
Sifha mendorong agung yang ingin menampar munah .
"apa yang akan kamu lakukan ."tanya sifha berdiri di antara munah dan abangnya .
"ini urusan kita adik dan kakak ...kamu tidak usah ikut campur... kamu minggir ."bentak agung .
"ada masalah apa ...baik baik bicara jangan pakai kekerasan ....munah ." ucap sifha balek menghadap ke munah .
"sifha ..aku dah katakan kalau aku pura pura tuli ....udah ku katakan pada abangku ."ucap munah .
"aku kan udah bilang ..jangan kau katakan ...kenapa kamu bodoh ... ..tuan agung bukan aku ingin campuri urusan kalian adik dan kakak ...kamu laki laki tampar perempuan tetap salah ....kamu sebagai abang mana bisa tampar adik sendiri ."ucap sifha .
"sifha ...lantas aku sebagai abang ...tidak boleh mengajar adik sendiri ."tanya agung .
"boleh tentu boleh kamu menghajar tapi caramu sangat keterlaluan ....apa lagi munah karena cinta lakukan ini .... Mungkin ini kalau terjadi padaku ..aku juga akan lakukan itu ..tuan agung jangan salahkan munah ." ucap sifha .
"hahh "agung tak bisa bicara apa apa .
"masalah ini cuma kita bertiga yang tau ...aku mohon jangan di bocorkan ..kalau kamu bocorkan tidak baik untuk kita semua ."pinta sifha
"aku ..Aku benar benar malu ...aku benar benar malu .."agung lari keluar .
"abang jangan marah ...abang ."sifha menghalangi munah yang ingin mengejar abangnya .
"munah ....abangmu biar aku yang urus ..kamu jangan banyak pikiran ya ...."munah menatap kepergian sifha .ia hanya bisa menangis .
Di ruang tamu sifha menemui agung .
"kamu boleh bangga sekarang ...apa yang kita lakukan selama ini hanya mempermalukan diri sendiri ."ucap agung .
"tuan agung kenapa kamu bicara begitu ...sekarang yang penting seperti apa yang ku katakan tadi ..masalah ini cuma kita bertiga yang tahu ..jangan sampai di bocorkan biar tidak menjadi beban .."agung mengangkat tangan nya .menyuruh sifha diam .
"masalah telah terjadi ....aku tak ada muka untuk tetap di sini ...besok pagi aku akan segera bawa dia pulang ke amerika ."ucap agung .
"jangan buru buru ...kalau kamu mau pergi atau putuskan sesuatu ...setidaknya tunggu mama dan papaku kembali ."pinta sifha .
"aku mana ada muka untuk menghadapi pak de dan bude ."jelas agung.
"tuan agung sekarang aku dan munah jadi sahabat baik ...jadi saya harap masalah ini lupakan saja ..dan kita jadi sahabat ...jangan lagi menyalahkan munah ya .."agung menatap sifha yang membuat sifha penasaran .
"sekarang aku baru tau ...kenapa jonsen begitu baik padamu ...bagaimana pun aku paksa dia tidak ingin bercerai denganmu...memang kamu sangat berharga untuk di cintai jonsen ...aku merestuimu ."Agung mengulurkan tangan nya .sifha tersenyum menjabat tangan agung .
Sajiko berjalan sambil berguman seorang diri .
"jalan tak seberapa jauh .tapi jalan belum ada setengah jam ..kaki sudah ngilu ."ucap sajiko sambil istirahat mengendorkan otot kakinya .
"orang sudah tua benar benar tidak berguna ."sajiko berdiri untuk melanjutkan langkahnya .tiba tiba paulin menabraknya dari belakang dengan buru buru.
"aiyohh .."pekik sajiko yang hampir jatuh .
"eh bude ,maaf maaf kamu terluka tidak ."tanya paulin .
"tidak apa apa ,kamu anak perempuan jalan buru buru sekali ."ucap sajiko.
"Aku lagi ngejar waktu ..tidak perhatikan jalan ,maaf ."jawab paulin .
"ngejar waktu . Iyalah kalau dah ada janji sama orang .jangan sampai terlambat ,jangan sampai di bilang ngak konsisten ..tapi ya jangan sampai nubruk nubruk .hati hati ." sajiko bicara terlalu panjang membuat paulin memotongnya .
