Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
semangat kerjanya istriku


__ADS_3

mobil yang di kemudikan andre telah tiba di loby kantor pradipta yang di kelola leodra


"makasih ya bang" leodra hendak turun dari mobil tapi andre dengan gerakan cepat mencekal tangan leodra


"kenapa?" tanya leodra


"ngga ada yang lupa?" pancing andre


"lupa?" leodra nampak berfikir apa hal yang ia lupakan, andre berdecak kesal lalu mengulurkan tangan nya untuk leodra cium


"ohh cium tangan? kan udah tadi di apartemen" ucap leodra santai


"sekarang kita dimana?" tanya andre balik


"di mobil" leodra menjawab dengan bingung karena tak mengerti arah pembicaraan


"mau kemana?" andre melontar kan pertanyaan


"ke kantor" lagi lagi leodra menjawab dalam kebingungan


"yang nganter?" tanya andre lagi


"abang kan? suami aku" jawab leodra

__ADS_1


"berarti?" pancing andre


"berarti?" leodra masih belum mengerti arah pembicaraan ini


"cium tangan lagi, yang tadi jatah cium di apartemen sekarang di kantor nya" ucap andre gemas


leodra mendengus kesal, hanya perkara cium tangan membuat drama putar balik dalam pemahaman nya


cup... leodra mencium punggung tangan andre


"udah tu, panjan... " perkataan leodra terhenti saat tiba tiba andre mencium kening nya


"semangat kerja nya istri ku" seru andre dengan senyum merekah nya


"semangat juga kerja nya suami ku" ucap leodra tak kalah manis


leodra langsung turun dari mobil dan masuk kedalam perusahaan. setelah leodra hilang dari pandangan nya, andre pun melajukan mobil menuju perusahaan keluarga nya


saat ini andre sudah berada dalam ruangan nya, dan tengah fokus memeriksa dokumen yang selama ini ia tinggal kan.


tok... tok...


seseorang mengetuk pintu ruangan andre dengan cukup keras dan tak sabaran, andre tahu siapa orang itu, ia yakin itu adalah sekretaris sekaligus sahabat nya, mark

__ADS_1


"masuk" seru andre


ceklek


setelah pintu terbuka, tampak lah laki laki tampan yang saat ini tengah berdiri dengan gagah dan berwibawa. jika tubuh nya menunjukan betapa berwibawa nya seorang mark maka berbeda dengan wajah nya, ia nampak senyum senyum sendiri sembari memperhatikan tuan nya bekerja


"apa yang kau lihat?" andre bertanya dengan nada sarkas


"tenanglah tuan, saya hanya melihat wajah tuan yang terlihat murung, tampak nya tuan semalam tidak mendapat jatah penyemangat untuk hari pertama bekerja" ucap mark dengan nada mengejek


"berhentilah bicara omong kosong, ada perlu apa kau kemari? jika tidak ada keperluan maka pergilah" andre berkata kepada mark namun mata nya masih menatap fokus pada dokumen yang ada di tangan nya


"oh, ayolah bro, kenapa kau terlihat kaku seperti ini, kata orang seseorang yang baru menikah itu akan selalu menampilkan wajah berseri karena telah terhanyut dalam buaian syurga dunia, lalu kau kenapa?" tanya mark


"atau mungkin tebakan ku benar bahwa kau belum mendapat kan nya hingga saat ini?" mark semakin gencar menggoda tuan nya


andre tidak menanggapi perkataan mark, ia memilih fokus dengan dokumen dokumen penting yang minta untuk di sentuh nya, keterdiaman andre membuat mark yakin atas pemikiran nya, ia yakin bahwa tuan nya ini benar benar belum menggapai syurga dunia tersebut


"jadi benar bahwa kau belum mendapat kan nya?" tanya mark penasaran


"ahh, kau payah sekali, kenapa? apa istri mu sedang datang bulan? atau... " perkataan mark terhenti saat melihat andre menatap tajam kearah nya


"kau tahu semua nya mark" andre menjawab dengan sedikit acuh lalu kembali memfokus kan diri pada dokumen dokumen penting itu

__ADS_1


__ADS_2