
"...Heru ngobyek buat cari tambahan...! Apa beda nya sama mama?"
"... Tentu saja beda!" dengus Bu Raharjo tersinggung..."
"...Masa kamu samakan Mama dengan dia...? Apa dia pernah pegang uang ratusan juta? Motor nya saja sudah mesti masuk museum...!"
"... Tiba-tiba Lara kehilangan selera makan nya dan dia memilih untuk cepat-cepat saja masuk ke kamar..."
...***...
"...Dengan ekor mata Lara sudah melihat Lina memasuki kamar nya yang terletak di tingkat dua...Napas nya agak tersengal ketika dia duduk di sisi tempat tidur... Tetapi Lara tidak peduli...Dia terus saja berpura-pura membaca..."
"... pergi sekarang,,,La? " tanya Lina hati-hati..."
"...kenapa tanya pada ku?" Balas Lara ketus..." Aku kan cuma sopir mu...!"
__ADS_1
"...Ada letupan kaget melintas di mata Lina..."
"...sory,,,La,,," desah nya lirih..." Aku tidak bermaksud menyakiti hati mu..."
"...Lagu lama!" potong Lara jemu...Di tutup nya minor surgery-nya Christopher yang masih bertumpu di atas perut nya... Lalu sambil melempar kan buku itu ke samping,,,dia bangkit dengan kesal..."Heran,,, kenapa sih kamu nggak mau cari pengawal? Cari dong cowo yang bisa kamu suruh ngantar ke sana kemari...!"
"... Sejenak kamar itu menjadi sunyi... kemudian Lara mendengar suara Lina...begitu basah... begitu getir...memaksa berpaling...Dan menemukan wajah Lina telah basah berlinang air mata..."
"...kamu nggak ngerti,,,La,,," desah Lina lirih..." kamu kira aku nggak ingin punya pacar kaya kamu...? Tapi kita nggak sama! Apa arti nya punya suami kalau tidak bisa jadi ibu dari anak-anak nya...?"
"...Sekejap Lara merasa terpukul...ada setitik keharuan menyelinap ke hati Lara... membuat mata nya terasa panas..."
"... sejak kecil,,, sakit yang seperti apa pun...ketidak Adilan perlakuan mama yang bagai mana pun,,,tak pernah membuat Lara menangis di depan saudara kembar nya...! Tidak juga di depan mama...!"
"...Jangan nangis,,,cengeng!" gurau Lara sambil memeluk saudara nya..." Kamu sudah besar...! nggak boleh lagi gampang-gampang nangis! Ayo hapus air mata mu! gimana kalo ada wartawan yang memotret nanti? Apa komentar nya di Koran kalau melihat mata mu bengkak...? Pianis berbakat,,, Lina Savitri Raharjo,,, menangis terharu atas gegap-gempita nya sambutan publik...!"
__ADS_1
"...Lina mencubit bahu saudara nya dan Lara menghela napas ketika tidak sengaja mata nya menikmati betapa putih dan mulus leher Lina..."
...***...
"...Lara sudah menguap untuk ke tujuh belas kali nya ketika tiba-tiba bangku di sebelah nya di isi oleh seorang laki-laki...Dan Lara tidak jadi menguap lagi tatkala mata nya yang sudah separo terpejam mengenali pria itu..."
"...Dokter Adrian,,,?"
"... laki-laki itu menoleh dan terkejut... Mula-mula dia tertegun sesaat... Barangkali mengingat-ingat di mana pernah bertemu dengan gadis ini... Lalu dia tersenyum,,, ketika melihat sebaris gigi nya yang putih rata itu,,, tiba-tiba saja Lara menyesal telah datang kemari hanya memakai T-shirt dan celana jins...!"
"...sesal nya semakin menjadi tatkala Lina datang menghampiri mereka setelah acara selesai...Dan Lara baru menyadari betapa cantik dan anggun nya Lina dalam gaun panjang hitam nya...!"
"...kenalin,,,Na,,," desis Lara separo terpaksa..."
tunggu next bab yaa guys
__ADS_1
jangan lupa vote like komen
terimakasih...