
Andre tertidur dirumah tepi danau buatan nya, dan terbangun saat merasakan ponsel nya bergetar, ternyata leodra lah yang menghubungi nya.
andre segera mengusap wajah nya lalu berdehem pelan agar suara nya tidak terdengar serak
"halo lee, kenapa?" andre tahu mengapa leodra menghubunginya itu pasti karena sampai larut begini dirinya belum pulang.
dilihat nya jam yang bertengger di pergelangan tangan nya ternyata menunjukkan pukul setengah dua belas malam. apakah leodra menunggu nya hingga selarut ini? tidak mungkin bukan, pasti leodra hanya terbangun dan tidak mendapati dirinya berada di samping nya, ya pasti begitu
"mm.. maaf ya malam ini lembur lagi, lupa ngabarin tadi, aku pulang sekarang" andre segera memutus sambungan telpon nya dan bergegas pulang
andre sudah tiba di apartemen dan dengan segera memencet kode pasword apartemen nya
ceklek
__ADS_1
leodra mendengar pintu apartemen terbuka, ia menoleh dan mendapati andre yang terlihat dengan wajah lelah nya, andre pun mematung di tempat nya, ia masih mencoba menebak nebak apakah mungkin leodra menunggu nya sedari tadi? wajah leodra terlihat sedikit menahan kantuk namun terlihat masih ada sisa air di wajah nya, apakah mungkin leodra sedari tadi membasuh wajah nya agar tetap terjaga? andre merasa bersalah karena tidak mengabari leodra hari ini, setidak nya mengatakan bahwa ia akan lembur lagi, jadi leodra tidak perlu susah susah untuk menunggu nya
"selamat malam suami" leodra segera berjalan menuju andre dan mengambil tas kerja andre yang masih menggantung ditangan kiri nya.
"langsung bersih bersih,abis itu tidur" nasehat leodra
andre masih diam mematung, ia tidak bisa berkata kata, rasa bersalah menggerogoti jiwa nya, ia merasa bersalah karena membuat leodra begadang hingga selarut ini, apalagi tadi ia melihat wajah leodra yang terlihat begitu lelah, pasti leodra lelah karena pekerjaan di kantor cabang perusahaan keluarga nya menumpuk, ditambah lagi menunggu dirinya pulang hingga mengharus kan leodra untuk tetap terjaga
setelah beberapa menit andre tersadar bahwa leodra sudah tidak ada lagi di hadapan nya saat ini, andre memasuki kamar nya bersama leodra, terlihat leodra yang tengah bersiap untuk tidur.
ditatap nya wajah leodra yang kini tampak damai dalam tidur nya
"maaf, tidur dengan nyenyak" cupp andre memberi ciuman di kening leodra sebagai tanda permintaan maaf nya,
__ADS_1
andre segera merebahkan dirinya di ranjang hingga akhir nya ia pun ikut terlelap bersama leodra
***
leodra mengerjab kan matanya namun masih belum terbuka sempurna lalu meraba sesuatu di samping nya, leodra terus mencari dimana sesuatu itu, merasa tidak menemukan, akhir nya leodra membuka kedua mata nya dengan sempurna, dilihat nya suami nya tidak ada di tempat tidur nya
"andre kemana sepagi ini? mandi kali ya" monolog nya
karena rasa penasaran nya akhir nya leodra bangkit dari kasur empuk nya dan mencoba menempelkan telinganya di dinding kamar mandi, tidak ada tanda tanda adanya orang didalam sana, karena masih penasaran akhir nya leodra berjalan menuju pintu kamar mandi dan membuka nya, ternyata benar tidak ada andre disana.
leodra melangkah memasuki kamar mandi lalu mencuci wajah nya, setelah itu ia kembali keluar
leodra masih bertanya tanya kemana andre sepagi ini? apa mungkin semalam ia hanya berhalusinasi bahwa andre sudah pulang? atau... mungkin kah andre saat ini berada di dapur sedang menunggu nya untuk sarapan?
__ADS_1
leodra bergegas menuju nakas di samping tempat tidur untuk mengambil ikat rambut nya, diraih nya ikat rambut itu lalu diikat nya dengan asal, tiba tiba mata leodra menemukan titik fokus, sebuah kertas yang terselip di bawah lampu tidur yang persis berada di sebelah tempat nya meletakkan ikat rambut semalam.
diambil nya surat itu lalu membaca nya, senyum cerah terbit di bibir indah leodra karena mendapat perlakuan hangat dari suami nya pagi ini