Istri Kejam Milik Devan

Istri Kejam Milik Devan
Istri Kejam Milik Devan


__ADS_3

"Maaf Dev, aku hanya bercanda saja, mana mungkin ada hantu" ucap Michella yang setelah itu kembali lagi menertawakan Devan.


Sedangkan Devan yang mendengar perkataan Michella hanya bisa menutupi wajahnya dengan menggunakan bantal karena menahan rasa malu, akibat sang istri mengerjainya.


Keesokan paginya, Devan yang baru saja bangun melihat di sekitar sisi tempat tidurnya, tidak menemukan keberadaan Michella. Devan pikir mungkin Michella sedang memasak di dapur.


"Sayang, Mas minta buatkan kopi ya, biar mata Mas enggak ngantuk lagi karena nanti ada meeting dengan klien'' ucap Devan dengan sedikit teriak.


Namun, beberapa kali Devan memanggil Michella, tidak kunjung juga mendapat balasan dari sang istri. Kemudian Devan langsung mencari keberadaan Michella ke seluruh ruangan.


"Sayang, kamu di mana, Mas mau minta buatkan kopi sayang" kata Devan dengan sedikit berteriak.


"Enggak usah teriak Dev, aku lagi di dapur" balas Michella dengan nada sedikit ketus.


"Sayang, Mas panggil dari tadi loh"


"Diam lah Dev, aku lagi fokus mendengarkan kekasih kamu ini yang lagi diwawancarai youtuber" imbuh Michella yang kemudian menyerahkan ponsel nya ke Devan.


"Kamu lihat ini, perilaku kekasih mu yang katanya lebih baik dari aku!" sambung Michella kembali yang kemudian secepat kilat memindahkan layar ponsel miliknya ke tangan Devan.


"Memangnya ada apa lagi sih sayang, dengan wanita itu, toh aku juga sudah enggak ada hubungan lagi dengan dia" jawab Devan dengan kesal karena dirinya harus segera bergegas pergi ke kantor untuk meeting.


Tak mau memperpanjang urusan dengan Michella, Devan langsung melihat video wawancara tersebut.


Beberapa menit kemudian.


Setelah melihat video wawancara tersebut, masih tidak mengubah reaksi Devan, sampai beberapa potongan menit akhir, tiba-tiba saja Devan mengeratkan tangannya pada ponsel milik Michella, bahkan rahang Devan tampak mengeras dan terlihat urat disekitar wajahnya yang sekarang berubah merah padam.

__ADS_1


"Dasar sialan kau Casandra, berani-beraninya kau mencemarkan nama baikku, dari mana aku bisa menghamili kamu, sedangkan aku saja tidak pernah melakukan hubungan terlarang itu dengan mu" ucap Devan dengan teriakkan keras bahkan ponsel milik Michella hampir saja menjadi sasaran kemarahan Devan.


"Dev, kamu jangan marah dulu, minimal kalau marah jangan ponsel milikku juga yang jadi sasaran" imbuh Michella dengan secepat mungkin mengambil ponsel miliknya.


"Huh, untung masih aman tidak ada goresan sedikit pun, mana ponsel ini masih mencicil lagi"


Mendengar perkataan Michella, membuat Devan mendengus kesal sebab Michella lebih mengkhawatirkan ponselnya dibandingkan dirinya yang notabene nya adalah suaminya sendiri.


"Sudah jangan marah-marah Dev, lebih baik kamu pergi ke kantor saja dan secepatnya urus masalahmu dengan nenek lampir itu, jangan sampai masalah ini menyangkut nama baik perusahaan, takutnya yang ada citra perusahaan akan menjadi buruk"


"Iya sayang, secepatnya aku akan membereskan wanita busuk itu" jawab Devan yang kemudian bergegas pergi menuju kantor.


Di lain sisi.


Tampak Casandra terlihat sangat senang karena rencana yang dia susun dapat berjalan dengan lancar dan sekarang dirinya tinggal menunggu respon dari beberapa netizen Indonesia.


"Tentu saja Cas, pasti aku selalu bantu kamu kok" jawab Robi si youtuber yang mewawancarai Casandra.


