
Setelah sigit pergi .joni dan mereka semua datang ke ruang tamu .
"wah malam ini.masakan penuh kasih sayang seorang ibu ."ucap joni
"benar ma, kepandaianmu memasak selamanya dan dulu ,tetap sama . Sip ."ucap jonsen .
"ini dah pasti ,kepandaianku memasak ,masakin papamu selama tiga puluh tahun .juga membesarkan kalian .di tambah sekarang nining tinggal di rumah kita .kemahiranku harus aku tambah ."ucap nyonya yuni.
"eehh kakak ipar kemana ,mas jodi juga tidak kelihatan ."tanya nining .
"jodi sia sibuk mau menikah lagi ."ucap nyonya yuni .
"ha mas jodi mau nikah lagi ."ucap nining .semua diam tak bisa jelaskan .
" ehh yuni gimana persiapan nya ."tanya tuan jonatan .
"aku dah minta nyonya gun jadi makjomblang .biar jodi cepat menikah ,dengan begitu tiap hari tidak akan berpikiran negatip terus ."ucap nyonya yuni.
"karena sudah di putuskan .aku juga tidak akan banyak ngomong ."ucap tuan jonatan .
"kalau memang behitu ,pernikahan jodi dan sugeng bisa di lakukan sama sama ."ucap jonsen .
"eee begitu juga baik ."ucap tuan jonatan .
"benar baik kah ."tanya nyonya yuni ragu .
"coba kalian pikir ,sugeng dan gadis itu baru saja kenal .tidak mungkin akan begitu cepat .aku lihat masalah jodi selesaikan dulu ."ucap nyonya yuni
"ya sudah kamu putuskan saja ."ucap tuan jonatan .
"wah kalau begitu ,ada nasi punar bisa kita makan ."ucap nining .
"eei kalau masalah jodi selesai .ganti kamu ya yang nikah ."ucap tuan jonatan menunjuk joni .
"aku ..
"tidak ,joni tidak akan begitu cepat ,dia baru saja jadi anggota kepolisian .apalagi hubungan mereka belum pasti ."potong nyonya yuni .yang hanya di tatap oleh joni .
"bukan kah begitu ."tanya nyonya yuni pada joni .yang hanya di angguki oleh joni juga .
"nining kamu bilang benar tidak ."tanya nyonya yuni .yang berharap nining jadi istri joni .
"haa ,aku tidak tau ,kalau joni bilang belum ingin cepat nikah . Kalau aku mau makan nasi punar dia mungkin harus menunggu lama ."jawab nining yang hanya di tertawakan oleh joni .lain dengan tuan jonatan yang menangkap kejanggalan dari ucapan istrinya .
☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️☎️ KKKKRIIIINGG . Telepon rumah tiba tiba berdering .jknsen segera menerimanya .
"Hallo ."
"......"
"sifha ,apa...
"....."
"baik ,aku tau ,ya ...."jonsen meletak kan gagang telepon nya .
"pa sifha telepon ,mungkin rumah bibik sajiko kemasukan pencuri .mungkin dia shock pingsan .sekarang ada di rumah sakit ...
Sementara di rumah sakit sajiko belum sadarkan diri .paulin membenahi selimut sajiko .
"kok bisa terjadi kejadian ini ..
Ceklek.....
"ibu ...ibu ..."sugeng masuk mendekati ranjang ibunya paulin hanya memutar kepala nya melihat sugeng .
"Akhirnya kau cepat ke mari ."ucap paulin .
"Aku melihat kertas kecil yang di tinggalkan sifha ,aku segera kemari .paulin ,sekarang ibuku bagaimana ."tanya sugeng.
"jangan cemas ,dokter sudah memeriksanya .mungkin dia terlalu shock sehingga pingsan . Karena bude punya gula darah ,mungkin gula darahnya rendah .jadi bude sekarang di infus untuk menyetabilkan gula darahnya ."ucap paulin .
"ibu ...
"sugeng ."paulin menarik sugeng duduk di sofa .
__ADS_1
"sebenarnya bude begini bukan sakit yang sangat parah ,kamu jangan cemas ."sugeng cemas menatap paulin .
"o iya ,sifha telah mengurus atministrasi rumah sakit ."ucap paulin .
"paulin terimakasih banyak padamu ."ucap sugeng .
"jangan sungkan .sebenarnya tadi aku melihat bude pingsan di lantai . Di dalam hatiku aku juga khawatir .aku sempat bertanya ,benarkah aku pembawa sial ,aku sangat cemas ,aku sangat panik ."ucap paulin menatap sajiko .
