Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
tidak tersentuh


__ADS_3

"apakah itu penting? kalo dulu gue bilang bahwa gue adalah putri tuan bimo alfano pradipta, lalu apa yang akan terjadi? apakah kau akan mencintai ku?" kata kata yang hanya mampu leodra ucap kan didalam hatinya, hal yang ingin sekali leodra tanyakan, tapi ia tak punya cukup keberanian untuk menanyakan itu


andre tersenyum tipis mendengar jawaban leodra, ternyata ia masih bisa melihat sosok leodra yang 6 tahun lalu ia kenal, wanita cuek yang tidak mampu di gapai oleh siapapun


ia masih sangat ingat betapa leodra yang begitu acuh pada setiap laki laki yang mendekati nya, dan diantara semua laki laki itu hanya dirinya dan kevin lah yang mampu untuk berada di dekat leodra


tapi tunggu, bukankah kevin sudah menikah dan mungkin saat ini baru pulang dari perjalanan bulan madu nya? mengingat apa yang diucapkan satpam rumah nya waktu itu bahwa kevin berbulan madu selama 1 minggu dan istrinya adalah... ah ia jadi lupa untuk menanyakan itu


"bukankah kevin sudah menikah?" kata kata yang tidak ada sangkut paut nya dengan permasalahan mereka saat ini, tapi andre yakin bahwa leodra faham dengan maksud perkataan nya barusan

__ADS_1


leodra diam, bukan karena tidak faham dengan apa yang menjadi tujuan pertanyaan andre. tapi ia bingung, apa yang harus ia jawab, harus kah ia menjawab bahwa selama ini dirinya dan kevin hanya berpura pura pacaran untuk menghindari nya? itu sungguh memalukan


"mm kami... kami baru tau kalau ternyata kami adalah sepupu" ah, kata kata dari mana itu? tidak mungkin kan ada seorang sepupu yang tidak tahu akan kaitan nya dengan sepupu lain nya?


andre mengerutkan kening nya pertanda bahwa ia masih belum cukup memahami apa yang dikatakan leodra, dan leodra menyadari hal itu


"baiklah, kita bicara kan masalah kita. jadi apakah kamu akan menerima perjodohan ini" tanya andre


leodra memandang dengan pandangan menerawang, lalu di hembuskan nya nafas nya sedikit kasar

__ADS_1


"jujur gue belum berfikir sampai kesana, tapi ayah sudah kehilangan semangat hidup nya, dan harapan terakhir yang ia inginkan adalah melihat putri sulung nya menikah, maka apapun bakal gue lakuin demi ayah" kata kata tulus yang terucap dari bibir leodra, andre bisa melihat ada nada kegetiran dalam ucapan leodra, tapi ia tak melihat ada setitik pun air mata yang menggenang di mata indah leodra, ia tahu betapa kuat leodra, tapi ia juga tahu bahwa saat ini leodra pasti sedang berusaha untuk menahan tangis nya


ia bisa membayangkan berada di posisi leodra, ia tahu bahwa cinta pertama bagi anak perempuan adalah ayah nya, dan saat ini leodra berada pada hal yang paling sulit untuk dilalui oleh semua anak perempuan di dunia ini, melihat sang cinta pertama yang terbaring tak berdaya pasti membuat leodra benar benar merasa terpukul


tangan andre bergerak untuk menyentuh tangan leodra, di genggam nya tangan leodra untuk menguatkan nya dan meyakin kan bahwa semua akan baik baik saja


"kita akan mengabul kan keinginan ayah mu" kata yang seakan terucap dengan sendiri nya dari bibir andre


setetes air mata yang sedari tadi tertahan kini menetes sudah, bukan leodra ataupun andre, tapi seseorang yang duduk di belakang mereka, yang sedari tadi mendengar kan percakapan kedua nya; gisel

__ADS_1


__ADS_2