
"jodi .....
Mereka terkejut tiba tiba nyonya yuni telah berdiri di tengah tengah tangga .
"ma..."sapa yulia.
"jodi ....kok kamu turun to....
"kebetulan kamu turun ,sekalian mama antar kamu kontrol ...
"ma aku turun jalan jalan ....
"ma kemarin dokter baru saja datang ngontrol ....
"dia cuma ngontrol simpel saja ....Rumah sakit baru lengkap alat alatnya ya.....
Hehh kalou bicara tentang papamu terlalu kejam lah ...
"ma masalah dah berlalu .jangan di ungkit lagi .."ucap munah ,membela yulia .
"sudahlah ,ayo kita pergi ....
"ma ,aku juga ingin imut pergi...."ucap yulia .
"tidak usah ........
yulia diam menatap jidi .tapi jodi juga diam tak membela ..
"ayo berangkat .."ucap nyonya yuni tak lama kemudian .munah menawarkan diri ..
"ma .kalau begitu biar aku temani kamu ...
"baik ayo ...sini ..."merekapun pergi meninggalkan rumah .yulia tak dapat menahan emosi .
"tidak adil.......Tidak adill .....demi jodi di msrahi sampai begini .,ternyata begini perlakukan aku ..auk ....a..ku ..."( yulia merasakan sakit di perutnya .) ahh perutku ...
Sementara ibu sifha duduk seorang diri di ruang tamu .sulan dan santo mendekat .
"ibu sudah jangan sedih lagi ayah dah tenang di sana ...."ucap sulan .
"betul ibu .."tambah santo
"aku tau....dia dah bahagia ...tinggalkan aku di sini menderita .. Semakin tak pikir aku semakin tidak terima ...
"ibu.....
"ibu ...."sigun baru saja masuk ke rumah .
"tidak usah panggil.....aku tanya padamu saat pemakaman ayahmu apa kamu oergi panggil jini .apa maksudmu ...
"ibu (sigun membungkuk dinsamping ibunya ) "ibu kita telah hidup bersama begitu lama .ayah juga menyayangi nya .dan sebelum ayah meninggal juga pernah bilang .harap kamu memaafkan nya ..biarpun iwan bukan anak kandung aku ,tapi dia tetap masuk ke KK aku . Jadi hitung hitung cucu menghantar kakek ....
"benar ibu ada cucu yang mengantar ayah pasti bahagia."tambah santo
"baik baik (ibu mereka berdiri) bawa semua datang tidak usah bertanya padaku .kelak aku mati kalian semua tidak usah mengantar ku ...
"ibu kamu kok bicara begitu .itu sama saja dengan kutukan ...nanti jadi kesialan ."ucap sulan .
__ADS_1
"kalau tidak aku harus bagaimana bilang .....
"ibu ..." sifha datang dan berdiri di tengah pintu .
"hee datang tidak masuk , kamu tidak anggap ini keluargamu ha .tetap berdiri di tengah pintu ....
"ibu ,bukan aku tidak mau masuk .jini takut kamu anggap orang lain dia berdiri di luar ,tidak berani masuk ,ibu menginggat jini di dekat jenazah ayah dia bersujud .dia tau ,dia salah maafkan lah dia .."ucap sifha.
"pintu juga tidak di tutup .dia sendiri tidak bisa masuk ,atau suruh sigun cari orang untuk mengangkatnya masuk ...."sifha tersenyum mengangguk dan mengajak jini masuk ke rumah
"ibu ......(jini membopong iwan mendekati ibu mertuanya dan bersimpuh ) ibu ....
Ibu sifha menatap jini .
"kalau aku tidak ingat ayahmu mau meninggal sudah berpesan ,aku pastikan tidak aku ijinkan kamu masuk lagi ke pintu rumah ini...
"terimakasih ibu ...
"sekarang kenapa ,siap siap mau tetap tinggal di sini ....
"tidak ...ibu .aku pernah bilang ,kalau ibu tidak memaafkan aku .aku tidak berani untuk menetap di disini ....tapi aku dan sigun ingin bersama sehidup semati dan anak ini juga dah menyayangi sampai hati .ibu benar benar berterimakasih padamu ...
"cukup ,kata kata itu aku dah dengar banyak .(ibu sifha duduk di kursi depan jini .) aku tanya padamu .apa kamu benar benar mencintai sigun ....(jini mengangguk ) .. Kalau begitu kamu pulang bilang ke mamamu .suruh jodi nikahi sulan baru kamu boleh masuk pintu rumah ini .aku juga tetap sama seoerti dulu menyayangimu ....
"ibu ..kok bisa begitu .ini dan jini tidak ada hubungan nya .kenapa kamu jadikan..