"paulin ."sugeng memegang kedua bahu paulin dari belakang .
"jangan cemas ya ."ucap sugeng .
"hiks ...hiks.. .."tangis paulin pecah .tanpa sadar sugeng menarik kepala paulin bersandar di dadanya .
"jangan menangis ya ."sugeng menepuk bahu paulin .sifha menghentikan langkahnya melihat sugeng dan paulin .ia tersenyum balik keluar .
"sifha ."jonsen berlari lari di ikuti kedua orangtuanya .
"jonsen ..
"sifha ,sekarang sajiko orang bagaimana ."tanya tuan jonatan .
"gimana keadaan sajiko ."tanya nyonya yuni .
"dia hanya shock .tunggu infus nya habis dan biarkan dia istirahat ."ucap sifha .
"kalau begitu kita masuk lihat dulu ."ucap tuan jonatan ajak istrinya .
"iya ayo ."jawab nyonya yuni .
"sugeng .."sugeng menoleh
"presdir ."jawab sugeng .
"sifha bilang ibumu tidak apa apa kan ."tanya tuan jonatan mendekat ke ranjang sajiko di ikuti nyonya yuni .
"iya benar ...
"presdirr jo ."sapa paulin menundukkan kepalanya .
"paulin aku kenalkan .ini istriku ."ucap tuan jonatan .
"jangan sungkan ."jawab nyonya yuni .
"presdir ,ada satu hal inhin aku katakan .apa boleh kita bicara di luar .biar ibuku istirahat dulu ."ucap sugeng .
Mereka pergi meninggalkan ruang rawat .
"aku ingin mengundurkan diri .aku tidak bisa kerja lagi ."ucap sugeng .
"kamu mau mengundurkan diri .kenapa kamu mau mengundurkan diri ."tanya tuan jonatan .
"ibuku sekarang seperti ini .aku tidak tenang .kesehatan dia buruk, sekarang mengalami shock .aku takut badan dia tidak mampu lagi .aku ingin dua puluh empat jam di sampingnya ,menjaga dan merawatnya ."ucap sugeng . Jonsen menatap sifha mendengar penjelasan sugeng .
"dua puluh empat jam di sampingnya .bagaimana kamu merawat dia .kamu mampu menjaganya berapa lama ."ucap tuan jonatan .
"benar , sugeng .kamu begini juga bukan solusi .tiap hari menemani ibumu ."ucap jknsen.
"jonsen aku dan kamu tidak sama .kamu ada papa ,ada mama ,ada anak dan istri . Bagaimana dengan ku ."jonsen menatap sifha .
"ibu ku hanya ada aku ,seorang putra saja .bukan aku yang menjaganya ,siapa yang akan menjaganya ."tanya sugeng.
"aku yang akan menjaganya ."jawab nyonya yuni .semua menatap nyonya yuni .
"bukan hanya aku yang menjaganya ,sifha juga bisa membantu menjaganya ."jonsen dan sifha tersenyum .
"waktu itu aku juga menyuruh sajiko tinggal dia begitu sungkan . Sekarang katakan ini tidak ada gunanya . Jonatan besok kalau sajiko keluar rumah sakit .jemput dia tinggal di rumah kita ."ucap nyonya yuni .
"ini ."tuan jonatan menatap sugeng dan lain nya .
"tunggu sajiko siuman .tanya keputusan dia ."ucap tuan jonatan .
"jangan tanya kan lagi .biar aku yang putuskan apapun yang terjadi .rumah kita juga banyak orang ,jangankan hanya menjaga ,menemani juga bisa ."ucap nyonya yuni ..
"iya aku setuju ."ucap jonsen menatap sifha .
__ADS_1
"iya ma kamu lakukan ini .kita sebagai anak sangat terharu .sugeng lakukan seperti keinginan nya ."ucap sifha yang di aguki oleh tuan dan nyonya yuni .
"kalau begitu kita bicarakan besok .waktu sudah malam kalian pulang dulu ,istirahat ."ucap sugeng .
"ee ,"tuan jonatan menatap istrinya .
"iya ma pa rumah sakit ada suater .juga cuma bisa satu orang yang jaga . Biar aku di sini menjaganya ."ucap sifha .
"baiklah ,sifha kamu tinggal di sini menjaganya ."ucap nyonya yuni .
"tidak usah ,aku saja yang menjaganya bisa ."ucap sugeng .
