ISTRI DARI AYAH

ISTRI DARI AYAH
IDA 44


__ADS_3

malam telah tiba .keluarga alexsander sudah siap siap menunggu ke datangan ke luarga sifha untuk makan malam .tuan dan nyonya jonatan turun dari lantai atas .


" ma .pa ." sapa jodi,yulia dan joni


"ma pa ."sifha muncul dari dapur


"sifha apa makanan dari restoran sudah di antar ."tanya tuan jonatan


"sudah pa .sudah saya siapkan semuanya ."ucap sifha


"sifha kira kira cukup tidak .jangan sampai mengecewakan ."ucap nyonya yuni .


"sudah cukup ma .malah lebih takut tidak habis ."ucap sifha


"oh begitu ya .aku cuma pangil satu meja takut engak cukup .menjamu orang tak boleh pelit .apa lagi mau menjamu keluargamu ."ucap nyonya yuni


"trimakasih mama ."ucap sifha.


"sigit .nanti kalau ada tamu .ingat harus punya sopan santun .dan menyapa ya ."ucap nyonya yuni.


"nenek aku tahu ."jawab sigit.


"ee jini kemana .kok ngak kelihatan "tanya nyonya yuni .


"jini katanya wajahnya luka .takut ngak enak di lihat .jadi ngak mau turun ikut makan ."jawab joni


"tidak bisa .bagaimanapun keluarga besan yang datang makan .di sini wajahlah luka aku sebagai papanya belum melihatnya .pagi aku pergi masih tidur sampai sekarang belum kelihatan .ngak bisa di atur ."ucap tuan jonatan.


"jonatan wajahnya terluka .seoarang gadis tiba tiba wajahnya luka gimana mau menemui orang ."ucap nyonya yuni .


"ma pa dulu jini tidak seperti ini .kali ini pulang mengurung diri di kamar terus seperti pengantin baru saja ."ucap yulia.


"sifha pangil jini untuk turun .:ucap tuan jonathan .


"bibik aku temani kamu pergi ."ucap sigit


"jodi yulia joni kamu periksa lagi dapur .sudah siap belum .nanti tamu datang dah siap santap ."ucap tuan jonatan

__ADS_1


"ooo ."jawab mereka.


"tidak mau tidak mau kalian pergi ."teriak jini yang di tarek sifha dan sigit keluar kamar .dari ruang tamu tuan jonatan menatap mereka.


"jini turun ."pangil tuan jonatan .


"sikap apa yang kamu tunjuk kan .kakak ipar memanggilmu .tidak sopan sekali ."ucap tuan jonatan .


"sudah anak perempuanmu sudah turun jangan di omeli ."ucap nyonya


"bagaimana pipimu bisa terluka ."tanya tuan jonatan .


"aku ."jini menatap sifha,


"aku dah bilang kan .jalan ngak hati hati jatuh ."ucap nyonya yuni.


"udah besar jalan bisa jatuh .bagaimana sebenarnya bisa jatuh .lukanya parah tidak ."tanya tuan jonatan.


"aku juga ingin lihat .tapi tak di ijinkan .bilang mau di obati sendiri saja ."ucap nyonya yuni.


"baik ."jawab sifha


"tidak mau ."ucap jini mencak mencak


"aku tidak mau kamu temani pergi ."ucap jini .


"baik baik tidak mau ya sudah .atau mama saja yang temani ."ucap nyonya yuni .


"tidak mau .siapapun aku tidak mau .apa lagi ke dokter ."ucap jini


"kamu sekarang ribut apa .di ijinkan hidup di luar terlalu bebas .sehingga hari ini kamu bicara keras pada orang lain ."ucap tuan jonatan .


"paaa akuu.......


"presedir "pangil sang sopir ..."presedir manager telah datang menjemput keluarga besan ."


"cepat persilahkan masuk ."tuan dan nyonya jonatan serta sigit lari ke depan pintu .jini menatap sifha dengan tajam .

__ADS_1


"ayah ibu ayo masuk ."ucap jonsen .


"oh besan maaf semua keluarga bawa ke sini ."ucap ibu sifha .


sigun memandang takjub rumah kakak iparnya


"oh aku dengar jonsen undang aku makan malam .sampai siang ngak bisa makan ."ucap pak de sifha .sigit menarik tangan surti masuk.


"mari mari makan siap .bisa sambil makan sambil ngobrol ."ucap tuan jonatan .jini yang ada di tangga turun menemui sigun yang berjalan paling belakang .


"tunggu sebentar ."ucap jini.sigun membungkuk .jini menarik tangan sigun menepi .


"kamu adik laki laki tertua kakak ipar ya ."tanya jini.


"iya benar .saya adik laki laki tertua ."jawab sigun.


"waktu itu .terimakasih banyak ."ucap jini.


"jangan sungkan .waktu itu kenapa kamu...


"kamu jangan banyak tanya .aku tanya padamu .apa kamu pernah ceritakan masalah ini pada orang lain ."tanya jini


"tidak ada .apapun aku tidak mengatakan ."ucap sigun .


"aku ingatkan ya .masalah ini jangan di bocorkan ke siapa siapa."ucap jini


"saya tau .tapi waktu itu sebenarnya apa ...


"aku dah bilang jangan banyak tanya .tidak ada sangkut pautnya dengan mu ."ucap jini.


"o aku tidak akan tanya lagi .bagaimana lukamu ."tanya sigun


"aku..


"aku tidak ada maksud lain .atau campuri urusanmu .setidaknya bawa ke dokter takutnya infeksi .malah bahaya .jangan cemas walaupun kau pukuli aku .aku tak akan bocorkan masalah ini .aku masuk dulu ."ucap sigun .


"dia memperhatikan ku ."gumam jini bahagia.

__ADS_1


__ADS_2