Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
kita perbaiki semuanya


__ADS_3

"apa yang terjadi dengan istri saya" tanya andre kepada sepupu nya;diana yang merupakan seorang dokter dan kini tengah merawat sang istri


"selamat, kau akan menjadi seorang ayah" dokter diana mengulur kan tangan kepada sepupu nya itu untuk memberikan selamat


"ayah? mak-maksud mu leodra benar benar hamil?" tanya andre memastikan dan di balas anggukan oleh dokter diana


"tapi... " tiba tiba senyum bahagia yang tadi dokter diana kembangkan kini mendadak redup, hanya tersisa wajah sedih yang menggambarkan betapa besar hal yang akan ia sampaikan


"ada apa? apa ada masalah?"


dokter diana menatap wajah adik sepupu nya itu dengan sendu, ia menghela nafas berat untuk sedikit mengurai beban dalam hati nya

__ADS_1


"istri mu... "


"ba-ng" suara lirih itu berhasil membuat dokter diana dan andre mengalihkan pandangan kedua nya, melihat sang istri yang sudah sadar dari pingsan nya, andre segera berjalan mendekati ranjang yang kini di tempati leodra


"iya sayang" panggilan lembut penuh kasih itu membuat leodra tiba tiba meneteskan air mata


melihat istri nya menangis andre segera memeluk istri nya itu "hei kenapa hmm?" andre mengeratkan dekapan nya pada sang istri sembari mengelus perut leodra dengan sayang "sudah jangan nangis lagi, nanti kalau bunda nangis dedek nya ikutan nangis"


leodra kembali teringat dengan kebohongan nya beberapa menit yang lalu yang mengatakan bahwa saat ini dirinya tengah mengandung, dan kini suami nya menyebutkan dedek? apakah suami nya begitu berharap bahwa yang ia katakan adalah hal yang sebenar nya? lalu Bagaimana jika ia mengatakan bahwa semua ini hanya lah sebuah kebohongan?


"ba.. bang" leodra menatap wajah sang suami yang kini menatap nya dengan senyum indah yang membuat leodra semakin jatuh kedalam pesona suami nya itu

__ADS_1


"maaf" ucap andre penuh sesal "maaf karena selama ini abang udah nyakitin kamu, kita perbaiki semua nya dan kita mulai semua nya dari awal, abang janji akan jadi suami dan ayah yang baik buat kamu dan anak kita"


tes


mata yang sejak tadi berusaha menahan laju air mata itu pun kini runtuh, ia kalah menahan air mata yang memaksa mendobrak dinding pertahanan nya, untuk pertama kali nya leodra melihat cairan bening penuh penyesalan itu muncul di wajah suami nya, tidak ada yang bisa leodra lakukan selain kembali mengeratkan pelukan nya dan mencari tempat ternyaman dalam dekapan suami nya, begitu pun andre, ia semakin mengeratkan pelukan nya kepada sang istri seakan enggan untuk melepas kan, tanpa henti ia menghujani leodra dengan kecupan bertubi tubi untuk meluapkan rasa bahagia nya


sedangkan di sudut ruangan sana, dokter diana nampak mengusap setitik air mata di ujung mata nya, melihat tangis dari kedua orang yang ada di hadapan nya itu membuat nya merasakan perasaan sesak yang teramat dalam, hal penting yang tadi ingin ia bicarakan akhir nya ia tunda, ia tidak mungkin merusak kebahagiaan yang kini tengah melingkupi hati adik sepupu nya itu.


semoga hal yang aku takutkan tidak akan terjadi kepada kalian batin dokter diana


dokter diana keluar dari kamar yang di temati andre dan leodra, ia tidak ingin mengganggu moment indah kedua nya, ia akan mencari waktu yang tepat untuk menyampaikan semua hal yang mengganjal dalam fikiran nya.

__ADS_1


__ADS_2