
ketua pabrik benar benar penasaran dan perhatian pada jonsen ia ingin tau apa yang menganggu pikiran nya .
"kamu ada masalah apa ."tanya ketua .
"keluargaku ada sedikit masalah ."ucap jonsen .
"ooo kerja harus hati hati .jangan karena pabrik akan beri ganti rugi .tapi kamu orang yang utuh tiba tiba tangan mu putus kena gergaji apa tidak rugi ."ucap ketua.
"terimakasih aku akan hati hati ."ucap jonsen .
"ya udah kerja lagi .hati hati ya ."ucap ketua .jonsen kembali bekerja tapi pikirannya adabpada sifha.
"sifha tidak ku sangka kamu dan sugeng melahirkan anak perempuan .kamu tau tidak aku selalu merindukanmu .di dalam lubuk hatiku selama nya hanya mencintaimu .tapi aku juga membencimu .kenapa hatimu begitu jahat ."gumam jonsen .
sementara sifha mulai siuman .
"ibu ."sigha memanggil ibunya
"sadar ..sadarr ."ucap ibu sifha .
"ayah
"sifha ada masalah apa yang bikin kamu pikiran dangkal .ayoh kalau di hatimu ada yang tidak enak kamu bisa bilang ke ayah dan ibu ..sendirian di luar hidup sebatang kara .kamu tidak mau bilang sama kita berdua tinggal di mana ."ucap ayah sifha.
__ADS_1
"iya benar ."ucap ibu sifha.
"Dan sekarangbkau lakukan ini .kamu buat kita berdua jatungan ,ya ."ucap ayah sifha.
"ayahmu benar ."ucap ibu sifha.
"ma .("sifha ingin bangun tapi di larang oleh ibunya ) ma anak perempuan mu durhaka .kamu mau marah mau pukul tidak apa apa .kamu jangan mederita jangan marah .kalian lihat aku baik baik saja tidak ada apa apa ."ucap sifha .
"iya anak ku yang penurut jangan nangis ."ucsp ibu sifha .ayah sifha hanya geleng kepala,.melihat ke luar jendela,.
"kamu mau bangun .sini ."ibu sifha membantu sifha duduk .sifha meraba perutnya .ia terkejut perutnya sudah datar lagi .
"perut aku .perut aku .ma anak aku ."tanya sigha.
"sifha .yang penting selamat .sifha ini anak perempuanmu ."sugeng menyerahkan anak sifha .
"sifha (sugeng memegang kedua bahu sifha )kamu jangan nangis lagi .kalian anak dan ibu selamat seharusnya bahagia ."ucap sugeng .senyum sifha lenyap seketika .dengan pelan ia mengeser bahunya agar tangan sugeng lepas
"kamu kok di sini ."tanya sifha.
"aku...
"sifha .kemarin sugeng ngikuti suvi dari belakang jadi tau kamu tinggal di mana,. baru buka pintu lihat kamu buka gas bunuh diri .dia yang antar kamu ke rumah sakit .lo ."ucap ibu sifha .
__ADS_1
"ma .bukan aku buka gas bunuh diri .aku mau matikan gas jalan sampai dapur jatuh .dan pungsan aku tidak tau ."ucap sifha.
"ternyata begitu to ."ucap ibu sifha.
"aku sudah katakan .sifat anak perempuan kita begitu keras .mana mungkin dia bunuh diri .kamu tau bunuh diri itu perbuatan tidak bertanggung jawab ."ucap ayah sifha.
"betul betul sifha pokoknya habis ini kamu ikut ibu pulang ."ucap ibu sifha.
"sifha .kalau kamu tidak mau pulang ke rumah orang tuamu ..kamu bisa tinggal di rumahku .kalian anak dan ibu biar aku yang menjaga ."ucap sugeng .
"terimakasih perhatian mu aku tak ingin melihatmu .kamu boleh pergi .."ucap sifha .
"aku...
"eh eee sugeng terimakasih kali ini kau menyelamatkan nyawa sifha .habis lahiran biar aku bawa dia pulang .kalau kamu sering sering main ."ucap ibu sifha memberi kode pada sugeng .
"ih sifha (sifha membaringkan badan nya tak perduli pada sugeng ) baik lah kalau begitu kamu jaga diri baik baik .aku pergi dulu ." sugeng segera pergi .
"sifha aku tau kamu marah sama sugeng .tapi biarpun bagaimana .sugeng tulus perlakukan kamu ."ucap ayah sifha .
"ayah aku tidak mau dengar nama dia ."ucap sifha.
"sifha ibu tau kamu masih pikirkan jonsen iya kan .jangan mimpi demi masalahmu edy mencarinya bilang kamu buka gas bunuh diri . pendarahan lahir prematur tapi aku dan ayahmu nunggu semalaman sampai sekarang tak kelihatan hidungnya .suami tak bertanggung jawab seperti dia tidak usah kamu tunggu lebih baik lepaskan saja ."ucap ibu sifha .sifha cuek tidak perdulikan ucapa ibunya.
__ADS_1
"iya sifha orang seperti itu lebih baik lepas aja .buang iya tidak ."ucap ayah sifha.
"ayah .ibu aku peluk perempuan ini anaknya jonsen . bagaimana aku akan membuang dia .nak ibu yang bersalah padamu .baru lahir begitu menderita .papamu tidak datang menjenggukmu .tinggal di sampingmu menemanimu .nak maafkan ibu ....