
sifha pergi meningal kan mereka berdua .tuan jonatan meraih tangan sajiko .
"sajiko .benarkah sugeng anak ku .katakan iya atau bukan .(sajiko mengangguk ) sugeng benar anak ku ."ucap tuan jonatan .
"sudah bertahun tahun masalah ini aku tak berani beritahu sugeng .sampai hari di mana kita bertemu sugeng terus bertanya padaku .aku juga tidak bilang .tapi malam itu aku mengeluarkan foto itu dan tidak menyimpan dengan baik .dan di ambil sugeng dia terus bertanya dan bertanya .aku tetap tak mengakui tidak ku sangka dia mencarimu ."ucap sajiko
"sajiko kenapa kau tak memberi tahuku ."tanya tuan jonatan .
"jonatan kamu dah beranak istri .rumah tangga bahagia .aku beritau apa ada artinya ."ucap sajiko.
"sajiko ak ak..
"jonatan aku tadi telepon lebih dulu .bapak itu bilang istrimu tidak enak badan masuk rumah sakit kenapa."tanya sajiko.
"yuni tidak kuat dengan kejutan ini .penyakitnya jantung kambuh lagi."ucap tuan jonatan .
"sakit jantung kambuh lagi .bagaimana parah tidak ."ucap sajioko.
"sudah tidak apa apa.tapi tidak mau mengubrisku
"ucap tuan jonatan sambil memandang sajiko.
"tidak mengubrismu.ini semua salah ku .tak seharusnya aku ke ibu kota melihat sugeng .kalau aku tak ke ibi kota dan bertemu dengan mu .aku yang menghancurkan keharmonisan rumah tangga kalian."ucap sajiko
"sajiko ini tidak sangkut pautnya dengan mu .katakan padaku .kamu ada sugeng apa di malam pernikahanku itu .(sajiko mengangguk ).
"jonatan sekarang sugeng tau masalah ini .aku takut anak ini akan berbuat sesuatu yang tak pernah kita pikirkan .jadi aku mencarimu rundingkan ini ."ucap sajiko.
"masalah apa yang tak pernah kita pikirkan ."tanya tuan jonatan .
"itu ."sajiko menoleh menghapus air matanya .sifha keluar membawa teh .
"kok ngak duduk ngobrol .sini minum teh dulu."ucap sifha.
__ADS_1
"bude ini di minum dulu tehnya."ucap sifha.
"terimakasih ."ucap sajiko
"duduk sini pa ."sifha menuntun tuan jonatan duduk .
"eee kamu di pangil sifha benar ya ."tanya sajiko.
"sajiko .sifha dan sugeng dulu teman baik ."ucap tuan jonatan .
"kalau begitu masalah ini hanya sifha yang bisa membantu ."ucap sajiko .tuan jonatan menatap sifha ...."sifha bude mohon kamu bujuk sugeng ya ."ucap sajiko.
"bujuk sugeng .mau mbujuk apa ."tanya sifha.
"ee ku kira aku tidak pantas di sini terlalu lama .apa kamu mau keluar sama bude .dan semua masalah akan ku ceritakan agar kamu paham ."ucap sajiko .sifha menatap wajah tuan jonatan .
"sifha ikut lah pergi .karena sajiko bilang begitu .aku percaya ada hal yang tak dapat ia selesaikan sendiri ."ucap tuan jonatan .
"papa kamu dan bude saja tak mampu selesaikan masalah ini .apa mungkin aku bisa ."ucap sifha .sajiko memandang tuan jonatan .
"kamu jangan bicara begitu .kalau memang aku mampu lakukan .aku akan usahakan ."ucap sifha .sajiko berdiri dan membungkuk pafa sifha .
"pa aku keluar dulu dengan bude .kamu ke lantai atas istirahat ."ucap sifha .sajiko berjalan sampai di depan pintu .sajiko menoleh ke belakang menatap tuan jonatan dengan tatapan sendu .begitu juga tuan jonatan menatap sajiko penuh kerinduan dan tak ingin berpisah .sajiko membungkuk lagi .
"jaga dirimu baik baik ."ucap sajiko.
"pa aku keluar dulu ."ucap sifha .tuan jonatan terduduk lemas di sofha .kepala nya terasa sakit.
sementara di luar sifha dan sajiko .
"bude sungeng benar benar anaknya mertuaku ."tanya sifha .
"sifha kamu pasti mengira bude wanita tidak tau malu iya kan ."ucap sajiko.
__ADS_1
"aku bahkan tak kepikiran itu .cucap sifha.
"sifha .sebenarnya di saat papa mertuamu mau menikah waktu itu .kita sepasang kekasih."
"oh....
"tapi karena ayah ku orang dari jepang .orang tua jonatan tak merestui hubungan kami .bahkan melarang kita bertemu .sampai suatu hari .aku tau kedua orang tua jonatan .menentukan jodoh untuk jonatan yaitu ibu mertuamu sekarang .dan waktu itu aku dah pasrah dengan takdirku .dengan hati ikhlas ingin meninggalkan dia .tak taunya di hari terakhir jonatan menikah hari itu .dia datang mencariku ."
flasback
sajiko menangis tengkurap di tengah ruangan .tuan jonatan datang menatap sajiko ia dengar sajiko sedang menangis.
"sajiko ...sajiko ."panggil tuan jonatan .sajiko mengangkat wajahnya .ia bangun dan menghapus air matanya.
"kamu datang mau apa ."tanya sajiko .
"aku ....
sajiko berfiri ingin menutup pintu kamar nya .
"sajiko ."tuan jonatan menahan pintu kamar sajiko ."dengarkan penjelasan aku .".
"apa yang akan kamu jelaskan .besok kamu sudah akan menikah .ku ucapkan selamat semoga kamu bahagia."ucap sajiko .
"sajiko .aku mencintai kamu .aku tidak mau menikah .tapi...
"tapi .kamu tidak boleh menentang orang tuamu jadi anak durhaka ya kan ."ucap sajiko.
"sajiko ...
"aku dengar .dia gadis dari kalangan terhormat .kamu seharusnya melupakan ku .dan cinta kita lupakan saja ."ucap sajiko.
"sajiko ."tuan jonatan memeluk sajiko dari belakang ....."aku tidak bisa melupakan mu .aku mencintai wanita hanya kamu ."ucap tuan jonatan .
__ADS_1
"jonatan .dengar kata itu aku dah bahagia .kita berdua memang tak berjodoh .kamu pergi ..pergi ..."sajiko kembali ke tempat tidurnya .tuan jonatan mendekat dan memeluk sajiko ....
"