
"na aku bagaimana .lantas sedikitpun kamu tidak peduli padaku ."ucap jini.
"tentu perduli kan kamu ."ucap sigun malu malu dan menunduk .
"kamu perduli pada ku ."ucap jini sigun mengangguk .
"kalau begitu apa kau menyukai ku ."tanya jini.
__ADS_1
"aku ."ucap sigun
"jangan malu malu ."ucap jini.
"bukan malu .tapi itu."sigun berubah murung.
"kenapa ."tanya jini
"kamu adiknya kakak ipar .keberadaan keluagamu .juga statusmu ."ucap sigun.
"alah persetan dengan keberadaan dan status ,sekarang mana pemuda yang melihat itu ."ucap jini.
"kamu bilang tidak salah .tapi ..
"tapi apa .lihat sifatku kamu yang lemah ,pemalu begin aku tidak mau pacaran sama kamu ."ucap jini .sigun berhenti memandang jini.
"he he sudah sudah tadi kamu mau tanya tentang kakak mu aku katakan dengan jelas .apa kamu akan percaya."ucap jini.
"aku tidak percaya ,kakak bukan orang seperti itu .kamu harus percaya kakak tidak akan lakukan perbuatan itu ."ucap jini.
"itu ...
"sudah jangan ini itu .masalah rumah dah bikin aku pusing .aku tidak mau tau .hari ini kamu yang ngajak aku keluar .kalau begitu ,kamu harus putuskan .mau ajak aku nonton atau main boling .atau dansa semua boleh aku bisa temani kamu pergi ."ucap jini
"maaflah .semua yang kamu bilang tadi selain nonton aku tidak bisa ."ucap sigun.
"aaayohhh .kamu begitu bodohh kita pacaran buat apa .hahh sudah sudah tidak pergi ya tidak pergi aku mau pulang ."ucap jini .jini baru melangkah beberapa langkah tiba tiba ia merasa mual .
"jini kamu kenapa .apa kamu tidak enak badan ."tanya sigun.
"ngak tau tiba tiba aku mual .aku rasa lambungku tidak enak ."jini mual lagi.
"begini saja ,aku antar kamu ke rumah sakit ."ucap sigun.
__ADS_1
"tidak usah .paling beberapa hari ini aku terlalu cemas .istirahat saja ."ucap jini
"tidak bisa .tidak enak badan harus kerumah sakit ."ucap sigun .
"tidak usah ."tolak jini.
"ayo lah jalan .anggap saja demi aku."ucap sigun .
"demi kamu ."tanya jini.
"iya ."ucap sigun
"kenapa harus demi kamu ."tanya jini
"karena aku peduli padamu."ucap sigun .jini tersenyum .sigun jadi malu malu .
"baiklah .aku tau kamu begitu peduli padaku .mari pergi ."ucap jini.
sigun mengantar jini hanya sampai luar tidak ikut masuk ke dalam ruangan dokter .
"Di luar itu apa pacar kamu ."tanya dokter
"eee bukan dia hanya teman ."jawab jini.
"apa kamu sudah nikah ."tanya dokter
"belum ."jawab jini ....."kenapa
"kamu hamil........"ucap dokter
"aku hamil......tidak mungkin ...tidak mungkin ."ucap jini.
"kita sudah cek dan benar kamu hamil .kalau kamu tidak percaya kita cek sekali lagi ."ucap dokter.
__ADS_1
"tidak .tidak mau ....aku tidak mau.....