"kalau memang begitu ,kita pulang dulu ya ."ucap tuan jonatan .
"sugeng ,jaga dirimu baik baik ."ucap tuan jonatan .
"aku tau ."jawab sugeng .tuan jonatan dan nyonya yuni melangkah pergi .sugeng menatapnya dari belakang .
"bibik ."panggil sugeng tiba tiba .nyonya yuni dan tuan jonatan berhenti . Nyonya yuni menatap sugeng haru .
"kamu memang gil ku ."tanya nyonya yuni ragu .sugeng jalan kedepan dengan mata berkaca kaca
"bibik ,terimakasih banyak ."ucap sugeng .
"masalah ibumu anggap bagian dariku ."ucap nyonya yuni .
"terimakasih ."ucap sugeng sambil membungkuk .
"ayo jalan ."ucap tuan jonatan .nyonya yuni tersenyum sambil menghapus air matanya .tuan jonatan menatap sugeng sebentar ,dan melangkah pergi . Jonsen dan sifha melangkah dan berhenti di depan sugeng . Mereka saling melempar senyum dan mengangguk .jonsen merangkul bahu sifha pergi .
Tinggallah sugeng dan paulin .sugeng menghapus air matanya .paulin mengangkat kedua bahunya sambil senyum .
"kamu lihat lelucon kan .juga lihat aku menangis ."ucap sugeng .
" bukan apa apa .anggap saja kita berdua impas ."ucap paulin .
"impas ."tanya sugeng .
"iya ,kemarin kemarin kamu juga lihat aku menangis .kalau bukan impas apa ."tanya paulin .
"impas hahaha .."ucap sugeng .
"tak ku sangka papamu dan ."paulin menoleh ke ruangan sajiko .
"bibik itu ...
"paulin .aku jujur katakan padamu .presdir yang lebih dulu kenal dengan ibuku . Tapi presdir dapat tekanan dari keluarganya untuk menikah dengan istri nya sekarang . Yang aku panggil bibik tadi .karena ini ibuku dan presdir berpisah . Tak di sangka waktu itu ibuku hamil . Yang pasti masalah ini sangat kacau . karena ibuku tidak ingin merusak rumah tangganya ,jadi kalau di pikir pikir ibu adalah istri tertua ."ucap sugeng .
"aku paham dengan pemikiranmu . swhingga sampai swkarang kamu tidak panggil dia papa ,dan memanggilnya presdir benarkan ."sugeng menatap paulin sayu .
"aku hanya berharap suatu hari jonatan bisa memberi ibu ku sebuah pernikahan .dan suatu hari aku bisa memanggilnya papa . Sudah sering berulang kali aku ingin panggil papa ,tapi aku tidak bisa kerongkongan aku seperti kering . Paulin hari ini aku sangat berterimakasih ."ucap sugeng .
"jangan sungkan ."ucap paulin .
"paulin ,masalah yang lalu ,aku mengusirmu pergi .aku minta maaf ."ucap sugeng .paulin tersenyum .
"aku terima .mulai sekarang masalah itu tak ku simpan di hati ."ucap paulin .
"iya paulin .waktu sudah larut ,kamu cepat pulang idtirahat ."ucap sugeng sambil meletakan tangannya di bahu paulin .
Paulin meraih tangan sugeng dari bahunya dan ia genggam dengan kedua tangan nya .
"aku tidak mau pulang ,aku mau di sini jaga bude .apa lagi aku seorang wanita ,akan bebas jaga bude ,"paulin membelakangi sugeng menatap sajiko .
"apa lagi hari masih siang ,bude ketakutan sampai seperti ini .kamu juga tau aku cuma tinggal sendiri .kalau aku sekarang pulang ,aku juga takut ."ucap paulin .
"aku tau ." jawab sugeng .paulin langsung membalekkan badan .
"kalau begitu aku di sini menjaga bude .kamu pergi istirahat dulu .nanti kalau aku capek ,aku akan panggil kamu .kita bisa gantian jaga ."ucap paulin .
Sugeng diam tak menjawab ia menatap sendu paulin .paulin meraih tangan sugeng lagi .
"sudahlah ,ya ."bujuk paulin .
"o iya paulin ."sugeng mengenggam pergelangan tangan paulin .
__ADS_1
"hari ini demi ibuku kamu belum makan malam kan .biar aku belikan untukmu ."ucap sugeng .
"hemm ."pain mengangguk .sugeng juga permisi .paulin tersenyum menatap sajiko yang masih terbaring .