Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
perjodohan part 1


__ADS_3

tuan bimo masih setia menatap langit langit ruangan nya, entah kenapa kini ia merasa begitu takut jikalau apa yang menjadi diagnosa dokter itu ternyata benar, walaupun ia juga membenar kan perkataan sahabat nya bahwa apa yang ia lakukan sudah termasuk dalam kemusyrikan, tapi ia benar benar takut, ia takut kalau pada akhir nya ia tidak bisa menyaksikan putri nya menikah


putra nya telah ia dampingi di hari bahagia nya, begitu pun dengan si bungsu, ia juga sudah mendampingi bahkan menikah kan secara langsung putri bungsu nya dengan sang suami tercinta, tapi yang masih menjadi beban dalam fikiran nya saat ini adalah anak kedua nya yang merupakan putri sulung nya, ia takut jika ternyata ia tidak bisa menyaksikan kebahagiaan putri nya itu


"sudah lah bim, kau pasti akan sembuh dan menyaksikan kebahagiaan putri mu, aku yakin" tuan hans masih mencoba menenangkan sahabat nya itu,


20 tahun bersama membuat tuan hans hafal dengan semua hal yang menyangkut sahabat nya ini, ia tahu bahwa sekarang tuan bimo pasti masih memikir kan putri nya


"aku hanya takut putri ku kecewa hans" ucap tuan bimo


"itu semua hanya sebuah kekhawatiran yang berlebihan, kau hanya sedang dihantui oleh rasa takut, jadi tenanglah" tuan hans kembali menyemangati sahabat nya itu


"hans, bukan kah kau mempunyai seorang putra? mungkin kah jika kita menjodohkan anak anak kita?" tanya tuan bimo


"menjodoh kan? anakku dengan anak mu?" tanya tuan hans memastikan dan di jawab anggukan oleh tuan bimo


"bukan kah dari dulu kita memang mengharap kan ikatan, dan aku rasa ini adalah cara nya, dengan kita menjodohkan anak anak kita, maka kita akan berbesanan dan kelak kita akan dipanggil kakek oleh cucu kita bersama" ucap tuan bimo dengan semangat, ia seolah melupakan kenyataan bahwa saat ini ia mengalami penyakit yang cukup berbahaya

__ADS_1


"selama ini putra ku tidak pernah mengenal kan perempuan manapun, baik kepada ku ataupun kepada istri ku, tapi bagaimana dengan putri mu? jangan sampai kita egois dan mengorbankan kebahagiaan mereka" ucap tuan hans


"putri ku itu... " tuan bimo tampak menerawang, mengingat akan perkataan yang didengar nya dari orang yang sangat bisa untuk ia percaya


hari itu tepat 3 hari tuan bimo berada di rumah sakit, dan di saat yang bersamaan pula anak dari adik nya sedang melakukan perjalanan honeymoon di negara yang sama tempat nya di rawat datang menjenguk nya di rumah sakit


'apakah selama ini leodra pernah menceritakan seseorang kepada mu yang bersangkutan dengan cinta?'


seseorang yang ditanya pun tampak tertegun, apakah ia harus menceritakan hal yang sudah disimpan nya selama ini kepada om nya ini, atau mungkin ia harus tetap pada prinsip nya untuk merahasiakan hal ini dari siapa pun, ia menjadi dilema


kevin melihat om nya yang terlihat sangat pucat karena penyakit nya, ia jadi tidak tega untuk membohongi om nya ini, dan ini juga demi leodra, agar ia tidak lagi terbelenggu oleh cinta lama yang bahkan hingga saat ini masih menjadi harapan nya.


menghela nafas untuk menghilangkan kebimbangan nya akan keputusan yang saat ini akan ia ambil


'dulu leodra pernah mencintai seseorang tapi orang itu sebalik nya, ia tidak mencintai leodra dan berakhir dengan cinta bertepuk sebelah tangan, bahkan leodra masih belum bisa melupakan sosok itu hingga saat ini om' ucap kevin


'siapa laki laki itu?' tanya tuan bimo penasaran

__ADS_1


'kevin tidak bisa mengatakan nya om karena kevin sudah berjanji akan hal ini kepada leodra'


"dan aku rasa putri ku masih mengharap kan laki laki itu hingga saat ini, aku takut putri ku menjadi trauma karena cinta yang tidak terbalas hingga akhir nya ia tidak ingin menikah" ucap tuan bimo dengan sendu


"bukan kah dia akan semakin tersiksa dengan perjodohan ini? dia akan menikah dengan orang yang tidak ia cintai dan itu akan membuat nya bertambah sedih" ucap tuan hans mencoba untuk memahami permasalahan putri dari sahabat nya ini


"aku sudah cukup mengenal mu hans, kau adalah pribadi yang hangat, aku yakin putra mu mewarisi sifat mu, dan aku juga yakin putri ku akan luluh dengan cara putra mu memperlakukan nya" ucap tuan bimo bersikeras


"apa kau yakin?" tuan hans masih mencoba mempertanyakan seberapa yakin sahabat nya ini akan keputusan nya, ia takut pada akhir nya malah akan mengecewakan sahabat baik nya ini dan berakhir dengan permusuhan


"aku sangat yakin" jawab tuan bimo dengan begitu yakin


tuan hans masih tampak berfikir apakah ia harus menerima perjodohan ini atau justru menolak nya, ia takut perjodohan ini akan membuat anak anak mereka kecewa, dan membuat jalinan persahabatan nya dengan tuan bimo menjadi hancur.


tapi mengingat putra nya memang belum pernah memperkenal kan wanita manapun kepada nya, ditambah saat ia melihat binar bahagia dimata sahabat nya membuat nya tidak bisa untuk mengatakan tidak, akhir nya dengan pertimbangan panjang, ia pun memutus kan untuk menerima tawaran dari sahabat baik nya ini


"baiklah"

__ADS_1


__ADS_2