Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
berbahagialah


__ADS_3

setelah kepulangan leodra dari rumah sakit kemarin, hari ini andre memutuskan untuk tidak pergi bekerja karena ingin merawat leodra yang saat ini sedang sakit, namun karena ada hal yang benar benar mendesak harus di kerjakan, maka dari itu andre memutuskan untuk mengerjakan terlebih dahulu pekerjaan nya di ruang kerja di rumah nya


saat pekerjaan nya telah selesai, andre hendak beranjak menuju kamar dimana tadi ia meninggalkan sang istri, namun pandangan matanya teralihkan oleh sebuah foto yang kini masih terpasang dengan rapi diatas meja dalam ruang kerja nya, terlihat senyum indah yang begitu ia rindukan, senyum seseorang yang bahkan tidak ia tahu keberadaan nya, apalagi keadaan nya, seseorang yang sangat ingin ia lupakan namun selalu nampak dalam ingatan.


ya, seseorang yang ia lihat dalam foto itu adalah sosok mantan kekasih nya yang bahkan masih sangat ia cintai hingga saat ini.


diraih nya bingkai foto itu lalu di usap nya foto tersebut dengan senyum yang tak kalah indah nya dari senyum yang di pancarkan sang mantan kekasih dalam foto itu, terbayang kembali dalam ingatan andre bagaimana saat gisel meminta nya untuk memanggil sayang, tapi ia tidak mau karena beranggapan bahwa panggilan itu tidak pantas untuk ia ucapkan.

__ADS_1


'sayang, kamu tu ngga pernah manggil aku dengan sebutan sayang loh, panggil sayang ya' pinta gisel memelas, andre hanya membalas perkataan gisel dengan senyuman


andre kembali tersenyum saat teringat kencan pertama mereka dulu, ia sangat ingat bagaimana dulu gisel yang sengaja menjelek jelekan penampilan nya dihadapan andre agar andre memberi kan pendapat nya tentang outfit yang ia pakai saat itu


'mm ngomong ngomong baju gue kayak nya kebesaran deh, jadi ngga pd'


andre tersadar dari lamunan nya yang membuat kilas balik saat ia dan gisel masih bersama, andre tidak pernah membayangkan jika pada akhirnya semua ini harus terjadi, ia dijodohkan dengan anak dari sahabat papa nya yang ternyata adalah sahabat nya sendiri;leodra.

__ADS_1


dulu andre sangat berharap agar suatu saat nanti bisa benar benar menjadikan gisel sebagai bidadari di dalam rumah tangga nya dan sekaligus menjadikan nya ibu dari anak anak nya kelak. tapi kini, semua harapan nya hanya tinggal sebuah harapan, ia harus menjalani rumah tangga bersama leodra dengan penuh kepura puraan.


"maaf" hanya kata maaf yang saat ini bisa andre ucapkan untuk segala hal yang mungkin pernah membuat sang mantan kekasih sakit hati, apalagi saat ia mengingat bagaimana gisel menangis dihadapan nya hanya karena andre mengatakan untuk mengakhiri hubungan mereka


andre bangkit dari kursi kerja nya dan membawa bingkai foto itu dalam pelukan nya lalu berhenti tepat di depan pintu ruang kerja nya, dilirik nya tempat sampah yang ada dipojok sana, dengan langkah pelan ia mendekati tempat sampah itu, dilihat nya kembali foto sang mantan kekasih lalu kembali ia usap dengan senyum yang tidak pernah lupa untuk ia kembangkan


"hidup lah bahagia bersama siapapun yang bisa membuat mu bahagia, relakan aku sebagaimana aku mencoba untuk merelakan mu, semoga kita semua bahagia" di lemparkan nya foto tersebut dalam tempat sampah, dikeluarkan nya ponsel yang saat ini berada dalam saku celana nya "buang semua hal yang berhubungan dengan gisel dari dalam ruangan saya, saya tidak mau melihat ada satupun lagi barang barang nya yang tertinggal" pinta andre dari sambungan telepon.

__ADS_1


setelah nya andre membuka pintu ruang kerja nya lalu berjalan kembali menuju kamar nya untuk melihat sang istri yang tadi ia tinggalkan dalam keadaan tidur, ia ingin memastikan bahwa saat ini istri nya sudah benar benar sembuh, karena bagaimanapun ia sangat bertanggung jawab atas keselamatan leodra, selain karena dirinya merasa tanggung jawab sebagai suami, ia juga merasa bertanggung jawab karena dirinyalah yang menyebabkab leodra berada pada posisi ini


__ADS_2