Jangan Pergi Laraa

Jangan Pergi Laraa
Bab 24


__ADS_3

"... tetapi keheranan Nieke di buyarkan oleh tindakan Lina... Ajaib! Kapan pernah di lihat nya kaka nya yang penyakitan itu berjalan secepat itu?


"...Dan Nieke bertambah pusing melihat tingkah ibu nya... Ajaib! Belum pernah di lihat nya ibu nya bercakap-cakap begitu akrab nya dengan teman kaka nya... tapi kali ini... bahkan ayah nya hampir tidak kebagian kesempatan bicara...!"


"... Mainkan beberapa lagu untuk Dokter adrian,,,Na,,," pinta mama ketika Lina sedang menghidangkan minuman..."


"... sekejap Lina tertegun... memandang ibu nya dengan ragu-ragu... Lalu menoleh ke arah Dokter adrian dengan tersipu-sipu..."


"...Ah,,, Lina malu,,,ma... sudah lama nggak latihan...."


"...Lho,,,kok malu! Kenapa?" Dokter adrian tersenyum sabar..." Asal tidak membuat Lina letih,,,saya bersedia mengiringi dengan biola..."


"...Nah itu bagus sekali!" Potong Bu Raharjo gembira...Muka nya berseri-seri seolah-olah dia baru saja berhasil menjual berlian seharga tiga ratus juta... Sambil menoleh ke arah Nieke yang masih bengong-bengong menyaksikan dagelan di hadapan nya,,, perintah nya tegas,,," ambil biola di rak paling atas,,, Niek!"


...***...


"...malam ini pasti gak ada ampun untuk ku,,,La,,," keluh Heru sambil menyeringai pahit..." Kita sudah terlambat dua jam dari batas jam malam!"


"...semua gara-gara motor butut mu!" Gerutu Lara mengkal..." Nggak ada hari tanpa mogok...!"

__ADS_1


"...Lara berjalan ke pintu depan... Dan menekan bel... Heru tegak di sisi nya...lesu dan pasrah seperti seorang terdakwa yang sedang menanti hukuman yang akan di jatuhkan atas diri nya..."


"...Lara merasa lega ketika Nieke yang membukakan pintu... Heru lebih lagi... rasanya dia baru saja keluar dari sebuah sumur tua yang pengap..."


"... Mama belum pulang?" Tanya Lara segera..."


"...sst!" Nieke mendekat kan jari telunjuk nya di bibir..." Masuk aja deh cepetan! Mumpung lagi ada gencatan senjata...!"


"...Lara memandang adik nya dengan heran... Dia masih ingin bertanya lagi... Tapi Nieke sudah menarik tangan nya dengan tidak sabar..."


"...Ayo,,,masuk! Tunggu apalagi sih?" Lalu kepada Heru yang masih melongo kebingungan,,,goda nya sambil mengedip nakal,,," pulang dengan damai! Dosa mu di ampuni...!"


"... Lina sedang bermain piano! Pada jam dua belas malam? Dan...suara biola yang mengiringi nya itu....."


"...Ada siapa sih,,, Niek?" Bisik Lara dengan jantung yang melonjak tidak karuan..."


"...tamu istimewa untuk mu..." Nieke mengerling jenaka..." Cowo keren,,,yauww! Tapi udah di bekuk kak Lina! Salah sendiri! Siapa suruh pulang telat?"


"... Lara membeku di ambang pintu ruangan... walaupun lelaki itu tegak membelakangi nya,,, dia sudah mengenali Dokter adrian..........

__ADS_1


"... Dan entah mengapa tiba-tiba saja Lara merasa tidak enak... Dia sudah menerobos masuk menegur pria itu... tetapi ibu nya keburu menoleh... Dan mencegah dengan isyarat..."


"... Dan untuk hampir selama setengah jam,, Lara terpaksa tegak mematung di sana mendengar duet mereka... sengaja dia bertepuk tangan paling keras ketika lagu itu berakhir... tapi hati nya menguncup ketika laki-laki itu.....


"... Dokter adrian bukan saja tidak menggubris nya...menoleh saja tidak! Dia Malah tidak melepas tatapan nya sekejap pun dari wajah Lina...!"


"... fantastis!" desis dokter Adrian kagum..." Belum pernah ada yang mengiringi permainan biola ku se harmonis ini! kamu benar-benar menjiwai emperor waltz...!"


"......


maaf yaaa buat kalian yg baca novel ku...bukan ny aku GK up tapi kemaren2 ada halangan....


teriamksih buat kalian yang udah baca....


jangan lupa like komen dan vote yaaa


semoga suka


tunggu next cerita ny yaaa....🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2