Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 27


__ADS_3

"...Lara menunduk untuk menyembunyikan air mata nya... Dokter Adrian bangkit tanpa melepaskan tangan Lara...di genggam nya tangan gadis itu dengan kedua belah tangan nya..."


"...Aku sama kecewa nya dengan kamu,,,La... Tapi sebagai Dokter,,, kita akan sering menghadapi momen momen seperti ini... kematian masih merupakan suatu misteri......"


"... Lara mengaguk pelan... Dan Dokter adrian meremas tangan nya dengan lembut,,, seolah-olah ingin menambah kan nya... Dia tahu betapa Lara kehilangan salah satu pasien favorit nya............


"... Dan ketika untuk pertama kali nya setelah sekian tahun berlalu,,, Lara menitikkan air mata di dalam mobil yang membawa nya pulang ke rumah... Dia baru menyadari arti nya ikatan batin antara pasien dan Dokter..."


***


"... tentu saja Lina segera merasakan perubahan sikap saudara kembar nya hari ini...Lara tidak banyak bicara...canda nya tidak terdengar sama sekali... Dan makan nya jauh lebih sedikit dari pada bisa Nya..."


"...Ada apa,,,La?" Tanya Lina hati-hati ketika mereka duduk berhadapan di meja makan..." Sakit? Kok begitu sih makan nya? Nggak ada selera sama sekali!"


"...dari kapan sih aku makan banyak?" Sahut Lara sambil berusaha menutupi kesedihan dalam suara nya..."


"...Aku kan ogah gembrot kaya Bi Umi !"


"...Lina mengawasi saudara kembar nya dengan cermat..."


"...Tidak,,,Na... Dia bohong! Dia menyembunyikan sesuatu... Dia Malah berusaha menutupi kesuraman dalam mata nya... Tidak biasa nya dia menunduk menghindari tatapan orang yang mengajak nya bicara... sesuatu pasti telah terjadi.......Apa?"


"...Mata mu merah,,," desak Lina penasaran..."


"... Kelilipan,,," sahut Lara acuh tak acuh..." Lupa pakai kacamata..."


"... Bohong,,," kamu pasti habis nangis...!"

__ADS_1


"...Lara menghela nafas... percuma memang mendusta saudara kembar nya..."


"...pasien ku meninggal,,," kata nya singkat...datar..."


"...eh,,,pikir Lina keheranan heranan... tidak ku sangka dia masih punya hati! Dia menangisi pasiennya yang meninggal! Bukan main...!"


"... cowok?"


"... cewek!" Lara mengangkat muka nya dan mengedip kan sebelah mata nya dengan jenaka..." Busuk! Aku tahu kemana lari nya pertanyaan mu...!"


"... Kecelakaan?"


"... kanker..."


"... Lina tertegun...di tatap nya saudara nya dengan nanar..."


"...Tapi Lina tidak menggubris seloroh saudara nya... Suara nya sama serius nya dengan tatapan nya..."


"... Dia sudah tahu bakal mati?"


"...yaa iyaa dong! Semua orang juga tahu pasti bakal mati!"


"... Maksud ku,,," sela Lina gemas,,," dia sudah tahu hidup nya tidak lama lagi...?"


"...kali ini Lara hanya mengangguk lesu...di korek korek nya nasi dengan garpu nya...di tusuk nya sepotong daging... malas-malasan dia menggigit daging itu... Dan meludah kan nya kembali..." Nggak enak! Puih! Nggak asin! Tawar!"


"...Ah,,, pasti cuma perasaan mu,,," bantah Lina tegas..."

__ADS_1


"... papa baru saja ngomel,,, daging itu kelewat asin! Takut tekanan darah nya naik lagi..."


"...pokok nya nggak enak!" Lara mendorong piring nya dengan jemu...di hirup nya minuman nya... lalu dia bangkit meninggalkan meja makan..." Kapan yaa mama mau Masak lagi kaya dulu?"


"... Dia nggak takut menghadapi kematian nya,,,La?"


"... Lina terus membuntuti Saudara nya..."


"... Siapa?"


"...pasien mu yang kanker itu..."


"... Dia sudah pasrah..."


"...Lina termenung...dia tegak mematung di belakang Lara..."


"... Kadang Kadang.....,,," Gumam nya lambat lambat,,,," orang menjadi lebih berani menghadapi kematian justru pada saat-saat terakhir hidup nya... seperti aku..."


"...Lara berbalik dengan kesal..."


"... Ngaco kamu ngomong apa sih?"


"... Aku sudah nggak peduli lagi sama kematian,,,La,,," desah Lina lirih... justru karena maut telah sering menghampiri ku..."


"... Siapa sih yang bilang kamu hampir mati?" Dengus Lara jemu... Tentu saja dia harus menyembunyikan baik-baik perasaan nya..."


"...Yaa Tuhan! Apa semua orang yang hampir mati selalu berkata seperti ini? Seperti Tini Yulianti..................

__ADS_1


jangan lupa like komen dan vote yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa


__ADS_2