
"...Ku ambil kan minum,,,ya?" Sergah Lara sambil lari ke belakang,,, mengambil segelas air hangat.........
"...Untung mama belum pulang...kalau mama sampai tahu....dia pasti di damprat habis-habisan!
"... keadaan Lina sudah membaik ketika Lara tiba di samping nya... Dan sesudah minum beberapa teguk,,, Napas nya mulai normal kembali.........
"....Jangan gangu aku lagi,,,La! Dengus Lina terbata-bata...suara nya terdengar letih..." Kamu hampir membunuh ku...!"
"...sory deh,,,Na! Aku cuma kepingin tahu siapa sih pacar mu!"
"... pacar apa?" Bantah Lina agak kesal...."
"... kamu lagi nulis puisi,,,kan?"
"...Aku cuma lagi nyoba ngarang lagu!"
"... Bohong!"
"... Nggak percaya yaa sudah!"
"... kamu naksir guru piano mu,,,kan? Orang Hongaria yang botak itu ya,,,Na? Yang badan nya panjang kaya lidi?"
"...sakit Kamu,,,La! Dia sudah punya anak dua!"
"...habis siapa dong?"
"...Bukan siapa-siapa!"
__ADS_1
"...Ayo dong bilang siapa jagoan mu!" Desak Lara penasaran..." Anak kembar biasa nya punyaa selera yang sama!"
"... Tapi aku nggak pernah naksir Heru!" Protes Lina kaget...
"...siapa bilang kamu naksir dia? Tapi kamu juga nggak usah khawatir! Aku nggak bakal ngopi pacar mu! Aku nggak suka musik klasik.........."
"...Ah,,, Siapa bilang sih dia pacar ku!" Lina mengelak jengah,,,muka nya tambah merah padam....
"...tapi kata mu tadi............
" ....Aku nggak bilang apa-apa!" Potong Lina gelagapan..." Kamu yang bilang dia pacar ku!"
"...Dia,,, pikir Lara bingung.... Dia........ siapa?"
"...Siapa sih pacar mu,,,Na?" Desak Lara hati-hati..." Kok di rahasia in sih?"
"...Ah,,, jangan begitu,,yauww!" Bantah Lara tegas... Kamu kan kece...kata dokter adrian.............
"... Tersentak Lina mendengar nama itu...di angkat nya wajah nya dengan segera...di tatap nya Lara dengan harap-harap cemas............
".... apa kata nya,,,La? Potong nya gemetar.... begitu mengejut kan... begitu tiba-tiba... sampai Lara terpukau diam..." Dia bilang apa? Dia bilang apa tentang aku?"
"... Mulut Lara yang masih separo terbuka lambat-lambat mengatup kembali...mata nya menatap saudara nya dengan nanar........
"...siapa?" Desis nya kaku..." Dokter Adrian?"
"... Lina mengangguk segera...mata nya yang ber lumur sejuta harapan menggelepar-gelepar dengan resah nya...........
__ADS_1
"...A.........apa........apa katanya,,,La?" Desah nya gugup......
Tiba-tiba saja semua nya menjadi jelas... Tiba-tiba saja Lara mengerti...Lina telah jatuh cinta pada Dokter adrian! Ooo,,,,Tuhan! Bagai mana dia harus bersaing dengan saudara kembar nya sendiri?
"... Ada dua perasaan yang sedang berkecamuk di hati Lara saat itu... Dia benci,,, begitu benci pada Lina....benci dan sekaligus cemburu!
"...Lina mencintai kekasih nya....
Tapi pandangan mata nya yang memelas itu..... pandangan yang belum pernah di lihat nya bersorot di mana Lina... pandangan yang penuh harap-harap cemas.... Anatara harapan,,,, keraguan,,,, ketakutan.......
Ya Tuhan! Bagaimana Lara tega meremukkan harapan yang sedang membubung di hati Lina? Dia sangat menyayangi Lina.....iba pada nya.... sekaligus benci....!
"...Katanya kamu cantik,,," sahut Lara dingin....
Dia segera memalingkan wajah nya... tidak tahan melihat sinar kebahagiaan yang melumuri wajah saudara nya.......
"... ah,,,ngibul?" sahut Lina bergetar di desak emosi..." nggak percaya?" Lara berpaling dengan marah...
"....nggak percaya,,,,ya udah!"
terimakasih buat yang udah baca.......
tunggu next bab yaaa......
semoga suka...
jangan lupa like komen dan vote
__ADS_1