"nyonya kamu bilang benar . Tapi aku ngejar waktu tidak bisa dengarkan bimbinganmu , maaf ." ucap paulin.
"iya tidak apa apa ..hati hati ya ."ucap sajiko menatap kepergian paulin .
"iya terimakasih ."jawab paulin .
"ho anak perempuan ini aku omelin kok tidak marah . Ho hebat ..he aku dah biasa ngomelin anak aku sendiri ..anak orang juga aku omeli ..hah aku benar benar dah pikun ..hee seharusnya bentar lagi sugeng pulang kerja ..tapi kalau aku nyusul pasti bertemu jonsen ..dan di ajak pulang makan ..pergi salah ..tidak pergi juga salah .ahh sudalah aku tunggu di sini saja ."ucap sajiko sambil duduk di kursi taman .
Sementara sugeng telepon menghubungi ibunya . Tapi tiada yang angkat telepon .
" gawat ibu tidak ada gimana caraku menghubunginya ."gumam sugeng .
__ADS_1
Tok tok tok .
"paulin ."sapa sugeng yang melihat paulin tersenyum di pintu ruangan kerjanya .
"sugeng , dah waktunya pulangkan ,aku tidak terlambat kan .restoran udah aku pesan ,selesai makan kita bisa lihat film ."ucap paulin .
"ee ku kira tidak bisa .habis makan aku ada kepentingan ."ucap sugeng .
"ayohh makan dulu .nanti baru kita bicarakan .ayo."paulin menarik tangan sugeng .
"tapi .."sugeng ragu .
"ngkmong sambil jalan ,nanti telat ."ucap paulin .sugeng ngikut di belakangnya .
Sampai di luar sugeng menghentikan langkahnya .
"sugeng , mobil aku parkir di sana .."ucap paulin .
"tunggu dulu . Tadi ibuku telepon pulang kerja suruh aku pulang makan ."ucap sugeng .
"tidak apa apa kamu telepon ibumu sebentar ."ucap paulin .
"dia tidak ada di rumah .mungkin keluar beli barang ."jawab sugeng .
"sugeng ,bude ramah tidak ."tanya paulin .
"maksudnya ."tanya sugeng .sajiko yang duduk di samping mereka menoleh dengar suara mereka .
"kalau bude orang nya ramah , aku pulang bersamamu terus ajak bude sekalian makan ."ucap paulin .
"makan masalah kita berdua.ajak ibuku apa bakk .apa lagi kamu dan ibuku tidak kenal .nanti kamu tidak leluasa "ucap sugeng.
"bisa ."sugeng menoleh dengar suara ibunya .
"ibu ."sapa sugeng .
"hee mau pergi makan saja kenapa tidak leluasa ."tanya sajiko.
"haa ."jawab sajiko.
"sugeng dia ibumu ."tanya paulin .
"iya .kalian dah kenal ."tanya sugeng .
"tadi buru buru mau nemui kamu ,di jalan tidak hati hati aku menubruknya ."jelas paulin
"cuma kesenggol .tidak apa apa ,tapi aku juga omeli dia ,dia kok tidak marah ."ucap sajiko.sugeng jadi salah tingkah melihat keakrapan ke duanya .
"sugeng tidak kamu kenalkan ."tanya sajiko.
"oh dia bernama paulin klein aku ."jawab sugeng .
"nkna paulin apa kabar ."ucap sajiko.
"bude .kabar baik ."jawab paulin sambil membjngkuk .
"kamu dan sugeng kenal berapa lama .."tanya sajiko.
"kenal beberapa hari ."jawab paulin .
"sering sering pergi makan tidak ."tanya sajiko.
"ada kemarin dia traktir aku makan .sekarang ganti aku traktir dia ."jawab paulin
"oo ."sajiko menarik sugeng menjauh dari paulin .
"sugeng kalian berdua saling traktir sangat bagus .kapan ajak dia pulang makan bareng ."tanya sajiko .
"ibu kamu begini mau apa "tanya sugeng setekah melihat paulin .
__ADS_1
"buat apa ,undang teman pulang ke rumah makan .apa salah ."jawab sajiko.
"ee bude .lain kali saja kalau ada kesempatan .aku ke rumahmu silaturohmi ya .hari ini beri aku muka ..kita makan bersama ."ucap paulin .
