Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
I love you


__ADS_3

leodra terbang ke alam lamunan nya, bagaimana? apa yang akan terjadi jika sampai ia hamil? apakah akan berakibat fatal untuk nya? atau mungkin bayi nya? tidak! leodra yakin itu tidak akan berakibat buruk seperti apa yang sempat terlintas dalam benak nya


"lee"


leodra tersadar dari lamunan nya saat mendengar suara suami nya yang memanggil nama nya


"mm.. iiya" jawab leodra agak linglung


"kenapa? kok ngelamun?" tanya andre


"ngga papa, gemesh aja ngeliat kamu makan" ucap leodra sembari tersenyum


"oh ya?" tanya andre memastikan dan di jawab anggukan oleh leodra "papa gemesin ya dek?" tanya andre beralih pada perut buncit sang istri


leodra hanya tersenyum, setiap kali andre melakukan komunikasi dengan janin yang ada di dalam kandungan nya, darah nya terasa berdesir, dada nya seakan di tikam belati, sakit namun tidak berdarah, itu yang selalu leodra rasakan


satu ketakutan yang hingga saat ini menghantui leodra adalah, bagaimana jika penyakit yang saat ini bersarang di tubuh nya berakibat fatal? bagaimana jika ia di panggil sang kuasa untuk selama nya? apakah ia sanggup meninggalkan anak nya seorang diri di dunia ini? apakah....

__ADS_1


tiba tiba air mata itu luruh tak tertahan kan saat bayangan itu berkelebat dalam benak nya, ia terisak dan langsung memeluk suami nya.


andre hanya diam tanpa mengatakan apapun, ia memeluk leodra erat sembari mengelus punggung istri nya yang bergetar karena isak nya, andre tidak tahu apa yang membuat leodra menangis, tapi satu yang andre tahu bahwa leodra adalah sosok yang tidak pernah bisa di tebak


"kenapa hmm?" tanya andre setelah tangis leodra mereda


leodra mendongak, menatap wajah suami nya dengan mata berkaca kaca, ia tidak tahu bagaimana caranya mengatakan semua ini, ia takut membuat suami nya sedih dengan berita ini, karena itulah ia berusaha menyembunyikan semua fakta tentang penyakit nya.


"mas... aaku... "


andre menghapus air mata yang masih setia menetes di pipi sang istri sembari menunggu kata selanjut nya yang akan keluar dari mulut istri nya


Deg


andre diam, ia tidak mampu berkata kata lagi sekarang, ia sudah tahu tentang penyakit leodra sejak lama, sejak 7 bulan yang lalu, tepat nya saat leodra di nyatakan hamil, namun ia tak menyangka bahwa mengetahui semua ini langsung dari mulut leodra ternyata membuat rasa sakit ini kian terasa dalam


"kita akan hadapi ini bersama" ucap andre sembari terus mengelus punggung leodra

__ADS_1


leodra kembali mengangkat wajah nya, melihat suami nya yang tampak sangat santai dan tidak menunjukkan keterkejutan sama sekali


"a.. bang tahu?" tanya leodra dan di jawab anggukan oleh andre


"kita akan melakukan semua nya semaksimal mungkin, kamu pasti sebuh, kita akan bersama selamanya, membesarkan anak kita bersama dan hidup bahagia hingga nanti tutup usia, aku mencintai mu bidadari ku"


leodra memandang haru kearah suami nya, selama mereka menikah, ini adalah kata kata romantis pertama yang pernah di ucap kan suami nya, dan pertama kali nya juga suami nya menyatakan cinta kepada nya, tapi masih ada hal yang mengganjal dalam hati nya


"bagaimana abang bisa tahu?" tanya leodra masih tampak bingung


andre mencubit hidung leodra dengan gemas "abang lagi" ucap andre mengingat kan akan panggilan yang seharus nya leodra ucapkan


"iya iya, mas" ucap leodra dengan gaya bahasa yang di dramatis dan membuat andre tertawa di buat nya "jadi gimana mas bisa tahu?" tanya leodra lagi


andre menceritakan semua nya, dimulai sejak ia mengetahui kehamilan leodra dan menangkap aura sendu yang terpancar dari sorot mata dokter diana yang merupakan sepupu nya, hingga akhir nya ia tahu semua nya tentang penyakit yang kini di derita leodra, bahkan andre telah mengatur segala persiapan terapi yang akan leodra jalani setelah persalinan nanti demi kesembuhan nya, ia sengaja mempersiapkan terapi setelah leodra melahirkan karena ia yakin leodra tidak akan mau melakukan terapi dengan kondisi nya yang tengah hamil.


mendengar penuturan sang suami membuat leodra kembali menangis tersedu, ia tidak menyangka sebegitu besar cinta suaminya untuk nya, bahkan rela melakukan berbagai cara demi kesembuhan nya, tanpa membuat nya merasa tidak nyaman karena harus menjalani terapi di masa kehamilan

__ADS_1


"i love you"


__ADS_2