
"sugeng kamu masih pikirkan apa ."tanya sajiko
"tidak ."jawab sugeng
"sugeng .dari kecil kamu penurut .biarpun kamu tidak punya ayah .tapi ibu tetap membesarkanmu .ada dan tiada ayah apa bedanya ."tanya sajiko.
"itu .bukan begitu ibu .dulu aku juga pernah bilang .kami begini sebatang kara aku juga berharap kamu cari teman hidup ."ucap sugeng .
"masa muda selalu sendiri .masa tua ada kamu yang menjaga .apa lagi ibu tidak bisa melupakan ayahmu .hahhh sugeng dari lahir kamu tidak ada ayah ,tetap saja bisa besar apa masih butuh di temani ayah ."ucap sajiko .
"aku tau ,ibu tadi aku terlalu ceroboh .maaf."ucap sugeng .
"anak bodoh .kita ibu dan anak .apa perlu maaf memaafkan .ibu sangat capek ,bawa ibu ke tempat tinggal kamu ."ucap sajiko .
nyonya yuni benar benar menelpon orang tua sifha
"apa selingkuh ."ucap ayah dan ibu sifha .
"ibu besan kamu kok bisa bilang kakaku ."ucap sigun .
"berani berbuat harus berani tanggung jawab .jangan takut orang bilang ."ucap nyonya yuni .
"eee besan tak ada bukti jangan asal ngomong "ucap ayah sifha .
"betul .kalau menantu keduamu selingkuh aku percaya .kalau bilang sifha tidak mungkin ."ucap ibu sifha..
"kamu kalau bicara di atur ya .kini aku bicara pasti ada bukti ."ucap nyonya yuni .
"baik ,ada bukti keluarkan "ucap ayah sifha .
__ADS_1
"sugeng itu bukti .aku bilang sugeng seharusnya kamu kenal kan ."ucap nyonya yuni.
"besan kalau bilang sugeng .dulu dengan sifha memang pernah pacaran .tapi sifha menikah dengan jonsen .keduanya tak pernah berhubungan .orang lain aku tak berani bilang .kalau keluargaku sendiri sifha gadis yang baik berbakti .aku percaya tidak akan lakukan perbuatan yang mencoreng nama keluarga."ucap ayah sifha.
"benar begitu .sifha sering tidak di rumah .di pergi bertemu dengan sugeng .di sini juga ambil berkas 30ribu seketsa di berikan pada sugeng .perusahaan hampir di buat bangkrut ."ucap nyonya yuni.
"ehh besan hari ini kamu suruh kita ke sini untuk mempermalukan anak perempuan kita .bukan karena pernikahan jini dan sigun ."ucap ibu sifha .
"anak laki lakimu bisa menghidupi putriku tidak .ngak ada yang tau mikirin nikah ."ucap nyonya yuni.
"eee jangan campur aduk semua masalah nya ."ucap ayah sifha.
"ya aku tidak mencampur masalah .aku pangil kalian datang kemari untuk tanggung jawab ."ucap nyonya yuni.
"aku datang kesini dengan niat baik membawa jini sebagai menantu kami .aku beri tau ya .aku takut jini belum nikah udah melahirkan .aku memberimu muka ya .kamu tidak berterimakasih .malah memfitnah anak ku sifha..aku beri tahu ya kamu tidak ada bukti memfitnah anak ku .aku tak akan melepasmu "ucap ibu sifha.
"belummm."ucap ibu sifha.
"ibuu ."sigun menarik ibunya menjauh .
"pelan pelan bicara jangan keras keras."ucap sigun.
"bagaimana aku bicara pelan .dia memfitnah kakakmu .aku tak akan maafkan dia ."ucap ibu sifha.
"betul .besan apapun yang kamu katakan aku bisa percaya cuma satu sifha .aku tidak percaya dia lakukan kejahatan ."ucap ayah sifha.
"jahat atau tidak hati dia yang tau .(saat itu tuan jonatan masuk ke dalam rumah ).tapi dia melakukakan hal yang melangar norma . keluarga alexsander tidak mau menerima menantu seperti itu ."ucap nyonya yuni.
"yuni .tidak boleh sembarang ngomong ."ucap tuan jonatan.
__ADS_1
"jonatan kamu tidak tau ..
"aku tau
"kamu tidak tau .dulu sugeng dan sifha mantan kekasih .tapi sekarang dia ada bertemu ....
"yuni ini aku sudah tau .kamu tenang dulu aku percaya ,sifha dan sugeng bertemu itu juga demi perusahaan kita . yang di rebut sugeng ."ucap tuan jonatan.
"jonatan kamu begini ."tuan jonatan mengangkat tangan nya.
"yuni .kamu pangil keluarga besan mau ngomong masalah jini .apa masalah sifha."ucap tuan jonatan.
"tentu masalah sifha.tapi masalah jini juga harus di selesaikan ."ucap nyonya yuni .
"kalau begitu masalah sifha tak ada yang perlu di bicarakan lagi .kalau bicara masalah jini kita duduk dulu .bicara baik baik ."ucap tuan jonatan .
"benar ."ucap ayah sifha
"ya tuan besan baru bijaksana .iyakan ."ucap ibu sifha.
"duduk duduk .ucap tuan jonatan .
"tuan besan tadi nyonya besan suruh kita kemari bukan bicarakan masalah jini.malah memfitnah sifha .di sini jini yang perut nya sudah semakin besar ."...
"kamu katakan itu lagi ....
"sudah sudah sudah ..........
"
__ADS_1