"bukan bude tak beri kamu muka . Tapi pakai baju ini keluar tidak enak di pandang .aku di rumah udah keluarkan ikan .kalau tidak di masak nanti busuk .gini saja aku beli lagi dua macam sayur kamu ke rumahku makan ."ucap sajiko.
"ibu jangan lah .restoran udah di pesan ."ucap sugeng .
"kalau bude begitu sunguh sunguh . Aku telepon ke restoran kalau di cancel ." sugeng memandang paulin .
"benar benar itu baru betul ."ucap sajiko mendekati paulin .
"ibu ..kamu ngapain .tadi bilang mau ikut kita berdua makan .sekarang kita berdua harus imut kamu pulang makan ."protes sugeng .
"hee
"kalau gitu tidak usah makan sekalian ."ucap sugeng .
"eh kok ngomong gitu .ya udah kalian berdua pergi makan .aku pulang saja ."sajiko melangkah pergi .di halangi oleh paulin .
"bude ..aku ada satu ide .sekarang aku ke restoran . Semua pesananku aku bungkus dan di makan di rumahmu saja ..bagaimana ."usul paulin .
"yooo kamu pinter .aku pulang tidak usah masak ..sayurmu aja di panasi kita bisa makan sambil ngobrol ."sugeng frustasi menarik nafas berat .lihat ulah ibunya .
"aku pergi ambil mobil dulu ." paulin pergi meninggalkan anak dan ibu itu .
"ibu ,apa yang kamu lakukan ."tanya sugeng .
"ee kenceng banget ,napa punya pacar takut ibu tau .."ucap sajiko .
"aku tau kamu pasti salah paham ."jawab sugeng .
"salah paham ,sebenarnya aku nunggu kamu pulang kerja di sini .dan tanya kamu mau makan apa biar nanti aku beli .kalau aku ngak datang ,aku benar benar tidak tau .kalau kamu punya pacar ."ucap sajiko dengan senyum mengembang.
"ibuuu aku dah katakan dia klien aku .dan dia teman sekolah sifha ."bantah sugeng .
"ooo sifha yang ngenalin to ." sajiko tersenyum menatap sugeng .
Sementara jodi pergi untuk menjenguk sulan .saat sampai di tengah pintu jodi terkejut melihat sulan naik ke atas kursi .
"eh sulan ,kamu sedang hamil jangan naik tinggi tinggi .kalau kamu jatuh gimana ."jodi berlari menuntun sulan untuk turun .
"tidak apa apa ,aku dah biasa . Kamu cemaskan apa ."tanya sulan .
"kamu tidak boleh begini . Walaupun kamu tidak pikirkan keselamatan dirimu sendiri .setidaknya pikirkan anak dalam kandunganmu ."ucap jodi .
"hehe jodi kamu kok datang kemari .hari ini kamu tidak kerja ."tanya sulan .mengalihkan percakapan .
Aku tidak ingin kerja ."jawab jodi .
"Tidak mau kerja , kenapa ."tanya sulan .
"maksud ku tidak mau kembali ke kantor kerja ."sulan binggung dengan jawaban jodi .
"aku ingin cari kerja di luar ."jelas jodi .
"kenapa .."tanya sulan .
"itu karena sugeng ,di belakang aku dia katakan aku buruk . Dia selalu iri padaku ,apa lagi mas kandung aku ,juga mendengarkan ucapan dia ."kesal jodi .
"kang sugeng mungkin kah begitu ."sulan tidak percaya .jodi menangkap gelagat sulan .
"sudah lah .kamu jangan cemaskan ini ."ucap jodi .
"jodi ,bagaimana aku tidak cemas .perusahaan itu bisnis keluarga sendiri .kamu harus sungguh sungguh mengelolanya .kalau ada masalah ,sama sama di musyawarahkan .bagaimana seharusnya ,kalau dia di belakangmu bilang keburukanmu .kamu labrak aja dia ,yang pasti perusahaan juga milikmu ,segan apa kamu ."ucap sulan .
"kata katamu masuk akal juga . O iya perut kamu .."senyum sulan pudar .
"Jodi ,sebenarnya kamu mau lihat aku ,apa mau lihat anak dalam perut aku ."tanya sulan membelakangi jodi .
__ADS_1
"tentu saja .dua duanya aku ingin lihat ."ucap jodi meraih kedua bahu sulan dari belakang .