
~Rumah pak hermawan
aisya sedang duduk di ruang tamu dan sedang menonton film kartun bersama adiknya yang bernama sita. mereka selalu akur dan tidak pernah bertengkar karna aisya selalu mengalah dengan adiknya.
Saat mereka sedang asik tertawa ada suara klakson mobil dari luar dan aisya langsung bangkit menuju keluar rumah untuk membukakan pintu gerbang.
Setelah gerbang terbuka mobil pak hermawan pun masuk. Setelah mobil masuk dan terparkir dengan benar,keluarlah pak hermawan dengan bu ening dari dalam mobil. Setelah orang tuanya mendekat aisya pun mencium tangan kedua orang tuanya bergantian.
pak hermawan pun langung masuk kedalam rumah di ikuti bu ening dan aisya. di dalam rumah sita berdiri dan menghampiri kedua orang tuanya lalu mencium tangan kedua orang tuanya bergantian dan segera masuk ke dalam kamar untuk tidur.
"aisyah kamu jangan masuk kamar dulu, duduk di ruang tamu bapak ingin bicara penting dengan mu" kata pak hermawan yang menghancurkan keheningan.
" baik pak" jawab aisyah lalu berjalan menuju ruang tamu. sedangkan pak hermawan dan bu ening masuk ke dalam kamar dulu untuk berganti pakaian.
apa aku membuat kesalahan? tapi aku tidak melakukan apa apa, sekolahku pun tidak ada gangguan sama sekali bahkan baik baik saja nilai ku juga tidak turun bahkan nilai ku naik beberapa hari ini. (batin aisyah saat duduk di ruang tamu sendirian)
__ADS_1
Setelah beberapa menit aisyah menunggu akhirnya ibu dan bapak nya pun datang ke ruang tamu untuk membicarakan pernikahan aisyah besok lusa.
"bapak ingin bicara serius dengan mu, dan kamu harus tau bapak tidak menerima penolakan!" kata pak hermawan tegas.
" baik pak" kata aisyah dengan menunduk.
"besok lusa kamu akan menikah dengan anak teman bapak di rumah sakit husada" kata pak hermawan.
" Tapi pak, aisyah masih sekolah tinggal berapa bulan lagi aisyah juga Akan lulus dan aisyah juga ingin menikah dengan orang yang aisyah cinta" Kata aisyah dengan mata berkaca kaca menatap pak hermawan.
" tidak ada penolakan,pernikahan mu hanya keluarga saja yang tau jadi kamu masih bisa meneruskan sekolahmu" kata pak hermawan dengan menatap tajam aisyah.
"maafkan ibu nak kamu tau kan jika ayahmu sudah menginginkan sesuatu maka sesuatu itu harus terjadi" kata bu ening sambil berjalan dan langsung memeluk tubuh aisyah.
"jika bagi bapak ini hal yang tidak merugikan aku dan tidak merugikan ibu dan bapak aku mau di nikahkan dengan orang yang bapak maksud" kata aisya sambil melepas pelukan ibunya.
__ADS_1
"bagus kalau begitu, masuk lah ke dalam kamar mu" kata hermawan sambil menujukkan ke arah kamar aisyah.
Aisyah pun berdiri dan berjalan cepat menuju ke dalam kamarnya dan menutup pintu kamar nya. aisya menangis sejadi jadi nya di dalam kamar tanpa henti dan tiba tiba pintu kamarnya ada yang mengetuk.
"mbk aku boleh masuk ngga" suara yang keluar dari balik pintu yang tak lain adalah sita .
"masuklah" kata aisyah sambil menyeka air matanya yang terjatuh.
" maaf mbak aku tadi mendengar apa yang di ucapkan bapak tadi, mbak yang sabar ya" ucap sita yang duduk di pinggir ranjang aisyah.
"iya dek mbak juga berfikir positif terhadap yang bapak mau, mungkin ujian yang di berikan tuhan sekarang di masa depan akan membuat mbak bahagia" kata aisyah sambil tersenyum menutupi luka di dalam hatinya.
"amin, mbk jangan putus asa ya dan mbk harus ikhlas semoga ini yang terbaik" kata sita meyakinkan.
" iya mbak juga tidak akan mengeluh mbak akan menerima segala sesuatu yang di suruh bapak" kata aisya dengan senyum paksanya.
__ADS_1
"yasudah mbk tidur ya" kata aisyah yang berjalan meninggalkan aisya.
"iya dek" kata aisyah sambil mulai rebahan dan menutup matanya untuk tidur.