Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
sah


__ADS_3

kini ruang perawatan vvip yang ditempati tuan bimo sudah banyak dipenuhi oleh para perawat yang ditunjuk untuk menjadi saksi nikah, disana juga ada penghulu yang akan menuntun jalan nya ijab qabul, dan sudah ada pula kak bian yang berdiri disisi ranjang sang ayah dan bersiap menjabat tangan calon adik ipar nya untuk melangsungkan ijab qabul


tidak ada pakaian mewah, leodra hanya memakai pakaian yang tadi ia pakai, ia tidak ingin mengulur waktu karena takut sesuatu yang ia takutkan terjadi, ia takut ayah nya pergi dan ia tidak berada di samping sang ayah, alhasil leodra hanya memoles make-up tipis di wajah nya agar terlihat segar


kak bian sudah mengucapkan ijab nya, dan andre bersiap untuk meng-qabul, dan beberapa detik berikut nya kata sah bergema dalam ruang vvip tersebut, kini leodra telah menyandang gelar istri dari laki laki yang sangat ia cintai, impian yang sedari dulu ia harapkan kini terkabul sudah.


setelah penghulu dan semua para perawat yang tadi ditunjuk untuk menjadi saksi keluar dari ruang perawatan tuan bimo, kini tuan bimo menatap putri nya dengan senyum indah yang terbit di sudut bibir nya yang pucat

__ADS_1


"ayah bahagia, dan bisa meninggalkan semua nya dengan tenang" ucap tuan bimo


"tidak! ayah pasti akan sembuh, ayah harus semangat untuk sembuh. siapa yang nanti akan menjaga kakak kalau ayah pergi, ayah harus bertahan demi kami semua" leodra berusaha mati matian menahan tangis nya, ia benar benar tidak mau menunjukan sisi lemah nya yang tidak pernah orang tahu, andre merangkul bahu leodra seolah memberikan kekuatan pada istri nya itu untuk menghadapi kenyataan yang ada


tuan bimo tersenyum menanggapi penuturan putri sulung nya, lalu ia beralih menatap sang putri bungsu yang kini sudah terisak dalam pelukan sang suami, dilihat nya perut putri bungsu nya yang sudah mulai membuncit, ada cucu nya disana, cucu yang ia nanti nanti kan kehadiran nya.


"kakak jaga bunda ya" tuan bimo berucap sembari mengelus lengan putra nya

__ADS_1


ditatap nya istri nya yang menampilkan wajah datar, ia tahu istri nya saat ini sedang berusaha mati matian menahan tangis nya, istri keras kepala nya ini benar benar tidak ingin terlihat lemah dihadapan orang lain. di rentangkan nya tangan nya mengisyaratkan sang istri untuk mendekat, dipeluk nya istri nya itu dengan erat seakan enggan untuk melepas kan, dikecup nya kening sang istri seolah mewakilkan perasaan cinta yang tak terhingga untuk nya


"terima kasih wanita kuat ku, aku akan menunggu mu di syurga, bidadari ku" bunda tidak bisa lagi menahan air mata nya, pertahanan nya runtuh, sifat keras kepala dan egois nya luntur begitu saja saat melihat wajah suami nya dari jarak dekat, ia masih tidak menyangka bahwa ia akan menghadapi fase ini, ia harus merelakan sang suami yang pada akhir nya meminta izin untuk lebih dulu berpulang kepangkuan tuhan


detik berikut nya, nafas tuan bimo mulai tidak teratur, ia mulai tersengal sengal seolah stok nafas dalam tubuh nya sudah sangat menipis, masih dalam rengkuhan sang istri ia mengucapkan kalimat cinta di telinga sang istri tercinta


"i love you"

__ADS_1


__ADS_2