Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
berpisah


__ADS_3

arghh


erangan kecil itu berhasil mengusik andre dan mengembalikan nya ke dunia nyata, dilihat nya keatas ranjang dimana suara itu berasal, ia melihat leodra yang tengah meringis dan memegangi perut nya, dengan segera andre menghampiri sang istri


"kenapa?" tanya nya dengan raut wajah cemas


disaat yang bersamaan leodra mulai melepas kan tangan yang sedari tadi memegangi perut nya serta menampakkan senyum tanpa dosa dihadapan andre, membuat andre faham bahwa leodra tengah mengerjai nya, dan andre hanya menanggapi itu dengan senyuman, ia sadar bahwa ia mungkin terlalu mengabaikan istri nya itu sehingga akhir nya membuat leodra bertingkah seperti itu hanya untuk membuat nya sadar


*


*


*

__ADS_1


"lee" leodra yang merasa di panggil langsung menengok kearah suami nya yang kini berbaring di samping nya


"hmm"


kedua nya kembali terdiam dan menatap langit langit ruang keluarga yang sejak tadi seakan tiada jenuh untuk terus keduanya pandangi.


andre membalik posisi nya hingga kini ia bisa memandang wajah cantik sang istri dari samping, leodra yang merasa di perhatikan juga langsung membalik posisi nya hingga kedua nya kini saling berhadapan


leodra memandangi wajah tampan sang suami, di sentuh nya wajah tampan itu dengan pelan seakan takut jika wajah itu akan terluka jika ia terlalu kuat menyentuh nya


andre menggenggam tangan leodra yang masih berada di wajah nya, menghela nafas dalam sebelum memulai pembicaraan serius yang tidak pernah ingin ia katakan sebelum nya


"lee, apa rumah tangga kita bisa di katakan sebuah keluarga?"

__ADS_1


"maksud abang?" tanya leodra dengan tatapan bingung


"keluarga yang abang harapkan dari dulu adalah keluarga yang memiliki cinta di dalam nya, keluarga yang memiliki kehangatan dan keharmonisan, bukan keluarga yang tercipta karena perjodohan" andre menghentikan ucapan nya saat merasakan tangan leodra yang mulai menjauh dari wajah nya


"maksud abang?" tanya leodra seakan ingin meyakin kan persepsi nya


"abang tidak mau membuat kamu terluka lee, abang.. abang.."


"aku faham, aku faham maksud abang" leodra bangkit sembari mengangguk anggukan kepala nya dengan linangan air mata yang sudah memenuhi kedua kelopak mata nya


"lee, dengerin abang dulu" andre ikut bangkit dan mencoba menenangkan leodra yang saat ini tengah di kuasai emosi


"abang mau kita pisah? oke kita pisah, tapi jangan pernah sekalipun abang mencoba untuk mencari aku dan anak ku nanti nya" setelah mengatakan itu leodra langsung pergi dari hadapan andre dan menuju kamar mereka

__ADS_1


mendengar pernyataan leodra membuat andre membulatkan mata nya, anak? apa maksud dari istri nya itu? apakah mungkin istri nya tengah mengandung anak nya? semua pertanyaan itu berputar putar dalam benak andre


tidak! andre tidak mungkin bisa meninggalkan leodra disaat istri nya itu tengah mengandung benih nya, cucu pertama di dalam keluarga prabaswara, ia tidak ingin menyakiti leodra dengan meninggalkan nya disaat sedang hamil, dan ia juga tidak mungkin melukai hati kedua orang tua nya yang selalu menantikan kehadiran seorang cucu dari nya.


__ADS_2