
"tuan gun seperti yang ku katakan di luar tadi .mamamu butuh perhatian darimu ."ucap sifha ( diam diam nyonya gun tersebyum mendengar pembicaraan mereka dari dalam kamarnya .) "kalau kamu mau perhatikan dia sebentar ,sifat dia pasti berubah ."ucap sifha .
"ya aku ada dengar dan renungkan kata katamu tadi ."ucap andik.
"kalau kamu mau mendengarkan itu lebih baik .baiklah waktu juga sudah malam .aku pulang dulu bentar saya pamit ke nyonya sepuh dulu ."ucap sifha setelah melihat jam tangan nya .
"sifha ."panggil andik .
"eh tuan gun ada masalah ."tanya sifha.
"dah larut malam aku antar kamu pulang ."ucap andik .
"tidak perlu dekat saja ,saya pulang sendiri tidak apa apa .merepotkan ."ucap sifha.
"bukan aku juga sekalian mau jalan jalan cari udara segar .lagian hari sudah malam .kamu pulang sendirian bahaya .jadi sekalian aku antar pulang ."ucap andik.
"baik lah kalau begitu aku pamit dulu sama nyonya sepuh ."ucap sifha ia teriak panggil nyonya sepuh .nyonya gun segera membawa kursi rodanya menjauh dari pintu .
"nyonya sepuh ,nyonya sepuh ,aku mau pamit pulang dulu ."ucap sifha .
"ohh begitu malam hati hati ya ."ucap nyonya gun .
"baik aku tau .kamu cepat istirahat ."ucap sifha dan melangkah keluar .andik tersenyum lihat sifha keluar dari pintu kamar mamanya .nyonya gun keluar kamar memandang kepergian mereka .
"heh aku bicara tak di dengar .untung orang lain bicara mau dengar .dan juga mau mengantar kan orang pulang .itu tandanya rencanaku ada harapan ."ucap nyonya gun .
sementara di rumah sifha ayah sifha mengayun anaknya jini .ibu sifha menganyun putrinya sifha .ayah sifha geleng kepala menatap istrinya.
"ibu ne .aku rasa sangat aneh ."ucap ayah sifha .
"apa yang aneh ."tanya ibu sifha.
__ADS_1
"aku tidak bilang sifha lahirkan anak bukan cucu .tapi ini benar benar cucu kita .di sini cowok lagi .kamu kok pilih kasih ."ucap ayah sifha .
"itu ya . dia keturunan alexsander ."ucap ibu sifha .
"heh kamu bicara apa .lantas dia bukan ."ucap ayah sifha .
"ini sifha yang lahirkan ."ucap ibu sifha
."ini juga anaknya sigun .oooo aku tahu kamu benar benar pilih kasih ."ucap ayah sifha .
"mana ada aku pilih kasih .kamu yang pilih kasih . anaknya sifha kamu ngak sayang ngak mau gendong ."ucap ibu sifha.
"kamu ngomong ngawur .anaknya sifha aku juga ngendong anaknya sigun aku juga sayang .sama sama cucu kita .mana aku membedakan .tapi kamu harus tau ya .100 tahun lagi cucu ini yang akan menjujung kita .hee ."jini dan sigun yang baru krluar dari kamar saling pandang dengar ucapan ayahnya .
"tidak mau bicara ."ucap ibu sifha .sigun menepuk bahu jini .
"ayah anak mau minum susu ."ucap sigun .
"putrinya kakak ipar pasti juga sudah waktunya minum susu .biar saya bawa masuk kasih minum susu sekalian ."ucap jini .
"ha kamu ..
"ibu berikan ke jini .biar di beri susu sekalian ."ucap sigun .
"oh ini gendong ya benar .kalau sudah kenyang sekalian pempesnya di ganti ."ucap ibu sifha .
"aku tahu ."ucap jini .jini masuk dulusn ke kamar .
"sigun .kamu semakin aneh tiap hari lengket sama istrimu . lengket buat apa ."tanya ibu sifha.
"ibu kamu bicara gitu apa maksutnya ."tanya sigun .
__ADS_1
"kamu udah punya anak laki laki .kenapa masih mau lahirkan lagi adek perempuan puan .kamu bisa mengenyangkan perut mereka ."ucap ibu sifha.
"hee kamu bicara apa .sigun mumpung masih muda mau lahir kan lagi lahirkan saja ."ucap ayah sifha .
"ayah ibu tidak tau sebenarnya anak ini bukan anak ku .apa lagi sampai sekarang aku dan jini belum berhubungan suami istri ."gumam sigun dalam hati .
"sigun kamu dengar tidak ."tanya ayah sifha .
"aku ....aku ke kamar dulu ."ucap sigun meninggalkan ayah dan ibunya .
"anak itu akhir akhir ini sering nglamun ."ucap ibu sifha.
"ibu ayah."teriak santo .
"kamu itu sudah di pesan dalam rumah ada ;bayii kecil.kecilkan suaramu .teriak teriak .ada apa ."tanya ibu sifha .
"ibu kakak sifha pulang ."ucap santo.
"heee kakakmu biasa pulang jam segini mau kasih minum putrinya ..teriak teriak ."ucap ibu sifha.
"bukan .ayah ibu aku beri tahu ,kakak di antar laki laki sampai gang depan ."ucap santo .
"haa ada laki laki yang ngantar pulang ,hehehe kamu mimpi ya salah lihat kamu ."ucap ayah sifha .
"ayah mataku masih tajam mans mungkin salah lihat ."ucap santo.
"mana mungkin ."ucap ayah sifha .
"ayah ,tidak pasti ayo coba kita lihat ."ucap ibu sifha .
"ha benar tidak benar ."ucap ayah sifha ke luar di dorong istrinya .sigun yang ada di depan kamar juga merasa aneh ...
__ADS_1