Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
cinta pertama


__ADS_3

andre dan gisel masih terpaku di tempat nya, kedua nya masih tidak menyangka jika leodra akan melihat semua ini, apakah tadi leodra melihat saat mereka berpelukan? mereka masih diam dengan fikiran masing masing


sedangkan kevin, setelah kepergian leodra, ia pun menggandeng sang istri dan menuntun nya untuk duduk di kursi yang sebelum nya mereka duduki, saat berjalan melewati andre dan gisel kevin sengaja menghentikan langkah nya dan menatap dua orang itu dengan tatapan tajam, seolah ia siap memangsa kedua nya


kevin melihat semua nya, dari mulai leodra masuk kedalam restoran lalu mencari tempat duduk, awal nya kevin berniat untuk memanggil leodra bergabung bersama dirinya dan sang istri, tapi saat melihat sesuatu yang menjadi titik fokus leodra, tangan nya terkepal dengan rahang yang mengeras, ia ingin meninju laki laki brengsek itu saat itu juga.


jika tidak karena sang istri yang mengelus lengan nya ia pasti sudah membuat perhitungan dengan laki laki itu, namun melihat leodra yang begitu tenang, ia pun mencoba untuk meredam emosi nya


"leodra udah pergi, tambah lagi aja level kemesraan nya" bukan kevin, tapi sonya yang mengatakan itu, ia mengatakan dengan nada yang begitu sinis. ia benar benar tidak rela adik ipar nya sakit hati oleh dua orang ini.


setelah mengatakan itu, kedua nya kembali berjalan menuju meja mereka


setelah kepergian kevin dan istri nya, andre dan gisel kembali duduk namun masih dengan saling diam


"semua akan baik baik saja" andre mencoba menenangkan sang mantan kekasih. ya mantan kekasih, itulah status mereka saat ini

__ADS_1


*


*


*


"kak, udah pulang? kesini dulu sebentar, ayah mau ngomong sama kamu" panggil tuqn bimo


menghela nafas sehalus mungkin agar ayah dan bunda nya tidak tahu bahwa saat ini ia dirundung masalah, leodra berjalan dan duduk berhadapan dengan ayah dan bunda nya


apa yang harus leodra jawab, haruskah ia mengatakan bahwa ia sedang tidak baik baik saja, dan baru saja pulang setelah memergoki calon suami nya berpelukan dengan kekasih nya


"leodra andini pradipta" bunda hani memanggil putri nya karena melihat saat ini putri nya tengah melamun


"ah iya bunda?" leodra gelagapan, ternyata ia tadi melamun hingga membuat bunda nya memanggil nama nya dengan lengkap

__ADS_1


"ayah tadi nanya, gimana hubungan kakak sama nak andre?" bunda mengulang apa yang ditanyakan oleh sang suami


"baik kok bun, yah. tadi juga leodra ketemu di restoran sama andre" leodra menjawab dengan tenang, agar bunda dan ayah nya percaya


toh juga apa yang ia katakan benar bukan? tadi ia dan andre bertemu di restoran, bahkan bukan hanya andre tapi juga sang kekasih dari calon suami nya. karena yang leodra tahu gisel menangis lalu andre menenangkan, lalu apa lagi itu? tidak mungkin tidak ada hubungan khusus diantara kedua nya bukan?


"alhamdulillah, ayah seneng denger nya. kak, kakak janji ya, apapun yang terjadi jangan pernah mempermainkan pernikahan, kalau memang kakak merasa tidak cocok dengan nak andre, ayah akan membatalkan perjodohan ini" tuan bimo menatap sendu putri sulung nya, ia takut jika ternyata jalan yang ia pilih tidak sesuai dengan apa yang diingin kan putri nya


"jangan ayah! lagipula bukan kah semua undangan sudah di sebar" leodra menunduk agar tidak melihat wajah sendu ayah nya


"kebahagiaan putri ayah adalah segala nya, ayah tidak perduli kalaupun semua orang mempermalukan ayah, yang ayah ingin kan adalah putri ayah menjalani hidup dengan bahagia" tuan bimo nampak berkaca kaca begitupun dengan bunda hani


"leodra bahagia ayah, ayah tidak perlu khawatir" leodra tidak mampu menahan tangis nya, ia pun berjalan kearah sang ayah lalu berhambur memeluk sosok cinta pertama nya tersebut.


bunda hani melebarkan senyuman nya melihat pemandangan didepan nya, ia pun mengelus punggung sang suami untuk menenangkan

__ADS_1


__ADS_2