
~Rumah sakit husada
Di parkiran rumah sakit husada seorang laki laki turun dari mobilnya yang mewah dan berjalan menuju ruang inap orang tuanya.
"bagaimana keadaan ayah" kata pria itu sambil memegang pundak pak danang.
"masih sama seperti awal masuk ke ruangan ini" jawab pak danang dengan lesu.
"lekas sembuh ya ayah"kata pria itu sambil tersenyum manis.
"aku punya permintaan terakhir untukmu"kata pak danang menatap pria itu.
"jangan bicara seperti itu aku yakin ayah akan sembuh" kata pria itu dengan yakin.
"turuti lah mau ku,aku janji aku akan semangat untuk hidup " kata pak danang menatap pria itu.
__ADS_1
"baiklah apa mau ayah sekarang" kata pria itu sambil duduk di bangku samping ranjang pak danang.
"menikahkan besok lusa di rumah sakit ini di depan ku arya" kata pak danang sambil menggenggam tangan pria itu yang tak lain adalah anak nya yang bernama arya bailaq.
" pernikahan itu bukan main main yah, pacar arya juga blm mau menikah" kata arya membalas genggaman ayahnya.
" kata siapa kamu akan menikah dengan pacar mu itu ha? Kamu akan menikah dengan anak teman ayah" kata pak danang menatap tajam ke arah arya.
" aku tidak mengenalnya aku tidak mau" kata arya melepaskan genggaman ayah nya.
" aku sudah bekerja di kantor agar tidak bergantung pada ayah, Aku pria yang gigih tapi jika itu mau ayah aku rela berkorban perasaan jika itu bisa membuat ayah sembuh" kata arya lalu pergi meninggalkan ayahnya.
" tunggu" suara lemah pak danang kepada arya yang sudah di ambang pintu.
"apa lagi yang ayah mau?jika ayah mau aku mati pun itu aku turuti jika itu membuat ayah sembuh" kata arya tanpa menoleh ke pak danang.
__ADS_1
" datanglah besok lusa jam 8 penghulu akan datang ke sini" kata pak danang menengok arya.
" akan ku usahakan besok" kata arya lalu pergi dan menutup pintu.
Saat arya berjalan menuju keluar rumah sakit dia berfikir bagaimana hubungannya dengan erika jika dia harus menikahi perempuan yang tidak dia kenal sama sekali.
Kenapa jadi seperti ini bagaimana hubungan ku dengan erika jika aku harus menikahi perempuan yang tidak aku kenal sama sekali bahkan namanya saja aku tidak tau. (kata arya dalam hati nya saat sudah di dalam mobil).
Di jalan arya sangat memikirkan perjodohan itu karna bagi dia menikah itu adalah sesuatu yang sangat sakral untuk dirinya dan dia ingin menikah sekali dalam hidupnya. Dia mau menikahi perempuan yang dia sayang bukan perempuan yang tidak dia kenal.
"sial!! bagaimana ini,jika besok lusa aku tidak menikahi perempuan yang di pilih ayah aku akan jadi anak durhaka baginya, tapi jika aku menikahinya aku akan kehilangan perempuan yang aku sayang selama ini, erika tidak akan mau jadi istri ke 2 pasti dia mau jadi satu satu nya" teriak arya sambil memukul kemudi mobil nya dengan keras.
Setelah 1 jam perjalanan akhirnya arya sampai ke rumahnya sendiri.dia turun untuk membuka gerbang untuk memasukkan mobilnya. Setelah dia keluar dari garasi dia langsung menutup gerbang dan naik ke atas untuk masuk ke dalam rumah. Saat sudah masuk dia dia langsung naik ke dalam kamar dan mengambil pakaian untuk mandi.
Beberapa menit akhirnya arya keluar dengan baju tidurnya dan menuju ke ranjang lalu menutup matanya untuk tidur.
__ADS_1