Its Real Love Jilid 2

Its Real Love Jilid 2
memulai dari awal


__ADS_3

satu minggu sudah sejak kepergian tuan bimo, itu artinya satu minggu pula leodra dan andre menjalani rumah tangga tanpa cinta ini


tidak ada resepsi pernikahan yang sebelum nya di rencana kan oleh keluarga leodra maupun andre, semua orang larut dalam kesedihan karena kepergian tuan bimo.


seluruh keluarga leodra sudah kembali ke kota asal mereka, kak bian beserta istri nya serta sang bunda kembali pulang ke kota yang selama ini mereka tinggali, begitupun dengan sang adik, lisa juga telah kembali ke kota tempat tinggal nya bersama sang suami


malam ini leodra sedang menunggu kepulangan sang suami dari kantor nya, andre memang sudah mulai aktif bekerja 2 hari belakangan, ia bahkan sering lembur karena banyak nya pekerjaan yang harus ia tangani.


saat leodra tengah asik menonton drama india dari ponsel nya tiba tiba pintu kamar nya terbuka dan menampilkan sosok yang sedari tadi ia tunggu


"udah pulang?" tanya leodra


andre mengangguk lalu segera berjalan kearah kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai membersihkan dirinya, kini andre ikut bergabung bersama leodra di ranjang king size milik nya

__ADS_1


"ngga tidur?" tanya andre karena melihat leodra yang masih asik dengan ponsel nya


leodra mematikan ponsel nya lalu menaruh nya diatas nakas


"udah mau tidur kok, lo sendiri ngga tidur?" kembali sebuah pertanyaan basa basi yang leodra lontar kan


andre berdecak mendengar panggilan leodra, 'lo?' apa kata itu pantas diucapkan seorang istri pada suami nya?


"kita kayak nya jauh banget ya lee, serasa baru kenal kemaren" andre berusaha untuk membuka pembicaraan untuk mengubah kata 'lo' yang sering kali dilontar kan sang istri


"kamu selalu pakai kata 'lo, gue' dalam hubungan kita. kita suami istri lee, apa kata itu cukup sopan untuk panggilan istri kepada suami nya?" ujar andre


leodra diam, lalu memandang wajah andre dengan lekat

__ADS_1


"apakah hubungan kita bisa dibilang hubungan suami istri yang normal?" bukan nya menjawab hal yang diucapkan andre, leodra malah bertanya hal yang sangat mengganjal dalam fikiran nya


andre terdiam, benar yang leodra katakan, apakah hubungan mereka ini pantas di sebut sebagai suami istri normal?


kedua nya memang tidak pernah pisah ranjang, mereka selalu tidur di ranjang yang sama. namun sikap kedua nya yang menjadi masalah, mereka tampak acuh tak acuh dan terkesan tidak saling menganggap keberadaan masing masing dalam rumah ini


"kenapa?" leodra mendesak andre untuk memberi jawaban, ia penasaran dengan jawaban apa yang akan keluar dari mulut andre


"lee, pernikahan kita memang tidak normal, pernikahan kita hanya karena sebuah perjodohan. tapi saat ini kita berdua adalah suami istri sah di mata hukum dan agama, jadi bisakah kita memulai semuanya dari awal? dimulai dari mengubah kata lo dan gue?" andre menjawab dengan begitu tenangĀ  seolah apa yang ia katakan merupakan ungkapan tulus dari hati nya


leodra diam dan mencoba mencerna kata kata yang baru saja ia dengar kita mulai semua nya dari awal? kata itu yang paling melekat dalam ingatan leodra.


ia melihat andre dengan tatapan yang sulit diartikan

__ADS_1


"memulai dari awal? semua nya?" tanya leodra memastikan dan dijawab anggukan oleh andre


"ya, semua nya. kita jalani rumah tangga ini dengan baik dan normal seperti pernikahan pada umum nya" jawab andre penuh keyakinan


__ADS_2