ISTRI DARI AYAH

ISTRI DARI AYAH
BAB 4


__ADS_3

Di sekolah hari ini aisyah menjadi sosok yang pemurung bahkan saat pelajaran pun aisya selalu tidak memperhatikan padahal dia adalah salah satu siswa berprestasi di sekolah.


"aisyah ada apa dengan mu?" tanya lia sahabat aisyah saat mendengar bel istirahat berbunyi.


" tidak ada apa apa lia, dimana nesya?" sambil menoleh ke kanan dan ke kiri mencari sahabat nya yang sangat baik kepadanya.


"Jangan cari topik pembicaraan lain jika topik sebelumnya masih blm selesai" kata lia menatap mata aisyah.


"tidak ada apa apa lia" kata aisyah sambil menundukan kepalanya.


"ada apa ini?, kenapa kamu menunduk apa lia berbuat jail kepadamu?" tanya seorang gadis yang datang tiba tiba dari balik pintu kelas.


"kamu menuduhku?"kata lia sambil menunjukan jarinya ke dirinya sendiri.

__ADS_1


"Iya lah kepada siapa lagi aku menuduh? lihatlah sahabat ku yang pendiam ini menjadi sedih" kata perempuan itu sambil menekuk tangannya di depan dada.


"sudahlah jangan berdebat aku akan menceritakan nya kepada kalian jika kalian berjanji untuk menjaga rahasia ku" sambil tetap menundukkan kepala dan tiba tiba air matanya pun tumpah berlinang di pipinya.


"ada apa aisyah jangan menangis" kata perempuan itu yang tak lain adalah nesya.


"Aku akan di nikahkan dengan anak teman bapak ku, padahal aku tidak pernah mengenal pria itu bahkan aku tidak tau namanya hiks hiks" kata aisya menjelaskan dengan menangis.


"apa? bagaimana bisa?" jawab nesya dan lia bersamaan.


"lalu bagaiman sekolahmu? apa kau akan keluar? bagaimana jika aku merindukan mu nanti?" tanya nesya dengan cepat.


"aku masih akan tetap sekolah, karna pernikahan ini akan di laksanakan besok lusa di rumah sakit jadi hanya keluarga saja yang tau" jelas aisya sambil menyeka air matanya.

__ADS_1


"anggap saja ini seperti kamu mendapat jalan untuk kebahagiaan kamu di masa depan,jika kamu nanti tidak bisa menerima suami mu anggap saja dia saudara mu jadi kalian tidak akan canggung " kata lia menenangkan aisya.


"iya betul kata lia,kamu bisa mengganggap calon suami mu itu seperti saudaramu jadi kamu tidak akan canggung jika harus 1 rumah dengan nya nanti" kata nesya menambahkan.


"iya kalian benar juga,semoga saja dia menolak nya atau saat mengucapkan ijab kabul dia salah sampai 3 kali jadi pernikahan nya bisa batal" kata aisyah sambil tersenyum terpaksa.


" jika ini jodohmu kamu tidak akan bisa menolaknya aisya" kata lia sambil memegang pundak aisyah.


"iya aku tau itu" kata aisyah lalu menundukan kepalanya.


mereka pun berpelukan agar aisyah merasa lebih tenang dari sebelumnya. Tidak lama kemudian bel pun berbunyi yang menandakan jika jam istirahat telah berakhir. mereka pun membuka pelukan mereka dan duduk di bangku masing masing karna anak yang lain juga akan segera masuk ke dalam kelas.


Saat pelajaran di mulai aisya sudah mulai fokus dengan apa yang di terangkan dengan gurunya karna di fikirannya sudah mulai tenang tidak seperti sebelumnya yang memikul beban nya sendiri.

__ADS_1


terimakasi tuhan kau telah memberi sahabat sebaik mereka aku sangat menyayangi mereka. (kata aisyah di dalam hati)


Setelah beberapa jam pelajaran akhirnya bel pulang sekolah berbunyi, para murid pun segera merapikan buku nya dan menaruhnya di tas lalu mulai duduk dengan tenang untuk berdoa.


__ADS_2