
leodra memandang pantulan dirinya didalam cermin yang saat ini ada di hadapan nya dengan tatapan sendu, ia tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan, ia sudah melakukan berbagai cara untuk membuat suami nya jatuh cinta, ia telah memberikan milik nya yang berharga kepada suami nya, dan ia juga sudah mengatakan i love you kepada suami nya, kata sakral yang tidak seharus nya terucap dari mulut nya yang menaruh segudang rasa gengsi. ia telah melakukan semua hal dan berusaha merobohkan dinding gengsi yang selama ini ia bangun hanya untuk membuat suami nya mencintai nya, tapi ternyata semua nya sia sia. karena sampai detik ini ia tidak melihat cinta itu dimata suami nya
leodra ingat saat tadi ia memandangi wajah suami nya yang masih berusaha mengembangkan senyum di hadapan nya, leodra tahu itu hanya sebuah senyum kepalsuan yang menggambarkan betapa hancur hati suami nya saat ini. leodra bisa melihat bagaimana tatapan mata suami nya yang sedari tadi tidak beralih untuk menatap seorang wanita yang menjadi objek utama dalam acara ini, sang pengantin wanita
andre mungkin bisa berbohong dan mengatakan bahwa ia sudah melupakan sosok yang pernah ia cintai itu kepada seluruh dunia, tapi leodra bisa melihat dengan jelas binar mata andre yang seolah mengatakan ketidakrelaan nya atas pernikahan ini.
*
*
*
"udah?" tanya andre saat melihat sang istri yang saat ini kembali duduk di sisi nya setelah tadi izin untuk pergi ke toilet, leodra hanya tersenyum sembari menganggukkan kepala nya untuk menjawab pertanyaan sang suami
"kita ngga ngasih selamat buat pengantin bang?" tanya leodra karena sedari tadi mereka hanya duduk manis di kursi tamu dan belum mengucap kan selamat untuk kedua mempelai yang kini tengah berbahagia
__ADS_1
"harus dong, kita kan harus ikut merasakan kebahagiaan pengantin nya, ya ngga?" tanya andre menaik turun kan kedua alis nya "ayo" andre beranjak dari kursi nya dan memberikan tangan nya agar di gandeng oleh istri nya. leodra hanya tersenyum dan langsung mengamit lengan sang suami dengan mesra
"selamat bro, bahagia selalu untuk kalian" ucap andre pada rayden sembari melakukan tos dengan rayden dengan tangan kirinya, sedangkan tangan kanan nya tidak lepas dari pinggang sang istri
"thanks bro" rayden menyambut dengan baik ucapan selamat dari andre
leodra hanya tersenyum sekilas pada rayden sebagai bentuk hormat, lalu ia berjalan dan menghampiri gisel yang sedari tadi tersenyum kearah nya
"selamat, semoga keluarga kalian bahagia" ucap leodra sembari menatap gisel dan rayden bergantian, hingga kini tatapan leodra beralih pada bocah laki laki menggemaskan yang berdiri di kursi pelaminan tepat nya diantara kedua mempelai dan merengkuh pinggang sang mami sambung nya "anak tampan mau berdo'a untuk tante?" tanya leodra kepada anak sambung dari sahabat nya tersebut, bocah laki laki yang leodra tahu bernama aksa tersebut segera mengangguk dan leodra lekas tersenyum melihat tingkah menggemaskan aksa "do'a kan tante agar cepat mendapat kan anak yang tampan seperti aksa, mau?" tanya leodra
"dedek bayi nya tante princess aja, biar nanti aksa jadi pangeran dan dedek bayi jadi princess nya" tutur aksa membuat gisel dan leodra tersenyum bersamaan
"kalau dedek bayi nya laki laki juga sama kayak aksa, gimana dong?" goda leodra lagi, entah mengapa leodra benar benar merasa gemas dengan tingkah anak sambung dari sahabat nya tersebut
aksa nampak menggeleng "aksa mau nya princess"
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
👨 : kuliah nggak?
👩 : nggak
👨 : kenapa? ngga ada duit?
👩 : duit sudah persoalan yang kesekian, karena sekarang beasiswa bertebaran
👨 : terus kenapa ngga kuliah?
👩 : sudah 12 tahun yang pasti saya menghabiskan duit orang tua untuk pendidikan, sekarang bukan lagi waktu nya minta duit sana sini, tapi sekarang waktu nya bilang 'mak duit nya udah aku transfer'. dan jikalau suatu saat memang niat untuk kuliah masih ada, saya ingin kuliah dengan hasil jerih payah saya sendiri.
saat nanti saya tidak bisa membanggakan kedua orang tua dengan predikat lulusan terbaik, setidak nya saya masih bisa berbangga hati karena kuliah tanpa membebani orang tua
__ADS_1
hohoho suara hati author yang tersampaikan