
Jonsen datang melamar pekerjaan di sebuah kantor .tapi bukan pekerjaan yang ia dapat tapi hinakan dan cacian .
" presedir ju ."sapa jonsen.
"Duduklah .aku pangil orang buatkan teh untukmu ."ucap presedir
"Tidak udah repot repot .aku datang saat ini mau tanya presedir maukah memberiku pekerjaan ."ucap jonsen .
"dulu kita pernah kerja sama .aku tau sepak terjang papamu . punya semangat orang nya hambel ."ucap presedit ju.
"terimakasih atas sanjungan nya ."ucap jonsen.
"aku hari ini ada kata kata yang ingin ku katakan .kamu begitu besarnya perusahaan . begitu besar rumah tangga kamu hancurkan begitu saja .aku pikir kamu anak yang brutal arogan ."ucap presedir ju.
"pre presedir aku bukan orang yang seperti itu .aku mengerjakan sesuatu dari keringat ku sendiri ."ucap jonsen.
"keringat sendiri .kalau begitu papamu bekerja keras dirikan begitu besar perusahaan kamu hancurkan begitu saja ."ucap presedir ju.
"itu karena ada orang yang sengaja menjebak ku ."ucap jonsen .
"aku tidak perduli kamu di ada yang menjebak atau tidak .dulu kamu di perusahaan seorang manager .dan sekarang kau datang ke perusahaan kecil .aku harus beri kamu pekerjaan apa ...apa kamu mau jadi buruh atau jadi satpam ."ucap presedir ju.
"presedir ju .biarpun aku bodoh tapi aku pernah belajar mengatur keuangan perusahaan dan....
"sudahlah .kamu mau pekerjaan itu kantorku tidak ada lowongan .kalau kamu memang butuh aku ada dua atau lima juta buat meringankan kebutuhan mu ."ucap presedir ju.
"presedir ju .aku kesini mau tanya apa kerjaan yang bisa aku lakukan tidak aku tidak memintamu sedekah .terimakasih kebaikan mu ."ucap jonsen dan melangkah pergi.
jonsen berteriak di sebuah lapangan .ia merasa heran tak satupun perusahaan yang mau menerimanya .
"kenspa cari tak ada kerjakan .kenapa tak seorangpun yang mau memperkerjakan aku .....hahh........ada satu tempat yang tak ingin aku datangi .tapi ...hah ..aku coba "jonsen pergi meninggalkan lapangan ia menyeberang jalan raya .dari samping meluncur mobil sedan berwarna maron .turun lah sugeng dari dalam mobil tak lama kemudian datang sulan .
__ADS_1
"kang sugeng ."sapa sulan .
"sulan apa kamu tidak ada kabar kakakmu ."ucap sugeng.
"ada .ayah ibuku bilang ada telepon pulang .tapi tidak ningali alamat ."ucap sulan.
"sulan kamu tidak bohongi aku kan ."ucap sugeng .
"kang sugeng .kalau memang ada. kabar kakak aku bohongi kamu buat apa ."ucap sulan.
"kalau begitu sifha ke mana ."ucap sugeng.
"aku juga tidak tau .kakak biasa nya tidak ada teman ."ucap sulan.
"iya dulu dia da suci teman baik kan .mereka ada kontak tidak ."tanya sugeng .
"ada sih tapi ngak tau tinggal di mana ."ucap sulan .
"ini ...(kalau aku tolong kang suheng cari kakak .biarkan mereka bersama .kalau begitu aku ada kesempatan dengan jonsen bersama .)
"sulan kamu jangan lagi menimbang .aku dah bilang sama jodi kamu akan ikut aku pergi .hee."tanya sugeng.
"baiklah aku temani kamu pergi ."ucap sulan .
jonsen gagal lagi mendapatkan kerjaan .dia dah habiskan waktu sebulan untuk mencari kerjakan .
"sudah hampir sebulan tak dapat kerjakan .bagaimana aku bilang sama mama ."jonsen meninju memukul pohon yang tak bersalah .
"hahh jonsen alexsander apa kamu benar benar tak berguna .aku tidak dapat mencari pekerjakan .apa lagi rumah tanggaku ."gumam jonsen.
sementara sifha ia rajin menjahit mengumpulkan uang untuk menyambut kelahiran anaknya .
__ADS_1
"huahhh sifha kamu takningin tidur siang dulu ."ucap suci.
"ini jahit udah mau selesai .nanti kamu bisa pakai ."ucap sifha.
"tidak apa apa."jawab suci.
"apanya tidak papa aku selalu pakai mesinmu jahit baju .aku malu sebenarnya."ucap sifha.
"ayohhhh ..
"aku juga jahit setengah hari sedikit capek ."ucap sifha.
"oh gitu ya .sini kamu bangun biar aku selesaikan .kamu hamil jangan terlalu capek .ayo bangun sini ."ucap suci .sifha jalan menuju kursi suci menyelesaikan jahitan sifha .tapi sifha bukan nya istirahat malah mengambil baju
"ayohhh sifha .aku suruh kamu bangun istirahat bukan pasang kancing baju .kamu sebenarnya mau apa ."tanya suci.
"ahh aku cuma duduk ngak ada kerja an ."ucap sifha.
"kamu ya benar benar mau buat dirimu sendiri lelah ya."ucap suci.
"suci kamu lihat perutku ini hari demi hari tambah besar ."ucap sifha.
"itu dah pasti ,hari berganti minggu dan bulan anak dalam kandunganmu semakin besar ."ucap suci.
"maksudku bila dah besar nanti aku tidak dapat bekerja lagi gimana ."ucap sifha.
"kamu jangan cemaskan itu .aku juga masih punya simpanan .kamu juga bisa telepon pulang ke ibumu."ucap suci .
"tidak boleh .rumahku juga pas pasan .lagi pula aku anak perempuan yang nikah keluar rumah .mana mungkin pulang ke rumah minta uang ."ucap sifha
"hahhh.sebenarnya aku mau suruh kamu ambil uang psda jonsen .....aku tau kau pasti tidak mau .....
__ADS_1