
Setelah mendengar ucapan arya, aisyah turun dari tempat tidur rumah sakit dan berjalan mendekati arya.
" kau bisa berjalan sendiri?" kata arya menatap aisyah.
" bisa mas" kata aisyah dengan menunduk.
" baiklah ikuti aku" kata arya lalu berjalan menuju keluar dari UGD.
Arya berjalan tanpa mementingkan aisyah, sedang kan aisyah berjalan dengan sedikit berlari karna langkah kaki arya sangat cepat.
" tunggu mas" kata aisyah sedikit berteriak.
" ada apa lagi?" kata arya tanpa menoleh.
" pelan pelan mas tubuhku masih sangat lemas" kata aisyah.
" baiklah aku akan pelan pelan" kata arya lalu mulai berjalan lagi.
Arya berjalan dengan sedikit pelan karna arya sadar jika aisyah masih sangat lemas.
Setelah sampai di parkiran arya langsung menuju ke tempat dimana mobil nya berada dan arya segera masuk kedalam mobilnya lalu di ikuti aisyah yang masuk ke bangku belakang.
" kau pikir aku supir mu?"kata arya spontan.
"bu...bu...bukan" kata aisyah terbata bata.
__ADS_1
" keluar dari mobilku!" kata arya dengan nada tinggi.
" Apa maksudnya mas?" kata aisyah dengan mata berkaca kaca.
"tidak usah menangis! keluar dari mobilku!" kata arya dengan nada tinggi.
" lalu aku pulang nya bagaimana mas?" kata aisyah lalu menangis.
" tentu saja naik mobil, keluar lah sekarang pindah ke bangku di sampingku" kata arya sambil menoleh ke arah aisyah.
"baik mas " kata aisyah lalu keluar dari mobil.
Aisyah keluar dari mobil dan masuk kembali ke bangku depan seperti yang di mau arya. Setelah aisyah masuk arya langsung menjalankan mobilnya keluar dari lingkungan rumah sakit dan menuju ke rumah.
Di jalan pulang,tidak ada satupun suara yang keluar dari arya ataupun asiyah mereka sama sama diam, arya yang fokus mengendarai mobil dan aisyah yang fokus melihat keluar dari jendela.
" Apa masih jauh mas?" kata aisyah menoleh ke arah arya.
" Tidak sebentar lagi kita akan sampai" kata arya.
Tidak lama kemudian arya mulai masuk ke dalam kawasan perumahan yang membuat hati aisyah mulai tenang.
Setelah masuk ke dalam kawasan perumahan, mobil arya berhenti di depan rumah yang sangat besar. Saat Arya mengklakson 1 kali, gerbang sudah di buka dengan laki laki yang kekar dan mamakai seragam hitam yang tidak lain adalah bodyguard arya yang menjaga rumah.
Setelah gerbang terbuka, arya langsung menjalankan mobilnya masuk ke area rumah.
__ADS_1
"ayo turun" kata arya sambil membuka sabuk pengaman nya.
" bukannya ini blm masuk ke dalam garasi" kata aisyah menoleh ke arah arya.
" aku tidak mau memasukkan mobil ke dalam garasi" kata arya.
" kenapa? jika mobil ini di sini besok pagi pasti akan kena matahari" kata aisyah.
" turunlah tidak usah banyak bicara, mobil ini akan di masukkan oleh bodyguard ku" kaya arya lalu keluar dari mobil.
" baiklah" kaya aisyah lalu kelaur dari mobil menyusul arya.
Setelah aisyah keluar dari mobil, aisyah benar benar takjub dengan rumah arya karna rumah arya benar benar sangat besar dan sangat mewah.
"ayo masuk " kata arya.
Aisyah mengikuti langkah arya yang menjalani tangga, tapi mata aisyah masih melihat sekeliling rumah arya dengan tatapan kagum.
" selamat malam tuan muda "kata salah salah satu bodyguard yang berdiri di samping arya.
"keluarkan koper dan tas di bagasi mobilku! lalu masukkan ke kamar bawah. ini kuncinya" kata arya sambil memberi kunci mobil ke bodyguard nya.
" baik tuan" kata bodyguard itu.
Setelah kunci mobil di berikan kepada bodyguard arya langsung masuk ke dalam rumah yang pintunya sudah di bukakan oleh 2 orang bodyguard. Aisyah melihat kejadian itu dengan sangat kagum karna hal itu sangat memperlihatkan betapa setianya para bodyguard kepada tuan nya walupun mereka tau arya adalah sosok yang keras.
__ADS_1
" malam nona " sapa 2 bodyguard yang membukakan .
" malam juga " kata aisyah dengan senyum termanisnya.