Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 36


__ADS_3

..."...Bagi Lara ,,,hal itu malah menguntungkan... Dengan tidak ada nya dokter itu di dekat nya,,,dia dapat lebih memusat kan pikiran nya kepada studi nya...Bagai mana pun,,,bertemu hampir setiap hari di rumah sakit yang sama,,,meskipun lain bagian,,,dapat memicu hal hal yang tidak di ingin kan..."...


..."...Lara tahu sekali ,,, jauh di dalam hati Kecil nya,,,dia masih mencintai dokter itu...Bagai mana mem bunuh cinta dengan skejap mata,,, walau pun dokter Adrian kini sudah menjadi ipar nya?...


..."...Dan sikap dokter itu pun kadang kadang mem bingung kan...Dia masih sering diam diam mengunjungi *L**ara* di bagian tempat nya kuliah klinik ... Tentu saja dengan berbagai alasan... Dan dia masih sering mengajak nya pulang bersama sama..."...


..."...meskipun mula nya Lara selalu menolak,,, dia khawatir lama kelamaan dia tidak sanggup lagi me ngelak... Dan meskipun Lina tidak pernah mencurigai mereka,,, Lara sering merasa tidak enak setiap kali Lina ber kunjung ke rumah ibu nya..."...


..."...Lina malah sering minta Adrian mengantarkan Lara ketika Heru kebetulan berhalangan... Tampak nya Lina benar benar tidak curiga... Hati nya sangat tulus... justru Lara yang khawatir,,, suatu hati dia lupa siapa Adrian!"...


..."... Dan tampak nya,,, Adrian pun menyadari kemungkinan itu...Lara masih terlalu menarik bagi nya... Lebih baik me nyingkir Sebelum terlambat...!"...


..."...Lara memang seperti tak pernah berubah...Dia masih tetap pribadi yang sangat di sukai...menarik... tak pernah kelihatan susah...juga setelah dia menjadi dokter..."...


..."...Heru masih tetap setia menemani nya ke sana ke mari dengan motor nya,,, yang kini sudah berganti dengan lima tahun lebih muda...Tetapi dia masih belum mampu mendesak Lara untuk menikah,,, meskipun telah ber kali kali me lamar nya...."...

__ADS_1


..."... ibu Lara tidak pernah lagi melarang mereka bergaul biarpun dia masih tetap tidak menyukai Heru... dia memang janji nya seperti layak nya seorang pebisnis profesional..."...


..."...Jika kamu tidak malu punya suami tukang catut silahkan saja,,," katanya tawar,,, setiap kali Lara menyampaikan lamaran Heru... kamu sudah jadi dokter sudah pandai memilih jalan hidupmu sendiri..."...


..."...ayah lah yang lebih mengerti perasaan lara..."...


..."... kalau kamu masih ragu,,, La ,,,"kata nya hati hati,,,tentu saja sesudah mama pergi,,," tunda saja keputusan mu... tunggu sampai kamu yakin pilihan mu tidak keliru..." ...


..."...Lara kan udah janji sama Papa nggak mau kawin,,," gurau Lara sambil merangkul ayah nya dengan manja..." papa masih tetap mau memelihara Lara kan?"...


...***...


..."...Semua pasien serentak pulang ketika mendengar Dokter Sanusi tidak praktek hari ini Dok lapor Suster Sri pura-pura gemas... padahal dalam hati dia bersorak gembira karena bisa pulang lebih cepat..."...


"... Lara memandang perawat Dokter Sanusi,,, Dokter yang digantikan sementara praktek nya itu,,,dengan dongkol..."

__ADS_1


"... sudah kau katakan ada wakilnya?"


"... sudah,,, dokter tapi mereka tidak mau berobat sama wakil... kata nya mereka mau bertemu dengan dokter Sanusi saja minggu depan..."


"... Dan menyuruh penyakitnya menunggu?" Lara membelak kesal..." mereka tahu nggak sih,,, wakil dokter sanusi dokter juga?"


"... tahu,,, Dok! tapi mereka tetap mau pulang...!"


" ya,,, pulang lah!" sergah Lara gemas... atau suruh saja mereka cari dokter yang sudah tua dan ber uban!"


"... sambil meraih kembali the besty nya harold robbins,,,Lara kembali ber ayun ayun di kursi putar nya..."


"... nasib dokter muda memang tidak sebaik yang di sangka orang tua nya... sudah tiga hari bukan praktek mewakili dokter sendiri sampai menunggumu penempatan yang datang bukan pasien... cuma sales perusahaan farmasi yang mem perkenalkan obat obat baru dan nyamuk yang minta sumbangan darah nya..."


terimaksih buat yang udah baca

__ADS_1


semoga suka


__ADS_2