"sudah (ibu sifha memotong ucapan sifha dengan tatapan tajam .) kamu bangun . ( ucapnya untuk jini ) "Sifha aku beri tahunya tentang ayahmu amarahku belum hilang ya . Jadi masalah sulan kamu harus membantunya ....kalau tidak jangan pernah kamu menginjak kan kaki ke rumah ini lagi ...
"ibu ..
"jonsen ke kantor .nanti aku ke kantor jemput anak .....
"kak sifha ...luka jodi bagaimana ...udah sembuh belum ..."tanya sulan
"sekarang ada yulia yang jaga .udah lumayan ...
"di jaga dia membaik .aku tidak percaya ,dia sendiri sudah sekarat .mana ada mood jaga jodi.....
"sudah (teriak ibu sifa ) oh sulan kata katamu pantas tidak tetap kamu katakan . Rubah sifatmu .belajarlah dikit dengan kakak mu (sulan terkejut dan menatap sifha ) bicara ngak bermanfaat begitu banyak ,bicara apa kamu ....
"ibu ..heh....minggir ..minggir..."ucap sulan pergi ke kamarnya .
"Ibu sekarang biar sigun antar jini pulang ke tempat tinggalnya ...."ucap sifha .
"ibu ..."tambah sigun .
"sudahlah pergilah ...
"terimakasih ibu ."ucap sifha sigun dan jini .
"tunggu dulu .kasihkan anakmu padaku ...
"ibu .."ucap jini.
"biar aku ayun .ayah berpesan .biar anak orang lain kita tetap harus menyayangi .anak sendiri taruh di tepi .anak orang budi di bawa mati .aku coba dulu ....
"terimakasih ibu ."ucap jini dan merekapun pergi ..sifha ikut duduk di kursi .
__ADS_1
"ibu ..
"hemmm
"anak dah ada di pangkuan mu .jini juga masih tetap menantumu ...kamu maafkan lah dia ya ..
"masalah aku .aku putuskan sendiri ..."sifha tersenyum mengangguk .
"ibu kalau begitu aku pulang dulu . Ada waktu aku akan menjengukmu ...
"hem...
"kakak pergi ....."ucap sifha pada santo . Sebelum melangkahi pintu .sifha berhenti menatap ibunya yang juga menatapnya .sifha pergi setelah ibunya membuang tatapan nya .
"ahh bawa pulang pelan pelan di rawat di jaga bisa sehati tidak ......
sementara di kantor tuan jonatan .
"jonsen gimana pemakaman ayah mertuamu ...
"sudah beres .aku juga memberikan sedikit uang pada ibu mertuaku sebagai baktiku .sekarang sifha pulang ke rumah bantu bantu ....
TOK TOK TOK
"presdir menganggu ....
"sugeng ...kerjakan di desa sudah kamu selesaikan ...
"sudah selesai semua ...barang barangnya di sini .."sugeng menyerahkan amplop coklat pada tuan jonatan .
"bagus bagus....
"sugeng tanganmu melakukan pekerjakan sangat cekatan .aku salut dengan mu..."ucap jonsen .
"semua saudara napa saling memuji ..."jonsen menatap sugeng .yang mengakui dirinya sebagai saudara .jonsen menatap papanya yang juga tersenyum .
"sugeng ..
"he presedir...
"ah..terserah kamu memanggil ..tapi aku dan jonsen sudah setuju .pabrik di sana aku serahkan ke kamu ...
"ia benar dalam dua hari ini .ringkas barang barangmu bisa pindah ke sini .."ucap jonsen .
"tidak presdir ..bukan kah dari dulu kamu ingin membimbingku sampai sekarang tetap sama .saya sangat berterimakasih banyak padamu .tapi bisnis itu kamu yang susah payah membangun nya . Jonsen adalah anak tertuamu jadi apapun yang terjadi bisnismu tetap berikan pada jonsen ....
"tidak sugeng ..ini ketulusan papa untukmu ....lagi pula ,kali ini kamu juga bekerja keras .aku rasa ini juga sudah seharusnya kamu dapatkan ..."ucap jonsen .tuan jonatan berdiri mendekati sugeng .
"sugeng aku dah tua .bisnisku dah seharusnya aku berikan pada kalian yang muda muda .kalau aku dah pensiun aku bisa lakukan apa yang ingin aku lakukan .....
"kalau memang begitu .kursi presdir berikan pada jonsen dia yang pantas duduk di sana . Kalau kamu masih menganggap aku ,terserah beri aku tempat untuk duduk .aku dah bahagia ...
"sugeng tadi bukan nya kamu bilang kita saudara ....
"hemm
"kalau begitu tidak usah ribut lupakan masa lalu dan pangilah papa ......
__ADS_1