"Kalau begitu aku balik dulu ya"


"Iya, nanti kamu tunggu saja hasilnya, pasti banyak netizen yang bersimpati dengan kamu yang pastinya akan membuat laki-laki yang bernama Devan itu bertanggung jawab atas kehamilan kamu Cas, apa lagi sekarang video wawancara kita sudah mulai masuk trending topik ke tiga, besok juga paling akan menjadi top tranding topik" ucap Robi yang sekarang sedang memikirkan beberapa ratus juta penghasilan yang akan dia dapatkan dari hasil wawancara dengan Casandra.


Sementara itu, di kantor Devan terlihat beberapa karyawan heboh melihat tayangan video yang menampilkan seorang wanita yang mereka tahu kalau wanita tersebut adalah kekasih Bos mereka.


"Aku enggak menyangka ya, ternyata Pak Devan bisa membuat hal yang menjijikkan, padahal kita tahu sendiri kalau Bu Michella lebih di atas segalanya dari pada wanita di Video itu, apa mata Pak Devan buta ya sampai-sampai bisa melakukan hubungan terlarang itu"


"Iya benar, kasihan sekali Bu Michella, kalau aku jadi Bu Michella aku pasti menggugat cerai Pak Devan, ya walaupun Pak Devan tampan, tapi kalau kelakuannya seperti itu, wanita mana yang sanggup menjalani rumah tangga dengannya kecuali wanita bodoh" imbuh salah satu karyawan wanita dan masih banyak lagi umpatan-umpatan para karyawan yang merendahkan bos mereka sendiri.

__ADS_1


Di ruang meeting.


"Sangat bagus sekali kinerja istri Anda Pak Devan, walaupun Bu Michella tidak ikut bersama kita di meeting ini, tapi hasil kinerjanya memang saya akui sangat bagus sekali" ucap Aksa.


"Tentu saja, kinerja istriku tidak pernah mengecewakan sama sekali, bahkan walaupun istriku sibuk, dia masih sempat untuk melayaniku" jawab Devan dengan bangga.


"Benar sekali, istri Anda tidak pernah mengecewakan Pak Devan, hanya saja yang mengecewakan itu suaminya yang tega mengkhianati istri secantik Bu Michella" balas Aksa dengan kalimat-kalimat pedas, yang bahkan sesekali tertawa mengejek yang ditujukan untuk Devan.


Mendengar sindiran dari Aksa, membuat gejolak emosi Devan kembali lagi. Bahkan sekarang dirinya telah sampai di kursi kebesaran Aksa yang kemudian langsung mencengkeram kerah baju pria itu dengan kuat.


"Sekali lagi aku mendengar ucapan kotor dari mulut Anda Tuan Aksa, aku tidak akan segan-segan akan menghajar Anda habis-habisan" ucap Devan dengan tegas, setelah itu langsung melepaskan cengkeramannya dan pergi dari ruang rapat tersebut.


"Mudah sekali kamu terprovokasi Devan, memang sangat tidak pantas kamu bersanding dengan Michella, karena yang pantas dengan Michella hanyalah aku, lihat saja setelah ini aku yang akan merebut istrimu" imbuh Aksa dalam hati yang sekarang tengah senang melihat nasib rekan kerjanya sekaligus rival percintaannya itu.


Kembali di kediaman Michella.


Terlihat Michella sedang menelepon seseorang dengan nada serius.


"Sekarang kamu ikuti wanita itu, lalu kabari aku setiap kegiatan yang dia lakukan, pokoknya kamu harus cari cela kelemahannya terutama terkait kehamilan dirinya itu, cari bukti-bukti kehamilan dia bahkan cari juga siapa seseorang yang sudah menghamilinya, oh iya satu lagi, kirimkan alamat youtuber yang tadi sudah mewawancarai nenek lampir, biar aku yang akan menyelesaikan urusan dengan si youtuber itu" ucap Michella dengan nada tegas dan terkesan dingin.


"Baik Bu Michella, secepatnya Anda akan mendapatkan hasilnya"


"Tentu saja saya menunggu hasilnya dari kamu, semakin cepat kamu memberikan hasilnya maka akan mendapatkan bonus yang besar"


"Wah, baiklah Bu Michella" balas sang penerima telepon dari Michella. Kemudian Michella menutup panggilan telepon tersebut.


"Lihat saja, aku tidak akan melepaskan kamu nenek lampir" ucap Michella dengan raut wajah menahan amarah.

__ADS_1


__ADS_2